• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

9, Living With Bullet in Head

Devil May Cry

IndoForum Newbie A
No. Urut
66913
Sejak
22 Mar 2009
Pesan
367
Nilai reaksi
36
Poin
28
3b43a2065bb102f60910cd076c7a5f76.jpg


http://www.foxnews.com/story/0,2933,530720,00.html

Cesar Pena, bocah laki-laki yang baru berusia 9 tahun sebelumnya diduga tidak dapat bertahan setelah kepalanya terkena peluru nyasar pada tanggal 14 Juli 2008 tahun lalu. Peluru itu telah menyebabkan kerusakan yang parah di kepalanya. Namun setelah penembakan, Cesar tidak hanya pulih namun juga penuh dengan senyuman menghadapi orang-orang di sekitarnya - meskipun pada kenyataannya peluru itu masih bersarang di kepalanya.

Dokter belum mengangkat peluru itu karena dikuatirkan dapat membawa kematian bagi Cesar, seperti dilaporkan KVOA News 4 di Tucson, Arizona.

Akibat tembakan itu, Cesar hanya memiliki memori jangka pendek dan bagian tubuh sebelah kirinya sedikit lumpuh.

"Dia tidak dapat memegang kepalanya. Saya harus kembali mengajarkan kepadanya bagaimana caranya untuk makan maupun bicara. Namun bagi saya, Tuhan telah memberikan kesempatan lain kepada saya untuk tetap menjaganya," ujar ibu Cesar, Lizett Pena, kepada stasiun TV yang mewawancarainya.

"Saya hanya merasa sedih karena satu hari saya dapat melihat anak saya berlari, bahagia, lalu kemudian hal berikutnya yang saya tahu adalah ketika saya membawanya ke McDonalds, dia hanya bisa melihat anak-anak lain bermain karena dia tidak bisa lagi bermain seperti dulu," ujar Lizett dengan sedih.

Saat ini, Cesar hanya bisa belajar di rumah dengan memakai penyangga untuk melindungi kepalanya. Minggu depan Cesar akan menjalani operasi kedua untuk mengganti bagian dari tulang tengkorak kepalanya yang dilepas.

Penembaknya sendiri, Jonathan Muniz, pemuda tanggung berusia 19 tahun, saat ini masih menjalani persidangan atas kasus peluru nyasar atas Cesar.
 
Lebih pas di lounge, move ..

Ajaib, kena peluru masih bisa hidup, kuasa Tuhan memang tiada duanya /no1
 
Kira2 bisa hidup sampe dewasa ga kalo kaya gitu, ngeri juga ya kalo tiba2 kejeduk palanya trus keguncang2...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.