Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Jamur merupakan salah satu bahan makanan yg enak disantap & dapat diolah jadi berbagai menu masakan.
Bagi orang-orang vegetarian, biasanya jamur jadi opsi lauk yg sering dikonsumsi sebagai pengganti daging berlemak.
Namun dalam mengonsumsi jamur, Agan perlu berhati-hati karena tidak semua jamur dapat dimakan.
Berikut ini beberapa tipe jamur yg dapat dikonsumsi & bergizi:
Spoiler for 1. Jamur Enokitake:
Jamur Enokitake(Flammulina velutipes) banyak dipakai dalam berbagai masakan sup dalam Jepang, Korea, masakan Cina, & Vietnam.
Jenis jamur Enokitake mempunyai tekstur garing, aroma segar, & tahan disimpan di lemari es hingga satu minggu.
Di Tiongkok, jamur ini sering dipakai dalam pengobatan tradisional untuk mengobati susah buang air akbar (BAB).
Jamur Enokitake mengandung banyak serat, protein & beberapa vitamin seperti vitamin B, kalori, serta mineral.
Dari semua jenis, jamur Enokitake tidak memiliki kandungan gula sehingga kondusif dikonsumsi oleh penderita diabetes & cocok dijadikan bahan makanan untuk diet.
Kandungan senyawa flammulin yg terdapat pada jamur Enokitake merupakan senyawa anti kanker & tumor.
Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa jamur Enokitake berguna dalam perawatan lymphomia & kanker prostat, serta menurunkan tekanan darah & kadar kolesterol.
Spoiler for 2. Jamur Kancing:
Jenis jamur yg paling banyak dibudidayakan di dunia, sekitar 38% dari total produksi seluruh jamur adalah jamur kancing (Agaricus bisporus).
Menilik sejarah, jamur kancing kabarnya sudah dibudidayakan di Prancis sejak zaman ke-17.
Konon di Eropa, jamur kancing sudah diketahui tumbuh secara alami di atas tumpukan kotoran kuda sejak zaman antik di Romawi & Yunani.
Sesuai namanya, jamur kancing memiliki bentuk bulat mirip kancing & berwarna putih bersih, krem, atau cokelat muda.
Jamur kancing dipanen sewaktu masih berdiameter 2-4 centimeter. Biasanya, jamur kancing dewasa mempunyai payung dengan diameter hingga 20 cm.
Jenis jamur ini banyak dijual dalam bentuk segar atau kalengan, biasanya dipakai dalam berbagai masakan Barat seperti omelet, pizza, kaserol, gratin, & selada.
Jamur kancing memiliki aroma unik, beberapa orang ada yg menyebutnya sedikit manis & rasanya seperti daging.
Selain dapat dimakan, jamur kancing mengandung banyak nutrisi, vitamin, mineral, & potasium. Jamur ini juga bebas lemak & bebas sodium.
Manfaat jamur kancing dipercaya dapat menurunkan kolesterol, menambah jumlah sel darah merah, & menangkal radikal bebas karena mengandung asam folat tinggi.
Spoiler for 3. Jamur Kuping:
Ada beberapa tipe jamur kuping (Auricularia auricula-judae) yg dapat dimakan, yakni jamur kuping putih (Tremella fuciformis), jamur kuping hitam (Auricularia polytricha) & jamur kuping merah (Auricularia auricula-judae).
Kandungan nutrisi jamur kuping terdiri dari kadar air, protein, lemak, karbohidrat, serat, vitamin, fosfor, magnesium, zat besi, mineral, & energi sebesar 351 kal.
Jamur kuping memiliki banyak manfaat kesehatan, di antaranya mengurangi penyakit panas dalam & rasa sakit pada kulit akibat luka bakar.
Bila jamur kuping dipanaskan, maka lendir yg dihasilkannya memiliki khasiat sebagai penangkal zat-zat racun yg terbawa dalam makanan.
