facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 96
- Poin
- 48
Namun sebenarnya ada beberapa tips bagi pemilik motor bebek untuk membuat motor matic kesayangan lebih irit BBM. Penasaran? Berikut lima tipsnya.
1. Periksa sistem pengapian secara rutin
Memeriksa sistem pengapian, terutama bagi motor matic yang masih menggunakan karburator menjadi salah satu agenda yang harus dilakukan pemilik matic secara berkala dan reguler.
Dengan menjaga kondisi sistem pengapian tetap di level terbaiknya, tentu akan membuat konsumsi bahan bakar tetap dalam patokan standar pabrik. Jika Anda sudah menggunakan matic injeksi, maka perawatan secara berkala dapat dilakukan dengan membawa motor Anda ke bengkel yang sudah tersertifikasi.
Dengan menjaga kondisi sistem pengapian tetap di level terbaiknya, tentu akan membuat konsumsi bahan bakar tetap dalam patokan standar pabrik. Jika Anda sudah menggunakan matic injeksi, maka perawatan secara berkala dapat dilakukan dengan membawa motor Anda ke bengkel yang sudah tersertifikasi.
2. Cek filter angin secara berkala
Selain sistem pengapian, ada satu lagi komponen yang sangat menentukan boros tidaknya konsumsi bahan bakar sebuah motor, yaitu filter udara.
Filter udara yang kotor menyebabkan udara yang masuk ke sistem pembakaran melalui saluran intake akan tersendat. Kotornya filter udara motor matic inilah yang sering tidak disadari pengguna dan jika dibiarkan, maka konsumsi bahan bakar pun akan boros.
Langkah pencegahan bisa dilakukan dengan cara melakukan servis berkala salah satunya bertujuan untuk mengecek komponen ini. Umumnya filter udara harus diganti setiap 15.000 km sekali.
Filter udara yang kotor menyebabkan udara yang masuk ke sistem pembakaran melalui saluran intake akan tersendat. Kotornya filter udara motor matic inilah yang sering tidak disadari pengguna dan jika dibiarkan, maka konsumsi bahan bakar pun akan boros.
Langkah pencegahan bisa dilakukan dengan cara melakukan servis berkala salah satunya bertujuan untuk mengecek komponen ini. Umumnya filter udara harus diganti setiap 15.000 km sekali.
3. Gunakan oli sesuai ketentuan
Selain mengecek dua komponen di atas, menggunakan oli yang sesuai standar pabrik juga bisa menjaga performa mesin di kondisi terbaiknya. Dengan oli yang sesuai, maka gesekan antara komponen mesin bisa diminimalisir. Jika gesekan mesin minim, maka hal tersebut juga akan berpengaruh ke kinerja pembakaran yang otomatis akan membuat matic tidak akan 'meminum' bensin di luar kewajaran.
4. Putar tuas gas secara stabil
Selain pengecekan komponen mesin dan pendukungnya, cara penggunaan motor matic ketika di jalan pun bisa menjadi faktor utama boros tidaknya konsumsi bahan bakar motor itu sendiri.
Ingat ungkapan 'Boros tidaknya motor itu tergantung tangan kanan Anda'. Memang cara berkendara yang smooth dengan membuka tuas gas secara halus dan stabil terbukti bisa mengirit konsumsi bahan bakar. Berbeda dengan cara berkendara yang stop and go yang tentu akan menguras bahan bakar.
Ingat ungkapan 'Boros tidaknya motor itu tergantung tangan kanan Anda'. Memang cara berkendara yang smooth dengan membuka tuas gas secara halus dan stabil terbukti bisa mengirit konsumsi bahan bakar. Berbeda dengan cara berkendara yang stop and go yang tentu akan menguras bahan bakar.
5. Gunakan bahan bakar yang dianjurkan
Cara terakhir yang bisa Anda lakukan untuk menjaga konsumsi bahan bakar motor matic tetap irit adalah dengan menggunakan bahan bakar yang dianjurkan pabrikan.
Jika kompresi motor matic Anda menuntut untuk menggunakan bahan bakar beroktan tinggi, maka jangan memaksakan untuk menggunakan premium. Hal ini jika dilakukan terus menerus tidak hanya akan membuat motor kesayangan jadi boros, tetapi juga bisa merusak mesin.
Selain itu, sebaiknya hindari menggunakan cairan kimia peninggi oktan, terutama jika motor Anda sudah menggunakan sistem fuel injection. Hal ini karena tidak semua cairan kimia yang beredar di pasaran tersertifikasi. Jika salah pilih, bukan tidak mungkin hal tersebut justru menciptakan flek residu ke ruang bahan bakar motor Anda.
Jika kompresi motor matic Anda menuntut untuk menggunakan bahan bakar beroktan tinggi, maka jangan memaksakan untuk menggunakan premium. Hal ini jika dilakukan terus menerus tidak hanya akan membuat motor kesayangan jadi boros, tetapi juga bisa merusak mesin.
Selain itu, sebaiknya hindari menggunakan cairan kimia peninggi oktan, terutama jika motor Anda sudah menggunakan sistem fuel injection. Hal ini karena tidak semua cairan kimia yang beredar di pasaran tersertifikasi. Jika salah pilih, bukan tidak mungkin hal tersebut justru menciptakan flek residu ke ruang bahan bakar motor Anda.