Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Menangis untuk Melepas Sedikit Beban
Konten Sensitif
Buka
ilustrasi
Bismillah
Manusia hidup di dunia tidak lepas dari menangis. Karena kita tahu sejatinya hidup di dunia ini tempatnya ujian, kesusahan & permasalahan.
Menangis, umumnya dilakukan oleh orang-orang yg tertimpa masalah atau ujian. Meski ada beberapa orang menangis bahagia & karena haru. Haru tidak mengira kalau kebahagiaan, kesenangan ternyata akhirnya berpihak kepada seseorang.
Untuk kali ini, TS akan sedikit bahas menangis disebabkan ketidak sukaan atau kesusahan yg kerap menghampiri hidup manusia. Beberapa sebab diantaranya yaitu:
1. Kehilangan Barang Berharga
Manusia terkadang akan melampiaskan dukanya dengan menangis. Salah satu yg menyebabkan orang menangis yaitu ketika barang yg dimilikinya itu hilang.
Apalagi kalau barang atau benda yg dimiliki itu memiliki nilai atau harga beli yg tinggi. Tentu ada beberapa orang yg melampiaskannya dengan menangis. Seperti kehilangan mobil atau kendaraan bermotor, perhiasan atau barang-barang berharga lainnya.
Akan tetapi, meski demikian, ada beberapa orang yg menyikapinya biasa saja, karena ia paham betul bahwa yg dimiliki di dunia ini hanyalah titipan dari sang maha pencipta. Di mana setiap saat boleh jadi akan kembali kepada pemilik aslinya.
Untuk itulah, bagi seorang muslim ketika kehilangan sesuatu, ia diajarkan mengucap istirja'. "Inna lillahi wa inna ilaihi roji'uun.
2. Kehilangan Orang yg Dikasihi
Setiap yg berjiwa pasti mati. Kalimat tersebut semua orang pasti sudah pahami. Hanya saja, untuk yakin & ridho bahwa kematian orang sekitar pasti akan dijumpai, bukanlah perkara mudah.
Tentu saja, ketika manusia ditinggal oleh orang-orang di sekitarnya, baik karena dekat, kenal bahkan ada hubungan darah. Maka kematian itu hal yg menyedihkan, sehingga sering kali didapati orang-orang yg menangis disebabkan oleh perginya orang-orang di sekitarnya.
3. Divonis Penyakit Ganas
Selain dua sebab sebelumnya, seseorang menangis boleh jadi karena menderita penyakit cukup ganas, lantas oleh dokter divonis waktu kematiannya.
Siapa pun orangnya, kalau mendengar vonis penyakit & kematiannya, tentu tangisan adalah hal yg kerap merespon keadaan semacam itu.
4. Tertimpa Musibah
Untuk point berikutnya yaitu orang yg tertimpa musibah, meski tidak semua orang merespon musibah yg hadir dengan menangis, tetapi umumnya orang akan bereaksi seperti itu.
Misal saja tiba-tiba tertimpa bencana banjir, tsunami, gempa, longsor, gunung meletus & masih banyak lagi musibah yg lain.
5. Teringat Dosa-dosa
Dari beberapa penyebab orang menangis pada point-point sebelumnya, maka point ini luar biasa, karena jarang orang mengerjakan hal ini.
Jika menangis karena kehilangan barang, orang yg dikasihi, ditimpa sakit, atau musibah melanda, berbeda dengan sebab menangis karena teringat dosa-dosa.
Manusia tahu bahwa setiap perjalanan hidup di dunia, tidak akan mungkin lepas dari ujian atau perkara yg tidak mengenakkan. Menangis karena itu semua dapat dikatakan biasa saja.
Namun, jadi istimewa kalau menangis itu dengan sebab ingat pada dosa-dosa. Jika demikian, itu artinya ia ingat akan hari kepastian atau masa depan yg benar-benar terdepan.
Dari ayat tersebut, menunjukkan pentingnya muhasabah atau instropeksi diri akan apa-apa yg sudah diperbuat, untuk bekal berpulang di hari kekekalan. Menangis karena inilah yg dibenarkan.
Tulisan: nibrasulhaq
Narasi: Oppri
Konten Sensitif
Buka
ilustrasi
Bismillah
Manusia hidup di dunia tidak lepas dari menangis. Karena kita tahu sejatinya hidup di dunia ini tempatnya ujian, kesusahan & permasalahan.
