Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Cangkeman.net -Mulai jadi mahasiswa & harus tinggal berdikari di kost? Wah tantangan baru nih. Pastinya anda harus banyak menyesuaikan diri. Jika sebelumnya apa-apa sudah tersedia, sekarang harus menyiapkan sendiri, termasuk untuk urusan makan. Bagaimana cara ekonomis biaya makan ala mahasiswa kost?
Bagi yg berasal dari keluarga berkecukupan soal satu ini tentu bukan masalah. Kamu dapatdelivery orderatau bahkan pesancateringper bulan. Nah, untuk yg dari ekonomi pas-pasan, harus pandai mengatur strategi supaya jangan hingga kelaparan di akhir bulan. Ingin dapat berhemat? Berikut ini dapat dicoba.
1. Masak nasi sendiri
Repot, banyak tugas, nggak sempat. Wah kalau banyak alasan begini anda tidak akan pernah memulai. Memasak nasi sangat mudah kok. Cukup cuci beras dua kali dengan air bersih, kemudian masukkan dalam magic com, colokkan ke listrik, tunggu sekitar 45 menit nasi hangat siap disantap.
Cara ini dapat sangat menghemat lho. Kamu tinggal membeli sayur & lauknya saja di warteg dekat kost. Kalau lagi bokek, nasi hangat, krupuk, plus kecap manis sudah dapat jadi makanan istimewa lho.
2. Selalu bawa air putih
Yeah jangan lupa membawa air putih. Dehidrasi & sakit ketika di rantau dapat menguras jatah uang makan. Bukan itu saja, dengan sering membawa air putih, tidak perlu mampir ke warung membeli es teh untuk menghilangkan dahaga.
Godaan untuk jajan ketika membeli minuman sangat besar. Sambil menikmati es teh, dapat saja muncul keharapan untuk makan cemilan. Ini dapat menyebabkan kantong jadi cepat bolong. Bisa-dapat uang untuk satu bulan habis sebelum waktunya.
3. Beli nasi & lauknya dipisah saja
Ini dapat menghemat? Bisa banget dong. Dengan membeli sayur & nasi terpisah, kalau tidak habis sekali makan, anda dapat menyimpan & menikmatinya nanti ketika lapar. Lumayan, tidak perlu membeli lagi. Selain itu, nasi & sayur yg terpisah lebih awet, tidak mudah basi & tetap enak untuk dinikmati.
4. Masak sendiri
Ada yg bilang masak sendiri dapat menghemat pengeluaran. Namun bagi beberapa yg lain justru boros. Tentu, kalau yg dimasak sering daging danseafoodpasti menciptakan anggaran berantakan.
Dengan memasak sendiri, anda dapat mengatur menu. Jadi tidak tergantung apa yg tersedia di warung. Apalagi kalau pemilik kost menyediakan peralatan & gas elpiji gratis, tentu dapat menghemat sekali.
5. Mencoba beberapa warung sebelum menemukan yg pas
Soal makanan, bukan cuma rasa, tetapi juga harga. Sebelum berlangganan pada salah satu warung, anda dapat mencoba beberapa tempat yg ada di sekitar kost. Bagaimana menu, rasa & harganya.
Setelah ketemu yg pas, tidak ada salahnya anda berlangganan. Jadi ketika akhir bulan & kiriman belum datang, kalau terpaksa, tidak segan untuk berhutang. Tapi semoga ini tidak pernah terjadi ya.
6. Patungan sama teman
Ketika memasak sendiri resikonya adalah masakan tidak habis, basi & terpaksa terbuang sia-sia. Nah, untuk mengatasinya, anda dapat patungan dengan teman satu kost. Bukan itu saja, anda dapat bergantian untuk memasak, jadi pekerjaan pun jadi lebih ringan.
Cara ini juga menciptakan anda dapat belajar mengatur uang, pekerjaan & bertoleransi sekaligus. Kebersamaan antara teman satu kost dapat semakin dekat lho. Mereka adalah keluarga ketika jauh dari orang tua, wajar kalau saling berbagi & membantu.
7. Menanam bumbu & sayuran sendiri
Segitunya untuk berhemat? Jangan salah. Bertanam sayuran sedang menjaditrenddan banyak dilakukan oleh kalangan seniman lho. Selain berhemat, kegiatan ini juga menyehatkan. Kamu dapat mengpakaipolybagatau kaleng bekas untuk menanam cabe, tomat, kacang panjang, bayam, kangkung & lainnya.
Apabila tekun & mau mengumpulkan modal, siapa tahu dari kegiatan bercocok tanam ini dapat jadi sumber pendapatan. Apalagi kalau mengelolanya dengan cara organik, tanpa mengpakai bahan kimia. Harga panennya lebih mahal & banyak yg mencari.
So, buat anda yg baru jadi masuk kuliah & harap dapat ekonomis biaya makan ala mahasiswa kost, dapat mencoba tujuh poin di atas. Dengan manajemen keuangan yg benar, berapapun uang bulanan dari orang tua pasti cukup untuk biaya hidup di perantauan.
Tulisan ini ditulis oleh Isna Nurisnaini diCangkemanpada tanggal 19 Juli 2022.
Hari ini 12:45