• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

8 Unit Kereta Pesanan Malaysia Batal Dikirim

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Kagy.jpg

Sebanyak delapan unit gerbong Kereta Api Eksekutif produksi PT Industri Kereta Api (INKA) batal dikirim ke pemesannya, Kereta Tanah Malaysia Berhad (KTMB) milik Malaysia. Kendalanya adalah masalah administrasi di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Sedianya, kereta pesanan negara tetangga itu diangkut menggunakan Kapal Niaga Hartwig Scan Kamis petang, 20 September 2012.

Sebanyak 3 unit KA terbungkus terpal berwarna biru itu sejak Kamis pagi sudah tertata di atas truk yang berjajar antre di Dermaga Jamrud Utara menunggu giliran naik kapal Hartwig Scan tujuan Malaysia. Sebanyak 5 unit lainnya berada di lapangan penumpukan Terminal Jamrud.

Ekspedisi Muatan Kapal Laut PT Internusa Hasta Buana membatalkan dan mengembalikan gerbong KA itu untuk kembali ke lapangan penumpukan barang di Terminal Jamrud, petang tadi.

"Jadwal (closing time) kami di sini sampai pukul 4 sore. Mungkin ada kendala administrasi yang belum diselesaikan antara pihak PT INKA dan KTMB. Sehingga kami membatalkan pemberangkatan," kata Kepala Cabang Surabaya EMKL PT Internusa Hasta Buana, Al Muharram.

Menurutnya, pihaknya hanya bertugas mengangkut gerbong-gerbong KA produksi PT INKA itu dari Madiun hingga ke atas kapal di Dermaga Jamrud Utara saja.

"Untuk penyediaan kapalnya diurus sendiri oleh KTMB," ujarnya. Akhirnya Kapal Niaga Hartwig Scan berangkat ke Malaysia tanpa mengangkut 8 unit kereta buatan PT INKA pesanan KTMB Malaysia itu.

PT Internusa menambahkan, masih menunggu perintah dari PT INKA kapan ada kepastian kiriman pesanan itu diberangkatkan. "Kami belum tahu nanti akan dinaikkan ke kapal apa," katanya.

Dengan penundaan itu, kata Muharram, biaya logistik semakin membengkak. Karena di lapangan penumpukan biaya sewa dihitung per hari.

Kepala Humas PT INKA Madiun, Fathor Rasyid mengakui ke 8 unit gerbong jenis KA Eksekutif itu batal diberangkatkan ke Malaysia karena terkendala administrasi. Dia juga belum bisa memastikan kapan urusan administrasi itu diselesaikan.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.