Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
(Abdul salim)
Pahlawan di masa sekarang bukan lagi orang yg berjuang memakai senjata, tetapi pahlawan di masa kini berarti seseorang yg berguna bagi sesama, memberikan manfaat bagi orang lain, punya kepedulian & kerja nyata, serta mengisi tidak jadi musuh bagi orang lain.
Banyak kisah seorang yg sukses memberikan manfaat bagi orang lain bermanfaat bagj masyarakat & peduli kepada lingkungan sekitar. Sebagai contoh ialah ABDUL Salim, sahabat saya di pesantren, seorang santri yg begitu jadi inspirasi karena kepedulian kepada sesama, yaitu jadi tukang cukur di pesantren.
Mungkin, bagi beberapa orang jadi tukang cukur adalah hal yg terlihat biasa saja, bahkan terbilang sepele. Ya memang pada kenyataannya seperti itu.
Tapi ini berbeda dari kebanyakan orang pada umumnya yg mengerjakan suatu pekerjaan karena harap mendapatkan upah semata dari pekerjaan nya. Abdul Salim ini bekerja sembari beramal, ya bagaimana tidak Salim jadi tukang cukur di pesantren bahkan tanpa mengharapkan bayaran dari pelanggan nya, mau dibayar atau nggak pun tak apa, dengan mengatakan lain Abdul Salim menjalani pekerjaannya dengan ikhlas tanpa mempedulikan upah.
Abdul salim pernah berkata: "Dalamberamal itu tidak cuma Uang, tetapi juga skill dapat di amalkan". Kurang lebihnya seperti itu.
Perlu di catat jadi tukang cukur di pesantren yg notabe nya ada di daerah perkotaan itu sangat menolong pada para santri, ya beberapa akbar para santri di beri bekal oleh orang tuanya sebesar Rp500.000 per bulan. Memang lumayan besar, tetapi kami disini mengpakai uang segitu untuk seluruh kepentingan kami, seperti untuk makan, banyar listrik, peralatan mandi & sebagainya. Ya karena pesantren disini mengpakai basis salafy (1)ulasannya nanti ada di bawah.
Kita coba hitung jumlah pengeluaran biasa para santri di sini
1. Makan 2xsehari x15.000 x30 hari(kita ambil nominal paling kecil untuk makan)
2. Peralatan mandi/sabun cuci. 50.000 x30hari
3. Bayar listrik Rp30.000 untuk 1 bulan (disini bayar listrik masih murah)
Dari jumlah itu saja (kepentingan pokok) kita jumlahkan
15.000x 30 = Rp 450.000 + 50.000 + 30.000 = Rp530.000
itu belum untuk jajan serta kebetuhan lainnya. Itu saja sudah jelas bahwa kebutuhan lebih banyak daripada uang, makanya kami para santri sering mengakali nya dengan berpuasa sunat. Pun begitu juga dengan adanya Salim di pesantren ini sebagai tukang cukur, kami lebih dapat menghemat lagi pengeluaran kami, karena ya di perkotaan harga di cukur ke barber shop itu dikisaran Rp 25-50.000. Bagi kami tentunya pengeluaran uang Rp30.000 saja sangat besar.
(1) Pesantren Salafy = merupakan pesantren dengan sistem lama, artinya sebagai sebagai seorang santri salafy kami dituntut untuk mandilu, makan kami sendiri yg masak, pakaian kami sendiri yg nyuci. Pesantren cuma wadah bagi kami yg harap mencari ilmu & menyempurnakan akhlak.
(Ponpes Al-intizhoom kota Sukabumi)
See You
Salam Salafy
Qoute :
Referensi sumber
Catatan sendiri Hari ini 15:47