Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Merahputih.com - Enam buku pelajaran, buku tulis, kotak pensil, baju ganti, parfum, headset, & peralatan tempur lainnya sudah di dalam tas sekolah. Tinggal bekal saja belum masuk karena baru akan dimasak ibu besok pagi. Siswa angkatan pandemi alias belajar jarak jauh di rumah masing-masing mungkin rindu dengan masa-masa itu ketika beratnya tas sekolah hingga bikin bahu nyeri & jalan bungkuk.
Pas masih duduk di bangku SMA, anda suka pakai tas seperti apa nih? Pasti macam-macam, ada backpack hitam tebal, sling bag, tas transparan, atau mungkin enggak pernah bawa tas karena buku pelajaran ditinggal di kolong meja? Meski enggak dapat dipukul rata, melihat karakteristik teman dapat dipantau dari tas sekolahnya. Yuk, simak langsung!
1. Backpack Polo Si Pulang Cepat
Ya, tas sekolah satu ini pasti sering anda lihat bahkan temanmu sendiri mengpakai backpack berlogo orang berkuda atau sejenisnya ke sekolah. Tasnya itu tebal, terlihat bawaannya berat, biasanya ada botol minum di kantong samping, & kalau jalan harus pelan-pelan karena bawaannya berat. Mereka standar anak sekolahan sebenarnya.
Mereka mungkin dicap antisosial atau anak mami sama teman-teman, tetapi di sisi lain termasuk tipe siswa konsisten & enggak pernah bikin masalah di sekolah. Mereka tahu persis kewajiban utama sebagai pelajar, datang sekolah tepat waktu, atribut lengkap, & bawa bekal.
Kalau memang waktunya pulang sekolah, mereka akan langsung pulang tanpa basa-basi. Mereka akan jadi orang perdana keluar dari gerbang sekolah di saat teman-temannya masih mengerjakan deadline tugas di kelas.
Walaupun anda mengikuti aturan, bukan berarti jadi orang tidak menyenangkan atau kaku. Mereka masih punya waktu buat main bareng teman, ikut esktrakurikuler, & sesekali pacaran dengan teman sekelas.
2. String bag Si Olahragawan
Mana nih atlet kebanggan sekolah tampilannya sporty banget? Mulai dari running shoes, smart watch, hingga string bag enteng banget. Prioritas barang bawaannya malah bukan peralatan sekolah. Isi tas enggak jauh-jauh dari kaos ganti, handuk kecil, botol minum, bahkan sepatu olahraga untuk ekskul nanti. Bawa buku cetak & buku tulis paling cuma satu, sementara pulpen tinggal pinjam ke teman sebangku.
Saat jam pelajaran berlangsung, si olahragawan biasanya paling sering dipanggil guru olahraga untuk latihan karena ada lomba dengan sekolah lain. Apa enggak bahagia kalau begitu? Tak jarang beberapa dari mereka prestasi non-akademisnya lebih akbar daripada akademis. Berbekal punya postur tubuh tinggi, mereka sering jadi incaran teman seangkatan atau adik kelas. Huft.
3. Briefcase Si Intelektual
Siapa bilang briefcase cuma dipakai sama orang kantoran saja? Beberapa siswa juga suka memakai tas ini ke sekolah. Jika anda salah satunya, selamat, anda adalah si intelektual. Sesuai dengan jumlah sekatnya, si intelektual cuma akan membawa barang-barang penting saja, seperti buku pelajaran & laptop. Sudah, itu saja.
Tampaknya mereka memang harap fokus di kelas, paling rajin mencatat, & punya goals jelas. PR dikerjakan dari rumah akan sering jadi bahan contekan teman-teman di kelas.
Tipe tersebut enggak akan bawa bekal atau botol minum di tas. Mereka enggak mau barang bawaan mereka basah karena tumpahan air sop atau tetesan embun dari botol. Makanya setiap istirahat langsung bergegas ke kantin sebelum ramai massa.
4. Tas Transparan Si Tukang Pamer/Stylish
Kamu pasti setuju kalau pakai tas ini mayoritas atau mungkin sudah pasti perempuan, betul? Mereka harap terlihat eye catchy dengan barang bawaan di tas terlihat begitu jelas, seperti headset, powerbank, kotak kacamata, semprotan softlens, & bando pita segede gaban. Tas transparan ini memang pernah populer di kalangan pelajar & mahasiswa karena terlihat unik.
Namun, lantaran terlihat justru bikin bahaya. Pencopet dapat melihat dengan jelas barang bawan. Si tukang pamer paling enggak bertahan lama pakai tas ini. Minggu depan juga mereka akan ganti tas lebih aman. Apalagi masih naik kendaraan umum.
5. Enggak bawa tas Si greget
Nah, paling pemenang di antara semuanya sih. Simple, santai, bodo amat, terpenting bawa diri & siap untuk belajar. Buku pelakaran, buku tulis, topi, & dasi sengaja diletakkan di kolong meja biar semuanya enggak ribet. Ditegur guru BK atau kepala sekolah sih sudah jadi makanan sehari-hari. Supaya tetap terlihat serius, mereka akan memerhatikan guru saat menerangkan di kelas & penuh inisiatif kalau ada temannya kesulitan.
Namun, kalau tiba-tiba harus membawa alat praktek biasanya mereka akan titip teman karena memang enggak mau ribet. Anak macam ini memang terkadang mengesalkan tetapi di sisi lain juga akan lebih cepat menolong bila ada teman dalam kesulitan.
Nah, begitulah citra beberapa tipe siswa berdasarkan tas sekolah dibawa. Meski enggak semua seperti itu, setidaknya anda mengingat kembali masa-masa saat masih sekolah luring. Di masa pandemi ini, anda tidak lagi menyiapkan buku pelajaran di malam hari untuk sekolah besok di tas. Yang ada cuma mengenakan seragam bagian atas saja, menyalakan laptop, mendengarkan guru, & berinterakis lewat chat dengan teman sekelas.
Sumber Hari ini 21:34