• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

50 Tahun Rivers Cuomo, Tetap Bikin Melongo

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Jika ada hal baik dari pandemi ini, salah satunya adalah sesi-sesi webinar bersama Rivers Cuomo
IRIND, 2020​


Bulan Mei semestinya jadi bulan perilisan album terbaru Weezer bertajuk Van Weezer, sebuah album dengan judul yg merujuk pada Van Halen (band). Rivers Cuomo (vokalis) menggambarkannya sebagaisuper-rock album,seperti Blue Album (album perdana Weezer) dengan lebih banyakriffgitar.

50 Tahun Rivers Cuomo, Tetap Bikin Melongo
Album Van Weezer​

Pada September 2019, Weezer sudah merilissingleThe End of The Game yg jadi lagu pembuka dari album ini. Disusul dengan laguHeroyang video musiknya melibatkan para penggemar sebagai modelnya. Mereka bahkan merilis sebuahgameuntuk mempromosikan album yg dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2020 ini.

Sayangnya, pandemiCOVID-19telah menggagalkan banyak rencana, termasuk album Van Weezer & beberapa jadwal konser mereka. Lalu, seperti para musisi lain yg mulai merambah pada pentas virtual, Rivers pun datang dengan sesi webinar, yg diberi tajuk Island in The Zoom. Meski tampil tanpa 3 rekanband-nya yg lain, Island in The Zoom sukses jadi tempat para penggemar Weezer melampiaskan rindu pada vokalis kesayangan mereka. Selain tampil dengan gitar akustik & beberapa kali dengan piano, Rivers menyelipkan obrolan-obrolan ringan dalam sesi-sesi webinarnya. Ia sesekali bertanya pada penggemar, memamerkan model pesawat yg tengah dibuatnya untuk mengisi waktu selama swa-karantina, memberi rekomendasi buku, atau bahkan mengundang beberapa bintang tamu.

Sesi Island in The Zoom terasa sangat spesial karena Rivers mengpakai sebuah program komputer yg dibuatnya sendiri untuk memilih lagu. Biasanya ia akan memasukan beberapa judul, & program itu yg akan memilihkan lagu untuk dimainkan setiap harinya. Tak cuma membawakan lagu-lagu andalan Weezer, sesekali Rivers menyanyikan lagu yg jarang dibawakannya di atas panggung, termasuk lagu Lost in The Woods yg baru perdana kali ia bawakan secara langsung di hadapan penggemar. Lagu ini sebelumnya cuma dapat didengar pada akhir film Frozen 2.


Premier Lost in The Woods
Selain itu, tak kalah menyenangkan melihat Rivers meng-coverbeberapa lagu milik musisi lain dengan gitar akustiknya (atau piano), sepertiTeenage Dirtbag (Wheatus), Where is My Mind (Pixies),Time of Your Life (Greenday), & masih banyak lagi. Beberapa momen yg paling saya sukai sudah terangkum pada video berikut ini.


Momen-momen kesukaan saya dari Island in The Zoom
Selama mengikuti Island in The Zoom, saya seperti tidak menyangka pria di layar komputer saya itu sudah menginjak usia 50 tahun pada Juni 2020. Wajahnya tak terlihat setua itu, meski ia menumbuhkan kumis lebat selama pandemi. Beberapa kali juga ia mengutak-atik pengaturan zoom-nya sendiri, berusaha memberikan gambar & suara terbaik untuk penonton. Beberapa tahun lalu, ia mengikuti kelas Pengenalan Ilmu Komputer dari Harvard secara daring. Kelas yg disebutCS50itu dijalaninya selama 3 tahun di tengah kesibukannya bermusik & berkeluarga. Bagi Rivers,codingmenjadi hal baru yg sangat menyenangkan selain bermusik. Ia menciptakan beberapa algoritma & aplikasi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari penjadwalan tur, menciptakan lagu, hingga mengirimie-mailuntuk istrinya setiap hari.

50 Tahun Rivers Cuomo, Tetap Bikin Melongo
Rivers dalam video musik Hero​


Pada sebuahwawancara, Rivers pernah mengungkapkan rasa sepi dalam dirinya meski berada dalam sebuah band akbar & memiliki keluarga (istri & dua anak).

None of that touches this other need I have for deep, intellectual conversations and searching, trying to make sense of the world and learn.

RIVERS CUOMO, 2017​


Mungkin, hal itu juga yg menciptakannya tak berhenti mengulik berbagai hal. Rivers menyadarkan saya bahwa tidak ada batasan umur untuk memulai sesuatu yg baru, ataumenciptakan akun tiktokmenemukanpassionbaru dalam hidup. Hal itu juga yg menciptakan saya begitu mengagumi sosoknya. Sepertinya saya akan mulai belajar hal baru lagi & mulai mengabaikan suara-suaraIm too old for thisdi kepala.


Selamat 50 tahun, Mas! Terima kasih atas inspirasinya!


sumbernya dari blog saya sendiri dong
SHARE THIS:


Hari ini 00:42
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.