Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Jakarta, CNN Indonesia -- Warna kulit yg tidak merata merupakan permasalahan biasa yg dapat dialami siapa saja, baik wanita maupun pria.
Penyebab warna kulit tidak merata dapat bermacam-macam. Terlebih, seiringpertambahan usia & tingkat aktivitas, warna kulit pun rentan mengalami perubahan.
Merujuk Medical News Today, warna kulit tidak merata umumnya mengacu pada masalah tekstur, kemerahan, muncul bercak putih atau bintik hitam, serta hiperpigmentasi. Berikut penyebab warna kulit tidak merata.
1. Ketidakseimbangan hormon
Ketidakseimbangan hormon termasuk penyebab warna kulit tidak merata (Ilustrasi Foto: iStockphoto/pondsaksit)
Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh merupakan salah satu penyebab warna kulit tidak merata. Tak heran kalau warna kulit tidak merata juga sering dialami oleh wanita hamil atau menopause karena terjadi perubahan jumlah hormon.
Peningkatan produksi melanin pada wanita hamil menciptakan kulit paras jadi belang-belang. Hal ini tidak berbahaya karena dapat hilang perlahan saat kadar hormon menurun.
Begitu juga dengan wanita yg memasuki masa menopause. Hormon estrogennya lebih rendah & berimbas pada elastisitas kulit yg berkurang serta warna kulit tidak rata.
2. Terkena paparan sinar UV
Paparan sinar UV termasuk penyebab warna kulit tidak merata (Ilustrasi Foto: Skitterphoto)
Penyebab warna kulit tidak merata dapat karena paparan sinar mentari atau ultraviolet yg menciptakan hiperpigmentasi. Terlebih kalau kulit Anda tidak dilindungi dengan tabir surya.
Jika terpapar sinar mentari terlalu lama tanpa dilindungi tabir surya atau sunscreen, kulit akan cepat kemerahan bahkan menimbulkan belang.
Selain itu, kalau Anda juga mengalami gangguan hormon dapat berujung pada melasma yg ditandai dengan bercak-bercak di bagian pipi, dagu, dahi atau atas bibir.
3. Pemakaian skincare tidak tepat
Pemakaian skincare tidak tepat dapat menyebabkan warna kulit tidak merata (Ilustrasi Foto: Istockphoto/Sasha_Suzi) bento 4d
Memakai skincare tidak tepat sesuai kondisi kulit juga dapat sebabkan warnanya berubah. Seperti muncul white spot karena kulit jadi kering serta mengelupas.
Atau adanya perubahan lain sebagai reaksi dari zat aktif skincare yg tidak cocok di kulit paras sehingga memicu sensitivitas berlebih pada kulit.
4. Bekas luka
Bekas luka termasuk penyebab warna kulit tidak merata (Ilustrasi Foto: Istockphoto/Ocskaymark)
Penyebab lain yg dapat menciptakan warna kulit tidak rata yaitu efek bekas luka usai jatuh, bekas luka bakar, & bekas luka yg ditimbulkan oleh jerawat.
Kondisi tersebut disebut dengan hiperpigmentasi pasca-inflamasi karena biasanya jadi lebih gelap dari warna kulit semula.
5. Penumpukan sel kulit mati
Penumpukan sel kulit mati termasuk penyebab warna kulit tidak merata (Ilustrasi Foto: iStockphoto/byryo)
Sel kulit mati menumpuk disebabkan oleh paparan debu, kotoran, minyak wajah, sisa makeup yg tidak dibersihkan secara maksimal.
Selain menciptakan kulit kusam tidak rata, masalah lain umumnya muncul seperti berjerawat, kulit kering atau beruntusan.
6.Pertambahan usia
Pertambahan usia termasuk penyebab warna kulit tidak merata (Ilustrasi Foto: iStockphoto/Cecilie_Arcurs)
Pertambahan usia juga dapat meningkatkan masalah pada kulit, termasuk berkurangnya elastisitas serta warna kulit yg tidak merata.
Merujuk Scientific American, pemicunya yakni produksi kolagen yg berkurang seiring bertambahnya usia, sehingga kulit jadi lebih tipis, rapuh, & meningkatkan hiperpigmentasi kulit.
Asam amino yg ditemukan dalam kolagen dilaporkan dapat menolong menjaga kulit terasa halus, kencang, sekaligus memperbaiki warna kulit yg tidak merata.
Dengan mengetahui penyebab warna kulit tidak merata di atas, diharapkan dapat memudahkan Anda menentukan tipe perawatan yg sesuai dengan kondisi kulit.
Sumber: CNN Indonesia
Hari ini 20:08