galau adv
IndoForum Beginner A
- No. Urut
- 281582
- Sejak
- 25 Jun 2013
- Pesan
- 1.172
- Nilai reaksi
- 24
- Poin
- 38
Pada zaman dulu menjadi seorang wanita merupakan hal yang tidak menguntungkan. Selain mengalami diskriminasi dari masyarakat yang umumnya lebih mengutamakan pria, saat itu harkat wanita juga cenderung kurang dihargai sehingga banyak wanita yang mengalami kekerasan dan menjadi korban kejahatan.
Perempuan pada zaman modern bisa jadi lebih beruntung. Sebab bisa lebih mandilu dan dihargai hak-haknya. Tetapi tak bisa dipungkiri bahwa wanita memang lebih rentan mengalami tindak kejahatan. Meskipun perempuan modern bisa mempersenjatai diri atau belajar ilmu bela diri untuk pertahanan, tetapi fisik perempuan yang secara alamiah lebih lemah daripada pria menjadikan wanita lebih sering menjadi korban kejahatan dibandingkan dengan laki-laki.
Selain itu kejahatan mengintai para wanita di berbagai tempat, di setiap negara. Ada beberapa tempat yang memiliki reputasi sebagai tempat berbahaya untuk wanita. Mau tahu apa saja? Berikut ini kota di berbagai negara yang paling berbahaya untuk wanita. Kami kutip dari The Richest untuk Anda.
1.Cali, Kolombia
Tempat ini terkenal sebagai pusatnya barang haram, merupakan pelabuhan penting bagi para pengedar narkoba yang beroperasi Amerika Latin. Beberapa tahun terakhir, permasalahan kriminalitas di Cali, Kolombia semakin memprihatinkan karena tindak kejahatan di kota ini dilakukan oleh orang-orang dari kelompok usia yang semakin muda dari tahun ke tahun.
Jumlah kasus perampokan di jalan mencapai lebih dari 7.000 kasus pada tahun 2012 saja. Dan jumlah ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun. Kota ini juga merupakan sarangnya gangster. Sering terjadi bentrokan antar geng. Akibatnya orang-orang muda jadi terbiasa dengan kejahatan yang terjadi di sekitar mereka dan mulai ambil bagian dalam tindakan melanggar hukum begitu mulai dewasa. Penggunaan senjata oleh penduduk sipil di kota ini juga cukup tinggi.
2.Karachi, Pakistan
Pada dasarnya Pakistan merupakan negara yang relatif tenang dan damai. Tetapi Karachi, kota paling besar di Pakistan yang dulunya merupakan ibukota negara bisa dikatakan jauh dari damai. Tingkat kriminalitas di kota ini cukup tinggi. Pada tahun 2013 saja terjadi 2.032 kasus pembunuhan, 1.790 penculikan, dan 18.774 curanmor.
Karachi dikenal karena para pembunuh bayaran yang modus operandinya adalah pembunuhan dengan senjata api di atas kendaraan bermotor.
3.Mogadishu, Somalia
Somalia sering masuk dalam daftar negara dengan tingkat kejahatan paling tinggi di dunia. Dan salah satu kota yang angka kriminalitasnya paling tinggi di negara ini adalah Mogadishu.
Situasi politik yang tidak stabil akibat perang saudara membuat kota ini rawan konflik. Selain itu jalanan Mogadishu dikuasai oleh para penjahat. Penculikan, serangan teroris, pembajakan dan konflik antar klan menjadikan kota ini berbahaya untuk dikunjungi wanita, terutama yang sedang sendirian.
4.Caracas, Venezuela
Ibukota Venezuela, Caracas masuk ke dalam kota berbahaya bagi perempuan di dunia yang selanjutnya. Sebagai kota dengan penduduk padat di negara berkembang, Caracas menyimpan catatan kriminalitas yang cukup mencengangkan.
