Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Media Survei Nasional (Median) menyatakan bahwa 75,4 persen publik menyetujui supaya Pemerintah Joko Widodo - Ma'ruf Amin melarang mudik di masa pandemi corona.
Hal itu merujuk pada survei yg dilakukan kepada sampel 800 nomor telepon responden dengan margin of error kurang lebih 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sementara sebanyak 10,7 persen tidak menjawab atau tidak tahu & sisanya 13,9 persen berpendapat tidak usah ada larangan mudik.
"Survei dilakukan 6-13 April 2020," ujar Direktur Eksekutif Median Rico Marbun
Mengpakai metode pertanyaan terbuka, sebanyak 45,4 persen jawaban berpendapat bahwa pelarangan mudik harus dilakukan supaya tidak terjadi penularan ke daerah; 6,7 persen menyatakan untuk menghindari kerumunan; serta 3,5 persen menyatakan hal tersebut demi kebaikan bersama.
Sedangkan mengenai alasan publik yg tidak menyetujui mudik dilarang, 30,8 persen menyatakan masih harap berkumpul dengan keluarga; 13,5 persen menyatakan asal ada pemeriksaan kesehatan, & 9,6 persen menyatakan semestinya larangan spesifik zona merah.
Lebih lanjut, survei Median ini juga merilis bahwa 52,9 persen publik memercayai data jumlah korban Covid-19 yg dikeluarkan oleh Pemerintah Joko Widodo - Ma'ruf Amin & 29,9 persen tidak percaya
Mudik adalah tradisi tahunan yg terjadi di Indonesia pad momen Idul Fitri. Dalam prosesi mudik, jutaan orang kembali ke kampung halaman untuk berjumpa orang tua & saudara. Pulau Jawa adalah pusat aktivitas mudik terbesar tiap tahunnya.
Hari ini 13:35