• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ada Apa Dengan Kantung Plastik ?

pinnacullata

IndoForum Activist C
No. Urut
24506
Sejak
24 Okt 2007
Pesan
13.034
Nilai reaksi
224
Poin
63
Dalam satu tahun, 1 triliun kantong plastik digunakan oleh dunia.

· Setiap orang menggunakan sekitar 170 kantong plastik tiap tahun.
Ini berarti setiap satu menit-nya 2 juta kantong plastik yang dibuang

· Kantung plastik terbuat dari polyethene (PE), suatu bahan thermoplastic yang lebih dari 60 juta ton bahan ini diproduksi setiap tahun di seluruh dunia terutama menjadi kantung plastik.

· Untuk memproduksi 1 ton plastik diperlukan 11 barel minyak mentah (BBM)

· Di negara-negara maju, penggunaan plastic shopping bags (kantung plastik belanjaan) di toko dan supermarket mulai dibatasi dan digantikan dengan paper bags (kantung kertas) yang terbuat dari kertas yang dapat didaur-ulang.

sDi San Francisco (AS), toko & supermarket yang masih menyediakan kantung plastik dikenakan denda $100 (hampir Rp 1 juta) untuk pelanggaran pertama kali, dan meningkat denda $200 untuk pelanggaran berikutnya dan jika masih melanggar dikenanakan denda $500.

s Di Australia, toko-toko menjual "green bags" seharga satu dollar saja namun bisa dipakai berkali-kali.

s Di Perancis, supermarket (seperti Carrefour) "memaksa" konsumennya untuk membeli plastik yang dapat dipakai berulang (reusable plastic) dan Tas kain non-tenun (non-woven bags).

sDi Inggris, beberapa toko besar (seperti Tesco dengan "Green Bag Scheme") memberi discount khusus senilai 1-4 Poundsterling bagi pembeli yang membawa sendiri Tas dari rumah.

saatnya kita peduli dengan lingkungan..


Apa "Dosa" Kantung Plastik, sehingga kita harus mengurangi pemakaian Kantung Plastik ?

Œ Kantung plastik tergolong "barang sekali pakai" (single-use plastic shopping bags) sehingga memperbanyak Sampah.. Kalau kita belanja bulanan di supermarket, sekali belanja kita akan "dihadiahi" paling sedikit 4 kantung plastik dalam berbagai ukuran.
v Jakarta menghasilkan sekitar 6.000 ton sampah setiap hari, yang lebih dari setengahnya adalah sampak non-organik terutama plastik dan kertas.

v Sampah kantong plastik yang dibuang di Jakarta dapat menutupi 2600 lapangan sepakbola.

� Baru bisa terurai di alam (biodegradble) dalam waktu 500 - 1.000 tahun, sehingga jika tercecer di tanah akan merusak lingkungan (menghambat peresapan air yang menyebabkan banjir dan merusak kesuburan tanah).

v Pemerintah Bangladesh melarang kantung plastik karena dianggap sebagai penyebab banjir karena menyumbat saluran pembuangan air di musim hujan.

Ž Sekitar 3% plastik di dunia berakhir sebagai sampah yang terapung-apung di permukaan air, termasuk di laut yang menyebabkan kematian banyak ikan paus dan penyu karena sampah plastik tersangkut di pencernaan mereka

� Hanya 1% saja Kantung plastik bekas yang dapat didaur ulang, terutama karena sulitnya memilah berbagai jenis plastik yang digunakan dan tak sebandingnya biaya recycle dengan harga jual produk recycle, sehingga hampir semua kantung plastik tinggal menjadi sampah. Pemulung saja ogah ambil sampah kantung plastik !

� Untuk memproduksi plastik, setiap satu tahunnya diperlukan 12 juta barel minyakyang

menghasilkan emisi gas rumah kaca perusak lapisan ozon (ditambah lagi sekarang

terjadi krisis minyak yang mengakibatkan melambungnya harga BBM)




image003-11.jpg


Seorang Pemulung yang sedang naik perahu mengumpulkan sampah di sungai di Jakarta yang dipenuhi Sampah, termasuk sampah kantung plastik






image004-10.gif


Bhutan, negara kecil di pegunungan Himalaya (di Asia Tengah dekat India) dalam Peringkat Kebahagiaan Dunia dinyatakan sebagai "negara berkembang yang penduduknya paling berbahagia" di dunia. Pemerintah Bhutan melarang Kantung Plastik dan Rokok karena memandang produk itu membuat warganya tidak bahagia.




image005-11.jpg



Apa yang Bisa Kita Lakukan ?


Dimulai dari diri kita sendiri

( jangan remehkan yang kecil, karena tanpa sesuatu yang kecil tdk mungkin ada sesuatu yang besar). Jangan remehkan diri anda sendiri

image006-10.jpg



� Bantu selamatkan bumi dengan membawa Tas sendiri saat berbelanja ke supermarket

atau ke pasar tradisional (Ingatlah "kebiasaan baik" dari Ibu atau Nenek kita yang dulu

ketika berbelanja ke pasar tradisional, selalu membawa sendiri Tas Belanja dari rumah)

‚ Sebaiknya gunakan Tas Ramah Lingkungan yang terbuat dari bahan kain yang dapat

didaur-ulang (seperti Tas Belanja Ramah-Lingkungan "Lestari Lingkunganku" )

Kini mulai tersedia "Kantung Plastik Ramah Lingkungan" (Bio-Degradable Plastic Bag)

yang terbuat dari tepung singkong (maizena) dan dapat terurai 6 bulan sampai 5 tahun

(bandingkan dengan plastik biasa yang baru terurai setelah 500 – 1.000 tahun). Namun ketersediaannya

masih terbatas dan masih mahal (Rp. 1.000 per lembar)

ƒBawalah selalu Tas Ramah Lingkungan itu (di mobil atau di motor) sehingga selalu

tersedia kapanpun Anda membutuhkannya. Jadi tidak alasan, Anda "terpaksa" menerima

kantung plastik

„ Jika hanya membeli sedikit, mulailah mau/berani menolak "pemberian" kantung plastik

dari toko dan masukkan barang belanjaan ke dalam tas Anda. Ingat, kantung kresek

adalah "bonus" yang tak berguna

…Kurangi penggunaan kantong plastik kresek SEKARANG JUGA

Jika belum dapat menghentikan secara total, lakukanlah secara bertahap, misalnya hanya

untuk digunakan untuk membuang sampah di tempat sampah (menjadi plastik sampah / trash bags)

† Jangan jadi "penimbun" dan "kolektor" kantung plastik tak terpakai yang memenuhi rumah

Anda. Segera enyahkan dari rumah alias "cuci gudang"(*caranya lihat di bawah).

‡Anjurkan keluarga, teman, dan tetangga untuk mengurangi pemakaian kantung plastik,

dengan menjelaskan bahaya-bahaya yang ditimbulkannya. Jadilah "agen" penyelamat lingkungan.




Dengan merubah kebiasaan kecil,

Kita akan berkontribusi dalam

pelestarian lingkungan









Bertambahnya 1 orang baik di dalam masyarakat, akan menambah sebuah kebajikan di dunia.

-Kata Perenungan Master Cheng Yen-

image007-11.jpg



Anda bisa kalau anda mau

Anda bisa kalau anda perduli

Save the earth
 
good..
kayagna wa juga ngeri klo dimana2 banyak plastik.
gmana nasib dunia kedepan yah
 
Pernah lihat beritanya d Metro Tv

Sran gua jgn beli botol Aqua tapi menggunakan botol yang bisa d pake terus menerus/no1
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.