Menangis, umumnya dilakukan oleh orang-orang yg tertimpa masalah atau ujian. Meski ada beberapa orang menangis bahagia & karena haru. Haru tidak mengira kalau kebahagiaan, kesenangan ternyata akhirnya berpihak kepada seseorang.
Untuk kali ini, TS akan sedikit bahas menangis disebabkan ketidak sukaan atau kesusahan yg kerap menghampiri hidup manusia. Beberapa sebab diantaranya yaitu:
1. Kehilangan Barang Berharga
Manusia terkadang akan melampiaskan dukanya dengan menangis. Salah satu yg menyebabkan orang menangis yaitu ketika barang yg dimilikinya itu hilang.
Apalagi kalau barang atau benda yg dimiliki itu memiliki nilai atau harga beli yg tinggi. Tentu ada beberapa orang yg melampiaskannya dengan menangis. Seperti kehilangan mobil atau kendaraan bermotor, perhiasan atau barang-barang berharga lainnya.
Akan tetapi, meski demikian, ada beberapa orang yg menyikapinya biasa saja, karena ia paham betul bahwa yg dimiliki di dunia ini hanyalah titipan dari sang maha pencipta. Di mana setiap saat boleh jadi akan kembali kepada pemilik aslinya.
Untuk itulah, bagi seorang muslim ketika kehilangan sesuatu, ia diajarkan mengucap istirja'. "Inna lillahi wa inna ilaihi roji'uun.
2. Kehilangan Orang yg Dikasihi
Setiap yg berjiwa pasti mati. Kalimat tersebut semua orang pasti sudah pahami. Hanya saja, untuk yakin & ridho bahwa kematian orang sekitar pasti akan dijumpai, bukanlah perkara mudah.
Tentu saja, ketika manusia ditinggal oleh orang-orang di sekitarnya, baik karena dekat, kenal bahkan ada hubungan darah. Maka kematian itu hal yg menyedihkan, sehingga sering kali didapati orang-orang yg menangis disebabkan oleh perginya orang-orang di sekitarnya.
3. Divonis Penyakit Ganas
Selain dua sebab sebelumnya, seseorang menangis boleh jadi karena menderita penyakit cukup ganas, lantas oleh dokter divonis waktu kematiannya.
Siapa pun orangnya, kalau mendengar vonis penyakit & kematiannya, tentu tangisan adalah hal yg kerap merespon keadaan semacam itu.
4. Tertimpa Musibah
Untuk point berikutnya yaitu orang yg tertimpa musibah, meski tidak semua orang merespon musibah yg hadir dengan menangis, tetapi umumnya orang akan bereaksi seperti itu.
Misal saja tiba-tiba tertimpa bencana banjir, tsunami, gempa, longsor, gunung meletus & masih banyak lagi musibah yg lain.
5. Teringat Dosa-dosa
Dari beberapa penyebab orang menangis pada point-point sebelumnya, maka point ini luar biasa, karena jarang orang mengerjakan hal ini.
Jika menangis karena kehilangan barang, orang yg dikasihi, ditimpa sakit, atau musibah melanda, berbeda dengan sebab menangis karena teringat dosa-dosa.
Manusia tahu bahwa setiap perjalanan hidup di dunia, tidak akan mungkin lepas dari ujian atau perkara yg tidak mengenakkan. Menangis karena itu semua dapat dikatakan biasa saja.
Namun, jadi istimewa kalau menangis itu dengan sebab ingat pada dosa-dosa. Jika demikian, itu artinya ia ingat akan hari kepastian atau masa depan yg benar-benar terdepan.
Quote:
QS. Al-Hasyr (59): 18 di mana Allah memerintahkan sebagai berikut:
Hai orang-orang yg beriman, bertakwalah kepada Allah & hendaklah setiap diri memperhatikan apa yg sudah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); & bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yg anda kerjakan.
QS. Al-Hasyr (59): 18 di mana Allah memerintahkan sebagai berikut:
Hai orang-orang yg beriman, bertakwalah kepada Allah & hendaklah setiap diri memperhatikan apa yg sudah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); & bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yg anda kerjakan.
Dari ayat tersebut, menunjukkan pentingnya muhasabah atau instropeksi diri akan apa-apa yg sudah diperbuat, untuk bekal berpulang di hari kekekalan. Menangis karena inilah yg dibenarkan.
Tulisan: nibrasulhaq
Narasi: Oppri
Hari ini 07:36