• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

7 Sumber Bakteri Tak Terduga di Rumah

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Banyak dari kita meluangkan waktu lebih banyak untuk membersihkan toilet dan wastafel dapur. Tapi tak jarang kita melupakan area dan alat-alat di dalam rumah lainnya yang kita gunakan hampir tiap hari.

Para ahli mengungkap ada beberapa tempat dalam rumah yang sering diabaikan dan menjadi sumber perkembangbiakan bakteri, seperti dikutip dari Dailymail.

Tas belanja
RN3KE.jpg

Kontaminasi tas belanja supermarket sangat wajar karena kantong belanja berisi semua bahan makanan, dari daging mentah, ikan hingga sayuran. Sebuah uji puluhan kantong belanja menemukan, lebih dari setengah kantong belanja terkontaminasi bakteri membahayakan seperti E. coli.
Saran: Cuci kantong atau tas belanja Anda seminggu sekali.
4yDr.jpg

Keranjang buah dan tas sayuran
Sebelum buah atau sayuran membusuk atau layu, sebenarnya sudah ada pertumbuhan bakteri. Ini dapat menyebabkan infeksi pencernaan, ungkap Dr Ron Cutler, wakil direktur ilmu biomedis di Queen Mary, Universitas London. Tempat buah dan sayuran bisa menyebarkan bakteri seperti E.coli, salmonella dan listeria dengan cepat.

Saran: cuci mangkuk buah dan sayuran dengan cairan antibakteri seminggu sekali.

Botol air minum
4h7e8.jpg

Botol air minum plastik yang dipakai berulang kali menunjukkan adanya pertumbuhan bakteri berbahaya. Dari uji terhadap puluhan botol minum anak sekolah dasar, diketahui sebagian besar proses pembersihan tak memadai untuk menghilangkan kuman. Lebih dari sepertiganya menunjukkan adanya bakteri fecal yang berasal dari kontaminasi dengan tangan.
PZBY.jpg

Saran: Buang botol plastik sekali pakai maksimal setelah seminggu. Cuci botol olahraga dan bekal dengan merebusnya dalam air mendidih seminggu sekali.

Spons dan kain dapur
Q0VRN.jpg

Hanya seminggu setelah pemakaian pertama, spons menjadi rumah bagi lebih dari satu juta bakteri, termasuk E.coli dan staphylococcus yang berasal dari kontak dengan feses. Studi juga menunjukkan keran air lima kali lebih kotor daripada toilet.
GYwP4.jpg

Saran: rendam spons dengan air dan masukkan dalam microwave dengan panas tinggi selama dua menit. Ini akan membunuh 99 persen bakteri. Selain itu, bersihkan keran dan wastafel di akhir hari.

Mobil
lsFBt.jpg

Kemudi adalah sumber kuman yang mengandung bakteri sembilan kali lebih banyak daripada di toilet umum. Ini bisa jadi disebabkan banyak pengemudi yang menyetir sembari makan.
Bacillus cereus
2JE6G.jpg
UAeyO.jpg
Staphylococcus
Studi menemukan bahwa Bacillus cereus, penyebab keracunan makanan, Arthrobacter yang berasal dari kulit manusia, hingga bakteri Staphylococcus ditemukan pada pintu, roda kemudi dan di bawah kursi.

Saran: Bersihkan mobil dengan vacuum dan tisu antibakteri sebulan sekali. Bersihkan semua sisa makanan dan sampah segera setelah kembali dari perjalanan.
Boneka
84mdK.jpg

Peneliti di Universitas Otago di Selandia Baru menemukan lebih dari setengah mainan lunak seperti boneka adalah rumah bagi tungau debu yang dapat memperparah demam, eksim atau asma.
VUwWI.jpg

Boneka yang rutin dekat dengan mulut dan hidung anak saat tidur dapat meningkatkan risiko asma.

Saran: Jemur selama beberapa jam atau masukkan boneka dalam freezer semalamam dan cuci sebulan sekali untuk menghilangkan alergen.
Alas mandi
Lp0UP.jpg

Sebuah studi dalam jurnal Applied and Environmental Microbiology menemukan alas mandi dan toilet adalah tempat berkembang biak patogen Sphingomonas dan methylobacterium, yang dapat menyebabkan penyakit pernapasan.
hXCPZ.gif

"Membenamkan diri dalam bak mandi dengan alas berjamur akan membuat bakteri di dalamnya melayang bebas ke setiap luka terbuka dan menimbulkan infeksi," ujar Profesor Norman Pace di University of Colorado.

Saran: Bilas dan gantung tikar mandi setelah selesai digunakan dan akhiri dengan menyemprotnya dengan larutan antibakteri. Cucilah alas mandi dengan air bersuhu 60 derajat Celcius seminggu sekali.

Rak sepatu
HdchU.jpg

Rak sepatu adalah sumber segala sesuatu mulai dari makanan, hingga kotoran hewan yang bisa menimbulkan kontaminasi silang, ujar Dr Cutler. Bahkan jika tak ada patogen berbahaya di sepatu, rak akan menjadi media pertukaran saat Anda menyentuh rak lantas mengambil sepatu.
Sdbsj.gif

Parasit Toxoplasma dari kotoran kucing dan anjing bisa bertahan selama berhari-hari. Anak yang menyentuh dan memasukkannya ke dalam mulur dapat berakibat infeksi dan kebutaan.

Saran: Cuci dan gosok rak sepatu dengan sabun dan cairan antibakteri setiap minggu untuk menghilangkan kotorannya. Segera cuci tangan dengan bersih setelah melepas sepatu Anda.
 
Wah thaks ya atas masykannya, sy jadi nambah pengetahuan juga nich. sy tunggu tips & masukan lainya
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.