• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

5 Tanda Penuaan yang Ditakuti Pria

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. ism4il
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

ism4il

IndoForum Newbie C
No. Urut
106696
Sejak
12 Okt 2010
Pesan
128
Nilai reaksi
0
Poin
16
VIVAnews - Menjadi keriput, rambut beruban serta kulit tak kencang lagi merupakan proses penuaan yang ditakuti banyak wanita. Tak hanya wanita, pria juga ternyata cemas menghadapi penuaan yang akan dialaminya.

Ada empat tanda penuaan yang paling ditakuti kaum adam, seperti dikutip dari laman MSNBC.com:

Impoten

“Impoten adalah hal paling ditakuti pria. Ketika libido menurun, kondisi ini bisa membuatnya rendah diri,” kata Ken Robbins, psikiater sekaligus profesor spesialis penyakit dalam di Universitas Wisconsin, AS.

Kecemasan pria pada performa bercinta ini sebenarnya tidak mengejutkan, mengingat sebuah penelitian di Inggris pada 2008 menunjukkan bahwa pria memikirkan seks 13 kali sehari, dibandingkan dengan bagi wanita 5 kali sehari.

Jika mengalami impotensi dini, hal ini harus diwaspadai, karena bagi pria, masalah ini lebih menakutkan dari kanker atau kematian. Bisa jadi ada alasan medis di balik gangguan ini. Jika pria sehat memiliki masalah ereksi dapat menjadi menjadi indikasi memiliki jaringan koroner abnormal, tekanan darah tinggi, kadar gula terlalu tinggi dalam darah, atau tanda lain dari penyakit jantung.

Jika ini kondisi ini dialami pasangan, coba periksa kolesterolnya secara rutin. Sebab, tiga perempat dari pria dengan disfungsi ereksi memiliki kadar kolesterol abnormal.

"Dua pertiga dari pria yang mengalami serangan jantung juga menderita disfungsi ereksi angina lebih cepat setidaknya tiga tahun," kata urolog John Mulhall, direktur Sexual Medicine Program dan Sexual Medicine Research Laboratory di Weill Medical College of Cornell University di New York City.

Fisik lemah

Kehilangan kekuatan fisik bisa membuat pria merasa tidak percaya diri. Bahkan jika pria tak mampu mengangkat sesuatu yang berat, maka mereka akan berpikir: 'Pria macam apa aku'.

Merasa lemah sebagai salah satu bagian tanda penuaan yang ditakuti 9 dari 10 orang pria yang disurvei awal tahun ini oleh American Geriatrics Society Foundation (AGSF) dan Abbott Labs.

Untuk mengatasinya, mulailah dengan berolahraga dan diet sehat sejak usia muda. Masalahnya, saat ini hanya 25 persen dari 1.000 orang pria dewasa dalam studi AGSF yang berolahraga rutin meskipun ini merupakan dasar untuk melindungi kesehatan otot.

Pensiun

Memasuki masa pensiun sering membuat sebagian pria merasa cemas. Meski tidak semua pria merasakan hal ini, tidak sedikit pria yang bertanya-tanya, 'Jika saya tak lagi berkarier, apa yang bisa saya lakukan?'.

"Pria takut pensiun, karena cara mereka mendefinisikan diri dan bagaimana mengisi waktu mereka," kata pakar kesehatan Laurie Jacobs.

Berbeda dari pria, wanita lebih menyukai pensiun dini. "Wanita merasa bisa meluangkan waktunya lebih banyak untuk keluarga, teman dan anak-anak,” ujar psikiater Ken Robbins menambahkan.

Solusi untuk menghadapi ketakutan ini, ajaklah pasangan untuk selalu mencoba mengikuti teknologi baru, tetap bersosialiasi dengan orang lebih muda agar menemukan kembali semangat muda mereka.

Pikun

Pria lebih rentan mengalami pikun lebih dini ketimbang wanita. Berdasarkan sebuah penelitian Mayo Clinic yang dimuat dalam jurnal September 2010 menyatakan, satu dari lima pria usia 70-85 tahun mengalami demensia awal.

Demensia adalah masalah kesehatan yang sering dicemaskan banyak orang, khususnya pria. Ketahuilah bahwa hanya sekitar 15 persen kasus penurunan kognitif ringan berkembang menjadi demensia setiap tahun. Untuk mengatasi masalah ini, ada baiknya melakukan gaya hidup sehat untuk menjaga jantung tetap sehat untuk menurunkan risiko pikun lebih dini.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.