Jamur kuping sering dipakai sebagai campuran sup karena memiliki rasa yg cukup lezat. Tak heran, kalau jamur ini jadi tipe makanan yg digemari semua usia.
Spoiler for 4. Jamur Merang:
Jamur merang (Volvariella volvacea)merupakan jamur yg sering dipakai untuk menciptakan capcai.
Selain capcai, jamur merang sering dimasukkan dalam berbagai macam masakan seperti mi ayam jamur, tumis jamur, pepes jamur, & sup.
Jamur merang memiliki tekstur lembut. Rasanya enak, gurih, & tidak mudah berubah wujudnya kalau dimasak.
Di Indonesia sendiri, pusat produksi jamur merang terdapat di Dataran Tinggi Dieng. Di beberapa negara Asia yg membudidayakannya, jamur merang dijual dalam bentuk segar.
Sedangkan untuk daerah beriklim sejuk, jamur merang cuma tersedia dalam bentuk kalengan.
Kandungan protein jamur ini cukup tinggi. Di dalam 100 gram jamur merang segar terkandung sekitar 3,2 gram protein.
Selain itu, jamur merang memiliki kandungan kalsium & fosfor cukup tinggi, 51 mg & 223 mg, & mengandung 105 kj kalori, dengan kandungan lemak rendah, 0,9 gram.
Jamur merang yg dapat dimakan ini punya manfaat baik untuk kesehatan, seperti mencegah kanker, menguatkan sistem imun, & cocok untuk diet.
Spoiler for 5. Jamur Shiitake:
Jamur Shiitake (Lentinula edodes)termasuk tipe jamur yg paling banyak dikonsumsi & diproduksi di Jepang, Tiongkok, & Korea Selatan.
Di Indonesia, jamur shiitake kadang-kadang dinamakan jamur jengkol. Pasalnya, bentuk & aromanya sangat khas seperti jengkol.
Namun, anda harus hati-hati juga. Karena, jamur shiitake terlihat agak mirip dengan tipe jamur beracun spesies Omphalotus guepiniformis.
Salah satu tipe jamur mahal ini sering diproses dengan cara menjemurnya di bawah sinar mentari & direndam di dalam air sebelum dimasak.
Di Jepang, jamur shiitake ditambahkan pada sup miso, digoreng sebagai tempura atau keripik, serta dicampurkan ke chawanmushi & udon.
Spoiler for 6. Jamur Tiram:
Sekitar 25% dari total produksi jamur di dunia berupa jamur tiram (Pleurotus ostreatus) . Tiongkok merupakan produsen jamur tiram yg utama.
Di beberapa negara, jamur tiram sering diketahui dengan sebutan King Oyster Mushroom. Jamur tiram memiliki ciri-ciri biasa berwarna putih hingga krem.
Ciri khasnya ada di bagian payungnya yg berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung.
Jamur tiram merupakan bahan makanan bernutrisi dengan kandungan protein tinggi, fosfor, zat besi, kalsium, karbohidrat, kaya vitamin & mineral, serta rendah kalori.
Komposisi & kandungan nutrisi setiap 100 gram jamur tiram terdiri dari 367 kalori, 10,5-30,4% protein, 56,6% karbohidrat, 1,7-2,2% lemak, 0.20 mg thiamin, 4.7-4.9 mg riboflavin, 77,2 mg niacin, & 314.0 mg kalsium.
Kandungan serat yg terdapat dalam jamur tiram mencapai 7,4-24,6%. Karena itu, jamur ini sangat baik untuk pencernaan & cocok bagi para pelaku diet.
Dari segi manfaat, jamur tiram sanggup menurunkan kolesterol, berperan sebagai antibakterial & antitumor, serta menghasilkan enzim hidrolisis & enzim oksidasi.
Selain itu, jamur tiram juga berguna mengurangi kadar kolesterol, mencegah penyakit jantung & kanker, serta beberapa penyakit lainnya.