Pada tahun 2012 saja telah terjadi 3.862 kasus pembunuhan. Jumlah ini belum mencakup kasus pembunuhan yang luput dari mata pihak berwajib dan kejahatan-kejahatan lainnya.
Saking berbahayanya, tak jarang polisi pun jadi korban pembunuhan oleh penjahat jalanan. Kondisi ekonomi yang buruk turut memperparah tingkat kejahatan di kota ini.
5.Baghdad, Irak
Stabilitas politik dan kondisi keamanan di Baghdad, Irak saat ini memang bisa dikatakan cukup baik, terutama jika dibandingkan dengan situasi pada satu dekade yang lalu. Namun sebagian besar penduduk kota ini masih hidup dalam ketakutan karena tingkat kerusuhan dan konflik massa yang masih sering terjadi.
Bahkan sampai hari ini di Baghdad masih sering terjadi peristiwa pemboman dan insiden tembakan. Selain itu penduduk negara ini kebanyakan masih memiliki pandangan yang konservatif dan negatif terhadap wanita. Karena itulah wanita di Baghdad sangat rentan terhadap tindak kejahatan yang dilakukan oleh kaum pria.
6.Maceio, Brasil
Dengan pemandangan pantai yang indah, siapa pun pasti tertarik untuk mengunjungi negeri samba Brasil. Kota-kota di negara ini merupakan tujuan favorit para turis untuk berlibur. Tetapi kota Maceio kemungkinan besar tidak termasuk di antaranya. Kota ini memiliki reputasi yang negatif. Catatan kepolisian menunjukkan bahwa kejahatan yang terjadi di kota ini kebanyakan dilakukan oleh penduduk setempat. Para remaja banyak yang sudah tergabung dalam geng lokal. Turis asing seringkali menjadi mangsa yang mudah bagi para penjahat.
Masalah kejahatan di kota ini berakar dari segudang masalah sosial dan ekonomi yang tak kunjung terselesaikan. Kemiskinan dan kesenjangan sosial antara penduduk kaya dan miskin ikut memperburuk keadaan.
7.Acapulco, Meksiko
Kota Acapulco yang berada di negara Meksiko merupakan kota yang terkenal dengan pariwisata. Kota ini memiliki pantai-pantai bernuansa tropis yang eksotis.
Tetapi dewasa ini Acapulco lebih menonjol dalam tingkat kriminalitas daripada pariwisata. Kasus kejahatan di kota ini, terutama pembunuhan cukup memprihatinkan. Selain itu peredaran obat terlarang di Acapulco juga berada di tingkat yang
mengkhawatirkan, menjadikan kota ini tujuan yang berisiko bagi para wisatawan, terutama wanita.
8.San Pedro Sula, Honduras
Sepanjang tahun 2012 dan 2013, San Pedro Sula menduduki nomor satu dalam daftar tempat paling berbahaya. Tak hanya wanita, wisatawan maupun penduduk lokal rentan terhadap tindak kejahatan di kota ini. Pada tahun 2012 saja, jumlah kasus pembunuhan yang terjadi mencapai 1.218. Dan angka ini terhitung sangat tinggi mengingat populasi penduduk San Pedro Sula yang hanya 719.447 jiwa. Dan jumlah ini belum mencakup kasus kejahatan yang luput dari perhatian polisi.
Reputasi kota ini sebagai sarang pembunuhan diperburuk dengan peredaran obat-obatan terlarang, terutama kokain yang sulit dikendalikan. Jalan-jalan kota didominasi oleh individu yang berafiliasi dengan berbagai geng lokal. Karena kondisinya yang membahayakan sampai-sampai Korps Perdamaian mengeluarkan relawan-relawan mereka dari kota tersebut pada Januari 2012. Pemerintah pun sempat mengeluarkan travel warning bagi siapa pun yang hendak mengunjungi San Pedro Sula.
