yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Sebuah upacara khidmat digelar di atas kapal USS Philippine Sea, Jumat 14 September 2012. Untuk melepas kepergian manusia pertama yang menjejakkan kaki di Bulan, Neil Armstrong.
Tak ada peti mati di sana, jasad armstrong yang telah dikremasi diletakkan dalam sebuah guci berwarna coklat kekuningan.
Dalam foto-foto yang dirilis Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), nampak janda Armstrong, Carol Armstrong, melarung jasad suaminya ke laut. Ia juga menerima bendera Amerika Serikat yang digunakan upacara. Dentuman meriam dan tembakan penghormatan ke udara mewarnai upacara tersebut.
NASA tak menyebut persis di mana lokasi pelepasan jenazah dilakukan. Diduga, tidak jauh dari lokasi kapal biasa bersandar, di Pelabuhan Angkatan Laut Mayport,
"Neil akan selalu dikenang sebagai sosok yang melakukan langkah kecil pertama umat manusia ke sebuah dunia lain," kata Administrator NASA, Charles Bolden.
Ada alasan mengapa laut dipilih menjadi tempat peristirahatan terakhirnya. Armstrong adalah seorang pilot pesawat tempur Angkatan Laut sebelum bergabung dengan program luar angkasa dan pergi ke bulan. Bahkan sampai meninggal bulan lalu di Ohio pada usia 82 tahun, kecintaannya pada laut tak pernah pudar.
Pemakaman di laut juga keinginan Armstrong. "Itu adalah wasiatnya," kata juru bicara keluarga, Rick Miller, seperti dimuat USA Today.
Bahwa Armstrong adalah pelaut, di balik segala ketenarannya sebagai penjelajah angkasa, juga diungkap rekan sesama astronot sekaligus sahabatnya, Jim Lovell. "Ia pelaut sejati," kata dia.