Spoiler for sumur:
https://www.indozone.id/health/Ojs73...ad-all
Hari ini 23:03
Bagi orang-orang vegetarian, biasanya jamur jadi opsi lauk yg sering dikonsumsi sebagai pengganti daging berlemak.
Namun dalam mengonsumsi jamur, Agan perlu berhati-hati karena tidak semua jamur dapat dimakan.
Berikut ini beberapa tipe jamur yg dapat dikonsumsi & bergizi:
Spoiler for 1. Jamur Enokitake:
Jamur Enokitake(Flammulina velutipes) banyak dipakai dalam berbagai masakan sup dalam Jepang, Korea, masakan Cina, & Vietnam.
Jenis jamur Enokitake mempunyai tekstur garing, aroma segar, & tahan disimpan di lemari es hingga satu minggu.
Di Tiongkok, jamur ini sering dipakai dalam pengobatan tradisional untuk mengobati susah buang air akbar (BAB).
Jamur Enokitake mengandung banyak serat, protein & beberapa vitamin seperti vitamin B, kalori, serta mineral.
Dari semua jenis, jamur Enokitake tidak memiliki kandungan gula sehingga kondusif dikonsumsi oleh penderita diabetes & cocok dijadikan bahan makanan untuk diet.
Kandungan senyawa flammulin yg terdapat pada jamur Enokitake merupakan senyawa anti kanker & tumor.
Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa jamur Enokitake berguna dalam perawatan lymphomia & kanker prostat, serta menurunkan tekanan darah & kadar kolesterol.
Spoiler for 2. Jamur Kancing:
Jenis jamur yg paling banyak dibudidayakan di dunia, sekitar 38% dari total produksi seluruh jamur adalah jamur kancing (Agaricus bisporus).
Menilik sejarah, jamur kancing kabarnya sudah dibudidayakan di Prancis sejak zaman ke-17.
Konon di Eropa, jamur kancing sudah diketahui tumbuh secara alami di atas tumpukan kotoran kuda sejak zaman antik di Romawi & Yunani.
Sesuai namanya, jamur kancing memiliki bentuk bulat mirip kancing & berwarna putih bersih, krem, atau cokelat muda.
Jamur kancing dipanen sewaktu masih berdiameter 2-4 centimeter. Biasanya, jamur kancing dewasa mempunyai payung dengan diameter hingga 20 cm.
Jenis jamur ini banyak dijual dalam bentuk segar atau kalengan, biasanya dipakai dalam berbagai masakan Barat seperti omelet, pizza, kaserol, gratin, & selada.
Jamur kancing memiliki aroma unik, beberapa orang ada yg menyebutnya sedikit manis & rasanya seperti daging.
Selain dapat dimakan, jamur kancing mengandung banyak nutrisi, vitamin, mineral, & potasium. Jamur ini juga bebas lemak & bebas sodium.
Manfaat jamur kancing dipercaya dapat menurunkan kolesterol, menambah jumlah sel darah merah, & menangkal radikal bebas karena mengandung asam folat tinggi.
Spoiler for 3. Jamur Kuping:
Ada beberapa tipe jamur kuping (Auricularia auricula-judae) yg dapat dimakan, yakni jamur kuping putih (Tremella fuciformis), jamur kuping hitam (Auricularia polytricha) & jamur kuping merah (Auricularia auricula-judae).
Kandungan nutrisi jamur kuping terdiri dari kadar air, protein, lemak, karbohidrat, serat, vitamin, fosfor, magnesium, zat besi, mineral, & energi sebesar 351 kal.
Jamur kuping memiliki banyak manfaat kesehatan, di antaranya mengurangi penyakit panas dalam & rasa sakit pada kulit akibat luka bakar.
Bila jamur kuping dipanaskan, maka lendir yg dihasilkannya memiliki khasiat sebagai penangkal zat-zat racun yg terbawa dalam makanan.
Jamur kuping sering dipakai sebagai campuran sup karena memiliki rasa yg cukup lezat. Tak heran, kalau jamur ini jadi tipe makanan yg digemari semua usia.
