Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hai Agan & Sista!
Siapa sih pesayang film yg tidak kenal dengan salah satu produsen film superhero terbaik dari Amerika yaitu Marvel Studios. Karya2 film buatan Marvel sudah terkenal hingga seantero dunia. Banyak nama2 superhero keren yg muncul dari studio mereka. Tak cuma itu, Fil2 Marvel juga tercatat sebagai salah satu film yg paling laris dipasaran
Dengan hal itu semua kita pasti menganggap Marvel adalah produsen film yg sangat sempurna bukan? eitss, belum tentu gan. Ternyata banyak yg gk tahu bahwa Marvel pernah mengerjakan keputusan yg buruk dalam film buatannya.
Emang apa aja sih keputusan buruk yg dibuat oleh Marvel itu?
1. Mengulang Kisah Kehidupan Pahlawan yg Sama
Quote:
Ketika agan sista menikmati film dari Marvel rasanya ada beberapa tokoh superhero yg memiliki kehidupan yg serasa sama. Diawal cerita tokoh pahlawan bersikap egois, kemudian dia akan belajar dari kesalahannya,dan akhirnya jadi pahlawan demi orang lain. Kisah kehidupan yg sama ini dapat kita temui di film Iron Man & Thor. Mendaur ulang cerita yg sama menciptakan para tokoh tidak mempunyai background pahlawan yg benar2 kuat, karena kita seolah2 disajikan oleh tokoh yg sama. Namun untungnya, Marvel sepertinya akan menuju kisah yg benar2 baru, hal ini ditandai dengan kisah dari Captain Marvel yg terasa lebih fresh
2. Terlalu Memanjakan Penonton dengan Keadaan Bencana
Quote:
Kebanyakan film memang menjadikan sebuah keadaan bencana berskala akbar sebagai bagian dari filmnya. Namun bukan berarti Marvel jg harus mengikuti hal tersebut
Sering sekali dalam film garapan Marvel menampilkan keadaan dimana terjadi bencana berskala besar, namun anehnya kita tidak pernah melihat ada seseorang yg terbunuh dalam keadaan tersebut. Walau Marvel suka dengan yg berbau fantasi, semestinya Marvel tidak menghilangkan konsekuensi adanya sebuah bencana yaitu timbulnya korban jiwa.
3. Memilih Topher Grace sebagai Venom
Quote:
Topher Grace berperan sebagai Eddie Brock, seorang antagonis utama dari Spiderman. Sosok Grace yg memerankan Venom adalah keputusan yg salah dari Marvel. Karena sosok Venom pada komiknya memiliki tubuh yg besar, sedangan Grace tidak memenuhi kriteria itu Namun kesalahan ini dikoreksi oleh Marvel Studios pada film selanjutnya
4. Memecat James Gunn
Quote:
James Gunn menjabat sebagai sutradara dalam seri film Guardians of The Galaxy. Namun saat akan memproduksi film Guardians of The Galaxy 3, James Gunn mengerjakan candaan di twitter yg dinilai tidak senonoh. Hal ini berujung pada pemecatannya dari kursi sutradara Guardians of The Galaxy 3
Banyak fans, kru, & pemain yg membela Gunn & akhirnya dia diterima kembali di kursi sutradara. Namun hal yg sudah terjadi menciptakan produksi film tsb mundur. Gunn juga jadi sutradara dari film garapan DC yaitu Suicide Squad. Hal ini jadi sebuah lubang akbar yg merusak segala rencana Marvel
5. Butuh Waktu Lama Menceritakan Tokoh Utama lain
Quote:
Marvel sering identik dengan tokoh utama pria berkulit putih. Hal ini terus mereka lakukan karena dinilai sebagai sesuatu yg mendulang kesuksesan. Para eksekutif Marvel sepertinya malas bereksperimen karena dianggap sudah menemukan formula kesuksesan mereka.
