Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Bagi warga Tionghoa, Tahun baru imlek merupakan seremoni istimewa yg tidak dapat dilewatkan. Berkumpul bersama keluarga akbar saat imlek dapat mempererat jalinan hubungan keluarga.
Beragam menu hidangan khas Imlek disajikan memiliki berbagai makna keberuntungan, apa saja ya arti hidangan-hidangan tersebut? Check it out~
1. Kue Keranjang
Kue keranjang, kue khas ini sering hadir dalam seremoni Imlek. Umumnya kue keranjang ini diletakkan kecil-kecil dari bawah ke atas. Susunan ini melambangkan adanya peningkatan kekayaan. Kue keranjang disebut Nian gao dalam bahasa Mandarin.
Kue ini terbuat dari tepung ketan & gula serta memiliki tekstur yg kenyal & lengket sehingga diharapkan orang yg memakannya akan memiliki persaudaraan yg akrab & kompak.
Proses pembuatan kue keranjang juga memakan waktu yg cukup lama, sekitar 11-12 jam. Proses panjang ini membutuhkan kesabaran, tekad & semangat untuk mencapai cita rasa kue keranjang yg sempurna.
2. Siu Mie
Siu Mie, atau mie panjang umur, merupakan hidangan yg wajib ada saat seremoni Imlek. Mie panjang umur terkenal dengan teksturnya yg kenyal & berukuran lebih panjang dibanding mie pada umumnya.
Ukurannya yg lebih panjang mengartikan asa yg positif yaitu umur yg panjang. Sehingga dalam memasaknya tidak boleh terlalu sering diaduk supaya mienya tidak hancur & putus.
Caramemakannyapun unik karena mengpakai sumpit, & saat memakannya dimakan utuh tanpa digigit.
3. Jeruk Santang/Mandarin
Jeruk santang atau jeruk mandarin merupakan buah yg wajib ada saat seremoni Imlek. Buah ini merupakan tipe buah impor namun sekarang sudah dibudidayakan di Indonesia.
Rasanya merupakan perpaduan dari rasa manis & segar. Ukurannya yg kecil & tidak memiliki banyak biji, menciptakan buah ini dapatdilahapdalam 1 gigitan.
Jeruk Santang melambangkan simbol keberuntungan dalam budaya China.
4. Ayam & Bebek Panggang
Dalam seremoni tahun baru China, bebek & ayam panggang merupakan hidangan yg tidak dapat dilewatkan. Bebek atau ayam panggang yg diolah harus disajikan secara utuh tanpa dipotong-potong.
Hal ini melambangkan asa keluarga untuk tetap utuh, kebersamaan & kebahagiaan. Jenis bebek yg dipakai biasanya bebek peking yg sudah dimarinasi selama 4 hari. Namun kalau tidak mendapat bebek, dapat mengpakai ayam panggang.
5. Manisan
Hidangan berikutnya adalah manisan. Manisan ini biasanya diletakan dalam wadah berbentuk persegi delapan atau disebuttray of togetherness.
Manisan menurut masyarakat Tionghoa merupakan simbol pengharapan untuk mendapatkan madu kehidupan. Madu kehidupan ini berupa asa mengenai hal-hal baik di dalam perjalanan hidup.
8 Jenis manisan ini adalah manisan melon, jeruk kumquat, kelapa kering, kelengkeng, biji teratai, buah leci, kacang tanah & semangka merah.
6. Yu Sheng
Yu Sheng adalah salad warna warni yg biasa disajikan saat seremoni tahun baru Imlek. Biasanya disajikan di atas piring berdiameter akbar yg terdiri atas irisan sayur, buah, kerupuk & ikan.
Yu sheng lekat dilambangkan dengan simbol kemakmuran. Cara memakan yu sheng pun unik. Meja yg dipakai harus mengpakai meja bundar sebagai simbol aliran mata angin & positif. Saat mengangkat campuran salad yu sheng pun harus sambil mengucapkan lo hei lo hei. Semakin tinggi campuran salad yg diangkat, maka semakin tinggi tingkat keberuntungan yg diperoleh tahun depan.
7. Kuotie/Jiaozi
Hidangan yg satu ini sudah cukup familiar di kalangan para pesayang dimsum. Kuotie/jiao zi merupakan hidangan tradisional China yg berisi olahan daging udang, ayam, sayuran & berbentuk menyerupai uang antik pada masa lampau di daratan China.
Bentuk uang antik ini melambangkan kemakmuran & kesejahteraan.
Sumber: kuliner.ultimeal.id
Hari ini 16:58