• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

5 Tips agar hidup dan karir dapat seiring sejalan

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. kis
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

kis

IndoForum Junior E
No. Urut
281032
Sejak
23 Mei 2013
Pesan
1.661
Nilai reaksi
36
Poin
48
yQ7vd.jpg
Dunia kerja seringnya menuntut Anda untuk meletakkan seluruh pikiran dan perasaan agar hasil yang dicapai bisa maksimal. Tidak ada yang salah dengan hal ini. Namun jika Anda kemudian jadi tidak bisa bersenang-senang karena terlalu 'senang' bekerja, tentu hal ini menjadi salah. Ikuti 5 tips dari Women's Health berikut ini agar Anda bisa menghindari label 'workaholic'.

1. Tentukan batasan yang bisa Anda capai
Dalam berkarir, baik itu menjadi karyawan, pimpinan, atau bahkan wirausahawan, Anda tentunya memiliki rencana jangka pendek dan jangka panjang yang harus dirampungkan. Dengan menentukan batasan realistis untuk rencana jangka pendek dan jangka panjang Anda, Anda akan bisa lebih menikmati tiap proses menuju kesuksesan.​

2. Siapkan liburan
Setiap perusahaan yang memiliki manajemen yang sehat pasti akan memberikan waktu cuti hingga maksimal 1 bulan tiap tahun untuk para karyawannya. Jadi, Anda harus memanfaatkan waktu cuti ini untuk berlibur dan menyegarkan kembali pikiran Anda. Atur liburan ini jauh-jauh hari lalu tabung biaya untuk melakukannya. Ini juga bisa jadi semacam penyemangat untuk Anda agar bekerja lebih giat lagi. Hal ini tentunya lebih mudah bagi Anda yang merupakan wirausahawan, waktu liburan bebas Anda tentukan kapan saja.​

3. Buat rencana cadangan
Selama Anda mengambil cuti, pastikan bahwa pekerjaan kantor tidak akan ada yang terbengkalai. Untuk itu, Anda harus betul-betul mempersiapkan rencananya dengan matang dengan para rekan kerja Anda. Tentukan siapa yang bisa merangkap pekerjaan Anda untuk sementara dan janjikan untuk menebusnya ketika mereka mengambil cuti nanti setelah Anda.​

4. Utamakan fleksibilitas
Jika Anda suatu hari terpaksa harus bekerja di luar kantor karena ada urusan keluarga misalnya, Anda tetap harus bertanggung jawab terhadap tugas Anda. Bicarakan kemungkinan seperti ini dengan atasan ataupun anak buah Anda pada hari pertama kerja agar semuanya jelas dan sama-sama nyaman dalam bekerja. Jika dulu sudah telanjur tidak dibicarakan, Anda bisa membicarakannya segera dari sekarang.​

5. Prioritaskan apa yang Anda cintai
Sebelum Anda ditelan rutinitas kerja yang bisa membuat stres, bicarakan waktu luang dengan orang yang Anda percaya. Anda bisa meminta pendapat pacar atau suami tentang bagaimana mengatur waktu luang agar Anda berdua tetap bisa punya quality time berdua. Atau Anda juga bisa mendiskusikannya dengan orang tua Anda tentang waktu khusus untuk anak-anak Anda.​

Apapun pekerjaan yang kini sedang Anda jalani, jangan biarkan itu mengontrol Anda. Tetap pegang kendali di tangan Anda.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.