• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

8 Kendala & Solusi Memulai Usaha

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
8 Kendala & Solusi Memulai Usaha


Wirausaha pemula biasanya menemui beberapa kendala dalam mengembangkan bisnisnya. Beberapa kendala itu mulai dari urusan sumber daya manusia, pengembangan produk, perencanaan modal, hingga eksekusi.


Kepala Peneliti Bursa Efek Indonesia, Poltak Hotradero, menjelaskan, dengan mengetahui kendala, diharapkan wirausaha dapat mengatasi berbagai kendala itu. Poltak membeberkan delapan kendala yg biasa dialami wirausaha.



Berikut daftarnya:



1. Sumber Daya Manusia


Seorang enterpreneur membutuhkan regu kerja & spesialisasi untuk mengembangkan perusahaannya. Untuk itu, seorang enterpreneur harus terus berinvestasi pada manusia untuk membesarkan perusahaan.



Ia mencontohkan PT Astra International Tbk. Astra fokus dalam manajerial sumber daya manusia, sehingga apa pun bisnis Astra, dapat berkembang. Awalnya, Astra cuma bisnis perakitan mobil. Tapi, sekarang bisnisnya di mana-mana, dari sawit hingga air bersih, mengatakan Poltak dalam Enterpreneur Festival di Jakarta, Jumat 22 Juni 2012.




2. Pengembangan Produk



Poltak menjelaskan, banyak pebisnis pemula salah dalam menentukan bisnis yg akan diterjuni. Kebanyakan kegagalan pengusaha adalah menciptakan produk yg tidak dibutuhkan masyarakat. Ia memberi saran supaya menciptakan produk demand driven, yaitu produk-produk yg dibutuhkan masyarakat.



Poltak mencontohkan bagaimana Hewlett-Packard terus meluncurkan produk-produk yg dibutuhkan masyarakat, karena adanya masukan & saran dari masyarakat. Pengembangan produk penting untuk keberlangsungan perusahaan.



3. Memetakan Kompetisi



Poltak menyarankan supaya setiap calon pengusaha untuk mengerjakan riset SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang, & ancaman) & terus mengawasi para pesaing. Penyusunan rencana sangat penting bila lomba terus terjadi.



Salah satu contoh perusahaan yg tidak mengerjakan perencanaan yg baik adalah Kodak. Kodak penemu foto digital perdana & kuat di fotografi. Namun, karena mereka kuat jadi tidak waspada disalip kompetitor, sehingga Kodak bangkrut tahun lalu, mengatakan analis pasar modal ini.



4. Permintaan



Pelanggan adalah raja. Untuk itu, seorang enterpreneur harus menentukan siapa yg jadi prioritas atas produk yg dijual. Penentuan segmentasi ini untuk mengetahui karakteristik pelanggan.



Poltak mencontohkan Wal-Mart yg memposisikan untuk pelanggan kelas bawah dengan menyediakan barang-barang generik & dengan harga paling murah. Positioning ini menciptakan demand Wal-Mart jadi elastis. Saat ekonomi bagus, masyarakat kelas bawah belanja di Wal-Mart, & saat ekonomi sulit, masyarakat kelas atas juga ikut belanja di Wal-Mart.



5. Pricing



Penentuan harga merupakan hal yg paling sulit ditentukan oleh seorang yg baru terjun dalam dunia bisnis. Menurut dia, harga yg sudah ditentukan harus dapat berubah menyesuaikansituasi perekonomian, atau berinovasi dengan menciptakan produk baru yg terjangkau.



Unilever, lanjutnya, merupakan contoh yg bagus. Produk Unilever sangat kuat di konsumen kelas atas. Namun, dengan strategi brilian, Unilever juga dapat menjangkau kelas bawah dengan menciptakan kemasan sachet.


Ketika produk dikecilkan, ternyata margin lebih akbar produk normal, katanya.​



6. Siklus Penjualan


Seorang pengusaha pemula harus memperhatikan siklus penjualan produknya, apakah tahan lama atau tidak. Enterpreneur juga harus memperhatikan lamanya suatu produk di pasaran dengan terus berinovasi mengeluarkan produk-produk baru.



Sebagai contoh, Nokia terus mengeluarkan produk baru setiap tujuh bulan, sehingga para pesaing tidak dapat mengejar perkembangan yg dilakukan Nokia.



Sayangnya, masalah Nokia cuma operating system yg tetap bertahan dengan Symbian yg tidak terbuka seperti Android, katanya.​



7. Perencanaan modal


Seorang yg berjiwa enterpreneur sering menciptakan perencanaan modal & target. Dengan perencanaan modal yg kuat, para pengusaha terus memutarkan modalnya untuk mengembangkan usaha. Yang terpenting bagi orang yg berjiwa enterpreneur adalah sukses, berfoya-foya itu nomor sekian, yg penting akbar dulu, katanya.



Contohnya adalah General Electric yg terus memutarkan modalnya untuk peluasan di bisnis yg baru. GE sering menargetkan bisnis yg baru dimasukinya harus sukses jadi tiga akbar dalam lima tahun.



8. Eksekusi


Ia menjelaskan, eksekusi suatu produk merupakan hal tersulit. Seorang wirausaha harus taat pada jadwal yg sudah ditentukan. Selain itu, produk yg akan dieksekusi sudah terbukti dibutuhkan & orang yg jadi target produknya dapat mengpakai.



Bill Gates setiap mau meluncurkan produk berprinsip harus dapat dipakai oleh neneknya. Kalau neneknya tidak dapat mengpakai alat tersebut, harus disempurnakan lagi hingga dapat, katanya.​



Untuk YOTers yg harap mendapatkan lebih banyak bacaan inspiratif mengenai duniaentrepreneur, yuk bacadi sini! atau langsung ke www.youngontop.com






Hari ini 14:09
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.