Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Lebaran Moment Senam Mulut
dok.pri
Bismillah
dok.pri
Bismillah
Setelah satu bulan penuh menahan segala macam larangan, bulan Syawal, bulan kemenangan, kembalinya jiwa-jiwa jadi fitri, saatnya kaum muslimin merayakannya.
Hari raya Idul Fitri, yg kerap disebut dengan lebaran, jadi moment untuk bersilaturrahiim. Sejatinya silaturrahim tidak cukup cuma saat hari raya tiba. Hanya saja, memang di hari raya itulah dari segala lini memiliki hari libur.
Sehingga jadi kesempatan bagi beberapa akbar muslimin bersilaturrahim dengan kerabat & sanak saudara.
Meski tetap ada pada beberapa dinas atau profesi yg tidak libur meski hari raya tiba. Karena memang mereka adalah orang-orang yg berperan penting dalam kehidupan. Mereka memiliki amanah lebih dibanding yg lain. Salah satu diantaranya adalah di dinas kesehatan.
Pada moment tersebut, umumnya orang akan menyiapkan berbagai hidangan untuk menyambut para tamu.
Berikut beberapa ragam hidangan di rumah-rumah saat lebaran:
1. Opor
link. gbr
link. gbr
Opor adalah salah satu makanan yang
biasanya dihidangkan saat hari raya tiba. Umumnya opor dipasangkan makannya bersama ketupat, & terkadang juga dihidangkan dengan lontong.
Makanan ini terasa gurih karena mengandung santan kelapa. Sebagian akbar orang menyukainya karena ke khas san rasanya.
2. Nastar
link. gbr
link. gbr
Untuk kue kering, kue andalan pada rumah-rumah kaum muslimin, salah satunya adalah nastar.
Kue dengan kekhususan bentuk setengah bola ini cukup digemari dari beberapa kalangan.
Kue ini identik dengan hari raya umat islam, meski di hari lain dapat kita jumpai, tetapi cukup jarang & tentunya nikmatnya berbeda kalau dibanding ketika dikonsumsi saat hari raya.
Kue imut dengan tekstur yg lembut, lalu bercampur rasa manis dari selai nanas yg khas, menambah kenikmatannya. Hal ini menyebabkan setiap penikmat akan sulit berhenti mengunyahnya.
3. Kastengel
link.gbr
link.gbr
Kastengel juga kue kering tidak kalah nikmatnya dari nastar. Kue dengan didominasi rasa keju ini menciptakan penikmatnya dimanjakan dengan kegurihannya.
4. Jenang
link.gbr
link.gbr
Jenang berbeda dengan panganan yg lainnya, jajanan ini menunjukkan kekhasaan suatu daerah.
Jajanan manis dengan tekstur lengket ini tidak kalah memikatnya dibanding kue-kue kering kekinian. Bahkan beberapa tahun terakhir jenang justru jadi cemilan favorit bagi beberapa orang.
Sehingga beberapa penjual olshop mengambil peluang tersebut dengan menjajakannya dengan sistem PO, karena dalam pembuatannya membutuhkan waktu cukup lama supaya didapat jenang yg sedap & legit.
5. Coklat & Ragamnya
Jajanan ini adalah yg paling disukai oleh kalangan anak-anak. Coklat dengan rasanya yg manis, bentuk juga warnanya yg beragam, menjadikan daya tarik tersendiri untuk dinikmati.
Bahkan beberapa tahun terakhir, coklat pun diolah dengan bahan-bahan lain, seperti coklat kurma, coklat kacang mede atau coklat tabiat dengan beragam bentuk.
6. Kacang Mede
Kacang mede adalah satu dari sekian suguhan yg sangat digemari. Rasanya yg gurih juga renyah, menciptakan penikmatnya enggan berhenti mengunyahnya. Pantang berhenti sebelum habis. Begitulah kiranya beberapa akbar orang dalam menikmatinya.
7. Keripik, krupuk & Macam-macamnya
Keripik, kerupuk, emping & jenisnya yg beragam cemilan yg menemani dialog saat hari raya.
Apapun suguhan, kudapan atau teman pendamping saat hari raya, pilih makanan yg jelas-jelas kehalalannya. Ditambah lagi yg thoyyib lebih utama. Lengkaplah dengan halalan thoyyibah.
Selain itu supaya segala makanan yg masuk ke dalam perut jadi lebih berkah, jangan pernah lupa dengan adab-adab makan & minum.
Yang Pertama, ambillah makanan yg paling dekat dengan posisimu & Berdoalah menyebut asma Allah. Kedua, ambil & makanlah dengan tangan kanan, jangan sekali-kali makan dengan tangan kiri, karena setanlah yg terbiasa makan dengan tangan kiri.
Lalu, yg ketiga cari tempat duduk & duduklah ketika makan & minum, karena nabi kita mengajarkan demikian. Keempat kunyahlah makananmu hingga tiga puluh tiga kali, barulah ditelan. Yang terakhir berdoalah kembali dengan menyebut nama-Nya sebagai bentuk kesyukuranmu.
Penulis : @nibrasulhaq
Narasi : ulasan pribadi
Hari ini 15:14Narasi : ulasan pribadi