kis
IndoForum Junior E
- No. Urut
- 281032
- Sejak
- 23 Mei 2013
- Pesan
- 1.661
- Nilai reaksi
- 36
- Poin
- 48
1. Salah mobil
Ini merupakan kesalahan karena mobil yang diproduksi ternyata merupakan produk gagal atau memiliki kekurangan.
Jika Anda sudah mengetahui bahwa mobil yang akan dibeli berkualitas rendah, pastikan bahwa Anda sudah siap dengan segala biaya yang harus dikeluarkan dan masih dalam batasan yang masuk akal.
Hal ini terutama untuk yang ingin membeli mobil bekas. Jika Anda yakin dapat memperbaiki kerusakan mobil tersebut dengan harga yang tidak terlalu mahal, maka Anda belilah mobil tersebut.
2. Biaya tambahan sangat mahal
Jangan tertipu dengan harga mobil yang tertera, baik itu mobil baru maupun mobil bekas. Perhatikan juga biaya yang harus dibayarkan kemudian hari, seperti besar pajak kendaraan, asuransi mobil, biaya servis, serta tingkat konsumsi bahan bakar kendaraan tersebut.
3. Pembeli tidak melakukan riset
Salah satu kunci sukses ketika membeli mobil adalah melakukan banyak riset sebelum melakukan pembelian. Anda dapat melakukan riset di Internet untuk mengetahui kehandalan mobil, biaya pemeliharaan, dan tingkat penurunan harga jual kembali.
Jangan lupa tanya keluarga atau kerabat lain mengenai rekomendasi mobil yang bagus.
Hindari pembelian mobil secara impulsif, dan pikirkan prioritas ketika membeli mobil, seperti kapasitas yang besar atau mobil yang irit bahan bakarnya.
4. Penurunan harga jual
Semua orang tahu bahwa harga mobil Anda langsung turun begitu Anda mengendarainya di jalan. Namun, yang tidak diketahui adalah tingkat penurunan harga tiap mobil berbeda-beda.
Beberapa merek mobil, harganya tidak mengalami penurunan yang sangat tajam. Bahkan, Anda dapat menjualnya kembali dengan harga yang pantas setelah memilikinya bertahun-tahun.
5. Percaya insting Anda
Jika ada sesuatu mengenai mobil maupun penjual yang Anda datangi terasa janggal, intuisi Anda pasti akan mengatakan untuk meninggalkan mobil tersebut.
Namun, terkadang insting Anda mengatakan sebaliknya. Sebuah mobil yang terlihat jelek dan agak bermasalah, mungkin saja yang terbaik menurut insting Anda. Coba kendarai dulu mobil yang diinginkan, dan biarkan intuisi Anda membimbing.
6. Tidak mengecek kerusakan kecil
Banyak kesalahan mekanis, seperti ban yang sudah aus, tali yang kendur, atau oli bocor dapat Anda temukan jika memeriksa lebih teliti dan mencoba mengendarai mobil tersebut.
Jika Anda kurang mengerti mengenai mobil, ajaklah saudara atau kerabat yang mengerti mengenai mobil.
7. Tidak mengecek riwayat servis
Mobil yang secara rutin diservis akan lebih aman, nyaman dikendarai, dan lebih irit bensin dibanding mobil yang jarang diservis.
Selain itu, Anda juga akan mendapat harga yang bagus ketika akan menjual kembali mobil tersebut.
8. Tidak mengetes mobil
Melakukan tes mobil secara langsung sangatlah penting. Walaupun itu mobil baru, tetap lakukan test drive. Selain mencoba untuk mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi di jalan tol, coba juga untuk memarkirkannya di tempat yang sempit.
Cari tahu apakah mobil tersebut sulit diparkir atau tidak. Jika Anda tidak merasa nyaman dengan mobil yang telah dites, tinggalkan mobil tersebut dan tes mobil selanjutnya.
