Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
MATA INDONESIA, JAKARTA Menurut Badan Pusat Statistik, Indonesia memilik sekitar 1.340 suku bangsa. Sebanyak 255 di antaranya merupakan asli Pulau Papua.
Dari banyak suku tersebut melahirkan pula banyak bahasa yg berbeda, tetapi mereka masih memegang teguh nilai & norma nenek moyangnya.
Dari 200 -an suku itu setidaknya terdapat 5 yg cukup diketahui hingga sekarang. Kelimanya adalah:
1. Suku Asmat
Nama suku ini pasti sudah sering anda dengar. Suku Asmat merupakan yg terbesar di Pulau Papua. Hal yg menciptakannya terkenal adalah hasil ukiran kayunya karena memiliki motif unik.
Suku Asmat sangat percaya melalui ukiran yg mereka buat merupakan sebuah ritual sakral & cara berkomunikasi dengan leluhurnya.
Selain itu, Suku Asmat juga terkenal akan tarian Tobe. Dahulu, tarian itu ditampilkan ketika ada perintah perang dari kepala suku. Namun, sekarang tarian Tobe dipakai untuk menyambut tamu sebagai penghormatan.
Sebagai tarian perang, Tobe dipadukan dengan nyanyian pembakar semangat & diiringi musik tifa. Para penari mengpakai manikmanik di dada, rok dari akar bahar, & daun daun yg diselipkan pada badan mereka yg melambangkan bahwa mereka dekat dengan alam.
2. Suku Dani
Selain Asmat, Dani juga merupakan suku yg cukup populer. Suku yg mendiami pegunungan Kabupaten Jayawijaya, Papua itu juga suku terbesar di sana.
Seperti halnya Asmat, Suku Dani juga mendiami sekitar wilayah di Lembah Baliem. Keunikan suku itu adalah banyak yg masih mendiami rumah rumah adat Honai (rumah berbentuk bundar yg terdiri dari dua lantai & terbuat dari kayu dengan atap jerami atau ilalang berbentuk kerucut).
Suku Dani juga terkenal akan tradisi ekstremnya yg bernama Iki Palek atau tradisi mengamputasi jari sebagai tanda bukti kasih sayang & ungkapan rasa kehilangan. Selain rasa kasih sayang, jari yg dipotong juga menunjukkan berapa banyak keluarga mereka yg sudah meninggal. Meskipun mayoritas wanita yg mengerjakan tradisi ini, tetapi pria juga ikut mengerjakannya sebagai bentuk kesedihan atas kehilangan.
3. Suku Amungme
Suku ini terkenal karena memiliki ikatan kuat dengan gunung. Bagi Suku Amungme, gunung & sekitarnya adalah tempat suci yg harus dijaga.
Gunung yg sangat mereka agung- agungkan adalah gunung yg dijadikan penambangan emas oleh PT Freeport. Mereka menyebutnya Nemang Kawi.
Nemang memiliki arti panah, sedangkan kawi artinya suci. Sehingga, Nawang Kawi bermakna panah suci. Panah suci merupakan sebuah simbol untuk perdamaian & bebas dari perang. Wilayah tempat Suku Amungme tinggal disebut Amungsa.
4. Suku Korawai
Suku Korowai diketahui akan keunikannya, yaitu tinggal di rumahrumah pohon. Mereka tinggal di atas rumah pohon setinggi 15 hingga 50 meter.
Tujuan rumah di atas pohon supaya terhindar dari binatang buas & juga gangguan dari roh jahat. Suku ini juga takut kepada serangan laleo atau iblis yg kejam. Suku Korowai mendiami wilayah Kaibar, Kabupaten Mappi, Papua.
Populasi mereka saat ini diperkirakan mencapai 3000 orang. Menariknya, hingga 1970 masyarakat Suku Korowai tidak mengetahui keberadaan manusia lain selain kelompok mereka. Sehingga, masyarakat suku ini menganggap mereka adalah satusatunya manusia yg hidup di bumi ini.
5. Suku Muyu
Suku Muyu adalah salah satu suku di Papua yg mendiami daerah sekitar Sungai Muyudi sebelah Timur Laut Merauke. Bahasa yg dipakai adalah bahasa Muyu. Orang Muyu juga menyebut dirinya dengan istilah Kati yg berarti manusia sesungguhnya. Meskipun tinggal di pedalaman, alat tukar yg mereka pakai adalah kulit kerang (ot) & gigi anjing (mindit).
Sistem barter barang barang dalam Suku Muyu masih ada hingga sekarang. Masyarakat Suku Muyu juga diketahui pekerja keras & memiliki tekad yg kuat. Ciri ini masih dimiliki orang orang Muyu hingga saat ini.
Suku Muyu dianggap sebagai suku pedalaman yg paling pintar. Mereka menduduki mayoritas posisi penting dalam struktur birokrasi di Boven Digoel.
