• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

7 Rahasia Restoran "di Belakang" Pelanggan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
tZvHO.jpg

TAMPILAN makanan restoran pasti menarik saat di depan pengunjung. Tapi, tahukah Anda bahwa ternyata di balik itu banyak hal yang tidak diketahui pelanggan.

Bahwa ternyata di belakang sana terdapat banyak yang yang bisa mengganggu kesehatan. Berikut 7 rahasia restoran seperti yang dilansir Shine yang harus Anda tahu:

1. Pelayan restoran tidak mengganti bumbu pelengkap di antara para pelanggan.
Bukan hal yang mengejutkan lagi bahwa restoran adalah surga bakteri. Di meja juga terkadang terdapat serangga kecil. Good Morning America mengirimkan tim untuk mengelap 12 meja restoran termasuk mengelap wadah bumbu yang biasa diletakkan di atas meja seperti tempat garam, tempat merica, botol kecap dan botol mustard. Hasilnya, rata-rata 185.000 bakteri terdapat pada barang-barang tersebut. Botol merica menjadi tempat kedua yang paling banyak terinfeksi kuman. Walaupun Anda tidak menyentuh botol merica, lebih baik cuci tangan sebelum menyantap makanan.
2. Sakit saat bekerja.
Karyawan restoran jarang ada yang mengambil izin sakit ketika mereka sakit. Menurut sebuah studi terbaru dari The Food Chain Workers Alliance, 53% karyawan rumah makan tetap bekerja saat mereka sakit.

Sebagian besar karyawan rumah makan berasal dari kalangan menengah kebawah sehingga mereka sangat memperhitungkan gaji yang mungkin saja akan hilang saat mereka mengambil cuti. Mungkin Anda harus lebih waspada ketika koki masak sedang merokok, bersin atau batuk, mereka biasanya menggunakan tangan mereka untuk menutupi mulutnya.​

3. Terkadang pihak restoran menyentuh lebih dari satu menu dengan sarung tangan yang mereka gunakan.
Terkadang karyawan restoran menyentuh lebih dari satu menu makanan dengan menggunakan sarung tangan yang itu saja. Artinya, mereka memberikan rasa aman yang palsu. Howard Cannon, CEO dari Restaurant Expert Witness dan penulis buku The Complete Idiot's Guide to Starting a Restaurant menyatakan bahwa sarung tangan plastik lebih berbahaya dibandingkan tangan kosong yang tidak menggunakan sarung tangan. Bisa saja pegawai restoran menyentuh daging mentah lalu berpindah menyentuh bahan lain atau bahkan hingga mempersiapkan menu lain dan mungkin pergi juga ke kasir tanpa mengganti sarung tangan tersebut.​

4. Jika kamar mandi restoran kotor, bayangkan apa yang tampak seperti dapurnya.
Jika Anda ingin melihat kebersihan restoran, maka lihatlah kamar kecilnya. "Realitasnya adalah ketika kamar mandi kotor dan setiap pelanggan dapat melihatnya, maka bayangkan bagaimana dapur yang kotor yang tidak bisa dilihat langsung oleh pelanggan,"ujar Cannon.

Ketika Anda melihat karyawan restoran mencuci tangan sebelum kembali ke dapur bukan berarti bahan-bahan yang digunakan juga bersih.​

5. Menandai menu pesanan Anda berarti memberikan upah kepada pelayan.
Anda sudah tahu harga menu yang tertera di daftar menu, tetapi terkadang Anda masih harus membayar lebih. Di restoran yang mengusung fine-dining biasanya menarik biaya makanan sebesar 38-42% dari harga menu. Makanya seringkali Anda dikenakan biaya tax atau upah tambahan bila Anda makan di restoran sebagai bentuk pembayaran kepada karyawan yang bekerja di dapur, menunggu menu Anda disajikan, dekorasi, musik, iklan atau biaya nyata lainnya.​

6. Restoran hanya menghidangkan menu, mereka tidak menghitung kalori.
Kebanyakan restoran menyajikan menu dengan perhitungan kalori yang tidak akurat. Kesalahan terburuk malah terjadi untuk hidangan yang tergolong menu sehat. Menurut sebuah studi dari Journal of American Medical Association bahwa satu dari lima pilihan menu rendah kalori, mengandung 100 kalori lebih banyak dari kalori yang seharusnya. Anehnya,restoran cepat saji lebih akurat dalam menghitung jumlah kalori setiap menu karena bahan-bahan yang digunakan sudah sesuai dengan porsi menu masing-masing.​

7. Reservasi bukanlah sebuah jaminan.
Anda pilih yang mana, apakah restoran yang ramai pengunjung atau restoran yang kosong di sebelah? Biasanya restoran sering overbook untuk mengisi meja mereka.Setiap malam tertentu biasanya pihak restoran menghitung rata-rata antara hari yang tidak begitu ramai dipesan dengan hari yang penuh dengan reservasi, berharap bisa merata. Untuk restoran yang terkenal, pendapatan akan bertambah bila penuh dengan reservasi.​
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.