• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Ada Ancaman Gempa Besar 6 Bulan ke Depan?

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
dvHoz.jpg
Pada enam bulan ke depan, Indonesia berpotensi mengalami kejadian Megathrust (gempa bumi besar) di beberapa wilayah. Hal ini disampaikan Komunitas Pemerhati Seismik Indonesia (KPSI) pada Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam, Andi Arief, di Sekretariat Negara, Jumat, 4 Mei 2012.

"Informasi yang disajikan bukan berbentuk kabar mempertakut, namun lebih mengarah pada kesiapsiagaan masyarakat," kata Edie Nugroho dari KPSI, seperti dikutip dari rilis yang diterima VIVAnews.

Dalam presentasinya, Edie Nugroho dan Hendra Cipta dari KPSI mengungkapkan bahwa selama ini anggota KPSI telah mempublikasikan aktivitas seismik di wilayah Indonesia. Terutama, yang mengalami kenaikan aktivitas sebagai salah satu bentuk peringatan dini di wilayah potensi gempa.

Kepada Andi Arief, KPSI memberikan bahan tertulis hasil kajian yang mereka lakukan meliputi pola kegempaan secara global dan yang akan terjadi di wilayah Indonesia.
Terdapat kajian seperti "Analisis Kegempaan Sumatera" oleh Nuskan Syarif, "Analisis Magnetometer" oleh Hendra Cipta, "Analisis Gempa Bumi Siberut" oleh Iwan Rakelta, dan "Spot Awan Elektromagnet" yang ditulis oleh Dedi Roshadi.

Dalam pertemuan itu juga dilakukan demonstrasi alat sensor seismic portable yang dibuat secara mandilu oleh Yudi Hernawan Anggrianto dari KPSI, seorang mahasiswa dari Yogyakarta. Sensor seismik yang diberi nama "Waspada Meter" itu dibuat untuk mengantisipasi bencana seperti kondisi Gunung Merapi Yogyakarta 2010 saat bergejolak.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.