Spoiler for 4. Jamur Merang:
Jamur merang (Volvariella volvacea)merupakan jamur yg sering dipakai untuk menciptakan capcai.
Selain capcai, jamur merang sering dimasukkan dalam berbagai macam masakan seperti mi ayam jamur, tumis jamur, pepes jamur, & sup.
Jamur merang memiliki tekstur lembut. Rasanya enak, gurih, & tidak mudah berubah wujudnya kalau dimasak.
Di Indonesia sendiri, pusat produksi jamur merang terdapat di Dataran Tinggi Dieng. Di beberapa negara Asia yg membudidayakannya, jamur merang dijual dalam bentuk segar.
Sedangkan untuk daerah beriklim sejuk, jamur merang cuma tersedia dalam bentuk kalengan.
Kandungan protein jamur ini cukup tinggi. Di dalam 100 gram jamur merang segar terkandung sekitar 3,2 gram protein.
Selain itu, jamur merang memiliki kandungan kalsium & fosfor cukup tinggi, 51 mg & 223 mg, & mengandung 105 kj kalori, dengan kandungan lemak rendah, 0,9 gram.
Jamur merang yg dapat dimakan ini punya manfaat baik untuk kesehatan, seperti mencegah kanker, menguatkan sistem imun, & cocok untuk diet.
Spoiler for 5. Jamur Shiitake:
Jamur Shiitake (Lentinula edodes)termasuk tipe jamur yg paling banyak dikonsumsi & diproduksi di Jepang, Tiongkok, & Korea Selatan.
Di Indonesia, jamur shiitake kadang-kadang dinamakan jamur jengkol. Pasalnya, bentuk & aromanya sangat khas seperti jengkol.
Namun, anda harus hati-hati juga. Karena, jamur shiitake terlihat agak mirip dengan tipe jamur beracun spesies Omphalotus guepiniformis.
Salah satu tipe jamur mahal ini sering diproses dengan cara menjemurnya di bawah sinar mentari & direndam di dalam air sebelum dimasak.
Di Jepang, jamur shiitake ditambahkan pada sup miso, digoreng sebagai tempura atau keripik, serta dicampurkan ke chawanmushi & udon.
Spoiler for 6. Jamur Tiram:
Sekitar 25% dari total produksi jamur di dunia berupa jamur tiram (Pleurotus ostreatus) . Tiongkok merupakan produsen jamur tiram yg utama.
Di beberapa negara, jamur tiram sering diketahui dengan sebutan King Oyster Mushroom. Jamur tiram memiliki ciri-ciri biasa berwarna putih hingga krem.
Ciri khasnya ada di bagian payungnya yg berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung.
Jamur tiram merupakan bahan makanan bernutrisi dengan kandungan protein tinggi, fosfor, zat besi, kalsium, karbohidrat, kaya vitamin & mineral, serta rendah kalori.
Komposisi & kandungan nutrisi setiap 100 gram jamur tiram terdiri dari 367 kalori, 10,5-30,4% protein, 56,6% karbohidrat, 1,7-2,2% lemak, 0.20 mg thiamin, 4.7-4.9 mg riboflavin, 77,2 mg niacin, & 314.0 mg kalsium.
Kandungan serat yg terdapat dalam jamur tiram mencapai 7,4-24,6%. Karena itu, jamur ini sangat baik untuk pencernaan & cocok bagi para pelaku diet.
Dari segi manfaat, jamur tiram sanggup menurunkan kolesterol, berperan sebagai antibakterial & antitumor, serta menghasilkan enzim hidrolisis & enzim oksidasi.
Selain itu, jamur tiram juga berguna mengurangi kadar kolesterol, mencegah penyakit jantung & kanker, serta beberapa penyakit lainnya.
Spoiler for sumur:
https://www.indozone.id/health/Ojs73...ad-all
Hari ini 23:03