Itulah beberapa suku yg ada di Papua. Masih banyak suku lainnya yg masih jarang diketahui. (Reygita Laura)
Dari banyak suku tersebut melahirkan pula banyak bahasa yg berbeda, tetapi mereka masih memegang teguh nilai & norma nenek moyangnya.
Dari 200 -an suku itu setidaknya terdapat 5 yg cukup diketahui hingga sekarang. Kelimanya adalah:
1. Suku Asmat
Nama suku ini pasti sudah sering anda dengar. Suku Asmat merupakan yg terbesar di Pulau Papua. Hal yg menciptakannya terkenal adalah hasil ukiran kayunya karena memiliki motif unik.
Suku Asmat sangat percaya melalui ukiran yg mereka buat merupakan sebuah ritual sakral & cara berkomunikasi dengan leluhurnya.
Selain itu, Suku Asmat juga terkenal akan tarian Tobe. Dahulu, tarian itu ditampilkan ketika ada perintah perang dari kepala suku. Namun, sekarang tarian Tobe dipakai untuk menyambut tamu sebagai penghormatan.
Sebagai tarian perang, Tobe dipadukan dengan nyanyian pembakar semangat & diiringi musik tifa. Para penari mengpakai manikmanik di dada, rok dari akar bahar, & daun daun yg diselipkan pada badan mereka yg melambangkan bahwa mereka dekat dengan alam.
2. Suku Dani
Selain Asmat, Dani juga merupakan suku yg cukup populer. Suku yg mendiami pegunungan Kabupaten Jayawijaya, Papua itu juga suku terbesar di sana.
Seperti halnya Asmat, Suku Dani juga mendiami sekitar wilayah di Lembah Baliem. Keunikan suku itu adalah banyak yg masih mendiami rumah rumah adat Honai (rumah berbentuk bundar yg terdiri dari dua lantai & terbuat dari kayu dengan atap jerami atau ilalang berbentuk kerucut).
Suku Dani juga terkenal akan tradisi ekstremnya yg bernama Iki Palek atau tradisi mengamputasi jari sebagai tanda bukti kasih sayang & ungkapan rasa kehilangan. Selain rasa kasih sayang, jari yg dipotong juga menunjukkan berapa banyak keluarga mereka yg sudah meninggal. Meskipun mayoritas wanita yg mengerjakan tradisi ini, tetapi pria juga ikut mengerjakannya sebagai bentuk kesedihan atas kehilangan.
3. Suku Amungme
Suku ini terkenal karena memiliki ikatan kuat dengan gunung. Bagi Suku Amungme, gunung & sekitarnya adalah tempat suci yg harus dijaga.
Gunung yg sangat mereka agung- agungkan adalah gunung yg dijadikan penambangan emas oleh PT Freeport. Mereka menyebutnya Nemang Kawi.
Nemang memiliki arti panah, sedangkan kawi artinya suci. Sehingga, Nawang Kawi bermakna panah suci. Panah suci merupakan sebuah simbol untuk perdamaian & bebas dari perang. Wilayah tempat Suku Amungme tinggal disebut Amungsa.
4. Suku Korawai
Suku Korowai diketahui akan keunikannya, yaitu tinggal di rumahrumah pohon. Mereka tinggal di atas rumah pohon setinggi 15 hingga 50 meter.
Tujuan rumah di atas pohon supaya terhindar dari binatang buas & juga gangguan dari roh jahat. Suku ini juga takut kepada serangan laleo atau iblis yg kejam. Suku Korowai mendiami wilayah Kaibar, Kabupaten Mappi, Papua.
Populasi mereka saat ini diperkirakan mencapai 3000 orang. Menariknya, hingga 1970 masyarakat Suku Korowai tidak mengetahui keberadaan manusia lain selain kelompok mereka. Sehingga, masyarakat suku ini menganggap mereka adalah satusatunya manusia yg hidup di bumi ini.
5. Suku Muyu
Suku Muyu adalah salah satu suku di Papua yg mendiami daerah sekitar Sungai Muyudi sebelah Timur Laut Merauke. Bahasa yg dipakai adalah bahasa Muyu. Orang Muyu juga menyebut dirinya dengan istilah Kati yg berarti manusia sesungguhnya. Meskipun tinggal di pedalaman, alat tukar yg mereka pakai adalah kulit kerang (ot) & gigi anjing (mindit).
Sistem barter barang barang dalam Suku Muyu masih ada hingga sekarang. Masyarakat Suku Muyu juga diketahui pekerja keras & memiliki tekad yg kuat. Ciri ini masih dimiliki orang orang Muyu hingga saat ini.
Suku Muyu dianggap sebagai suku pedalaman yg paling pintar. Mereka menduduki mayoritas posisi penting dalam struktur birokrasi di Boven Digoel.
Itulah beberapa suku yg ada di Papua. Masih banyak suku lainnya yg masih jarang diketahui. (Reygita Laura)
Sumber:
Ini 5 Suku Papua yg Paling Dikenal Masyarakat Luas Kemarin 23:42