Setelah 18 film yg mereka produksi akhirnya mereka mengenalkan tokoh utama berkulit hitam yakni Black Panther, & setelah 21 film mereka mengenalkan tabiat utama wanita yakni Captain Marvel. Padahal sebenarnya Marvel punya banyak tabiat yg gk berkulit putih ataupun wanita
6. Hengkangya Edgar Wright dari Ant Man
Quote:
Marvel sebelumnya sudah kehilangan beberapa sutradara yg cukup penting seperti Patty Jenkins (Wonder Women). Tak lama kemudian Marvel kehilangan Edgar Wight, dia adalah sutradara dari film Ant Man. Kepiawaiannya dalam film Shaun of The Dead, jg menciptakan film garapannya bersama Marvel mendulang kesuksesan besar. Namun ada suatu kejadian dimana Marvel menulis ulang naskah yg ditulis oleh Wright tanpa meminta masukan dari Wright secara langsung, hal itu menciptakan Wright akhirnya memutuskan untuk pergi dari Marvel
7. Menjual Hak Cipta Karakter Penting
Quote:
Pada tahun 90an Marvel sempat akan mengalami kebangkrutan. Hal ini akhirnya menciptakan Marvel menjual hak cipta beberapa tabiat seperti Spiderman, X Men, & Fantastic Four. Hal ini menciptakan kesuksesan akbar bagi perusahaan lain secara jangka panjang
dan butuh waktu lama Marvel dapat mendapatkan hak cipta tabiat mereka, baru pada tahun 2019 mereka berhasil mendapat hak cipta mereka kembali atas X Men & Fantastic Four.
Walaupun Marvel Studios termasuk rumah produksi film yg akbar & sukses, hal ini tidak memenciptakan mereka sering mengerjakan keputusan yg benar. Terkadang mereka mengerjakan keputusan yg salah & menciptakan kerugian.
Quote:
James Gunn menjabat sebagai sutradara dalam seri film Guardians of The Galaxy. Namun saat akan memproduksi film Guardians of The Galaxy 3, James Gunn mengerjakan candaan di twitter yg dinilai tidak senonoh. Hal ini berujung pada pemecatannya dari kursi sutradara Guardians of The Galaxy 3
Banyak fans, kru, & pemain yg membela Gunn & akhirnya dia diterima kembali di kursi sutradara. Namun hal yg sudah terjadi menciptakan produksi film tsb mundur. Gunn juga jadi sutradara dari film garapan DC yaitu Suicide Squad. Hal ini jadi sebuah lubang akbar yg merusak segala rencana Marvel
5. Butuh Waktu Lama Menceritakan Tokoh Utama lain
Quote:
Marvel sering identik dengan tokoh utama pria berkulit putih. Hal ini terus mereka lakukan karena dinilai sebagai sesuatu yg mendulang kesuksesan. Para eksekutif Marvel sepertinya malas bereksperimen karena dianggap sudah menemukan formula kesuksesan mereka.
Setelah 18 film yg mereka produksi akhirnya mereka mengenalkan tokoh utama berkulit hitam yakni Black Panther, & setelah 21 film mereka mengenalkan tabiat utama wanita yakni Captain Marvel. Padahal sebenarnya Marvel punya banyak tabiat yg gk berkulit putih ataupun wanita
6. Hengkangya Edgar Wright dari Ant Man
Quote:
Marvel sebelumnya sudah kehilangan beberapa sutradara yg cukup penting seperti Patty Jenkins (Wonder Women). Tak lama kemudian Marvel kehilangan Edgar Wight, dia adalah sutradara dari film Ant Man. Kepiawaiannya dalam film Shaun of The Dead, jg menciptakan film garapannya bersama Marvel mendulang kesuksesan besar. Namun ada suatu kejadian dimana Marvel menulis ulang naskah yg ditulis oleh Wright tanpa meminta masukan dari Wright secara langsung, hal itu menciptakan Wright akhirnya memutuskan untuk pergi dari Marvel
7. Menjual Hak Cipta Karakter Penting
Quote:
Pada tahun 90an Marvel sempat akan mengalami kebangkrutan. Hal ini akhirnya menciptakan Marvel menjual hak cipta beberapa tabiat seperti Spiderman, X Men, & Fantastic Four. Hal ini menciptakan kesuksesan akbar bagi perusahaan lain secara jangka panjang
dan butuh waktu lama Marvel dapat mendapatkan hak cipta tabiat mereka, baru pada tahun 2019 mereka berhasil mendapat hak cipta mereka kembali atas X Men & Fantastic Four.
Walaupun Marvel Studios termasuk rumah produksi film yg akbar & sukses, hal ini tidak memenciptakan mereka sering mengerjakan keputusan yg benar. Terkadang mereka mengerjakan keputusan yg salah & menciptakan kerugian.
referensi : watchmojoindonesia
Hari ini 07:14