Perempuan pada zaman modern bisa jadi lebih beruntung. Sebab bisa lebih mandilu dan dihargai hak-haknya. Tetapi tak bisa dipungkiri bahwa wanita memang lebih rentan mengalami tindak kejahatan. Meskipun perempuan modern bisa mempersenjatai diri atau belajar ilmu bela diri untuk pertahanan, tetapi fisik perempuan yang secara alamiah lebih lemah daripada pria menjadikan wanita lebih sering menjadi korban kejahatan dibandingkan dengan laki-laki.
Selain itu kejahatan mengintai para wanita di berbagai tempat, di setiap negara. Ada beberapa tempat yang memiliki reputasi sebagai tempat berbahaya untuk wanita. Mau tahu apa saja? Berikut ini kota di berbagai negara yang paling berbahaya untuk wanita. Kami kutip dari The Richest untuk Anda.
1.Cali, Kolombia
Jumlah kasus perampokan di jalan mencapai lebih dari 7.000 kasus pada tahun 2012 saja. Dan jumlah ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun. Kota ini juga merupakan sarangnya gangster. Sering terjadi bentrokan antar geng. Akibatnya orang-orang muda jadi terbiasa dengan kejahatan yang terjadi di sekitar mereka dan mulai ambil bagian dalam tindakan melanggar hukum begitu mulai dewasa. Penggunaan senjata oleh penduduk sipil di kota ini juga cukup tinggi.
2.Karachi, Pakistan
Karachi dikenal karena para pembunuh bayaran yang modus operandinya adalah pembunuhan dengan senjata api di atas kendaraan bermotor.
3.Mogadishu, Somalia
Situasi politik yang tidak stabil akibat perang saudara membuat kota ini rawan konflik. Selain itu jalanan Mogadishu dikuasai oleh para penjahat. Penculikan, serangan teroris, pembajakan dan konflik antar klan menjadikan kota ini berbahaya untuk dikunjungi wanita, terutama yang sedang sendirian.
4.Caracas, Venezuela
Pada tahun 2012 saja telah terjadi 3.862 kasus pembunuhan. Jumlah ini belum mencakup kasus pembunuhan yang luput dari mata pihak berwajib dan kejahatan-kejahatan lainnya.
Saking berbahayanya, tak jarang polisi pun jadi korban pembunuhan oleh penjahat jalanan. Kondisi ekonomi yang buruk turut memperparah tingkat kejahatan di kota ini.
5.Baghdad, Irak
Bahkan sampai hari ini di Baghdad masih sering terjadi peristiwa pemboman dan insiden tembakan. Selain itu penduduk negara ini kebanyakan masih memiliki pandangan yang konservatif dan negatif terhadap wanita. Karena itulah wanita di Baghdad sangat rentan terhadap tindak kejahatan yang dilakukan oleh kaum pria.
6.Maceio, Brasil
Masalah kejahatan di kota ini berakar dari segudang masalah sosial dan ekonomi yang tak kunjung terselesaikan. Kemiskinan dan kesenjangan sosial antara penduduk kaya dan miskin ikut memperburuk keadaan.
7.Acapulco, Meksiko
Tetapi dewasa ini Acapulco lebih menonjol dalam tingkat kriminalitas daripada pariwisata. Kasus kejahatan di kota ini, terutama pembunuhan cukup memprihatinkan. Selain itu peredaran obat terlarang di Acapulco juga berada di tingkat yang
mengkhawatirkan, menjadikan kota ini tujuan yang berisiko bagi para wisatawan, terutama wanita.
8.San Pedro Sula, Honduras
Reputasi kota ini sebagai sarang pembunuhan diperburuk dengan peredaran obat-obatan terlarang, terutama kokain yang sulit dikendalikan. Jalan-jalan kota didominasi oleh individu yang berafiliasi dengan berbagai geng lokal. Karena kondisinya yang membahayakan sampai-sampai Korps Perdamaian mengeluarkan relawan-relawan mereka dari kota tersebut pada Januari 2012. Pemerintah pun sempat mengeluarkan travel warning bagi siapa pun yang hendak mengunjungi San Pedro Sula.