Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Bosen nggak sih yg diomongin beberapa bulan ini:
1. saham Prajogo Pangestu
2. saham Salim
3. Big caps mau windres
4. UNTR yg turun terus
Akhirnya, ane iseng dong mau cari saham lain yg potensial. Ketemulah metode Tiny Titans dari James O'Shaughnessy, seorang investor saham di Amerika Serikat yg mengpakai strategi investasi ke saham dengan kapitalisasi pasar kecil.
dia mulai mengembangkan strategi ini dengan beberapa alasan berikut ini:
Saham berkapitalisasi pasar kecil memiliki sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali analisis dari sekuritas sehingga sering diabaikan
Saham berkapitalisasi pasar kecil memiliki korelasi atau bobot yg rendah kepada indeks utama [dalam konteks AS di S&P 500] sehingga dapat dimasukkan dalam strategi investasi yg terdiversifikasi. [Maksudnya, kalau indeks utama turun, saham dengan bobot rendah ini berpotensi bergerak berlawanan arah]
Cuma kelemahannya, kita harus sabar menanti fluktuasi di saham-saham kecil begini. Soalnya, ya geraknya menanti pemain akbar datang. Biasanya pemain besarnya bukan yg akbar banget, paling trader atau pemodal sedang yg iseng masuk, tentu dengan alasan teknikal, lagi gak likuid. atau fundamental oke jadi ada alasan buat naikin.
Namun, si O'Shaughnessy ingetin, kalau mau main ke saham begini, minimal 25 saham (kalau perbandingan dengan jumlah saham di AS, ya di kita 15 saham aja maksimal hehe).
Di sini, salah satu metriks lainnya, si O'Shaughnessy pake price to sales untuk cari yg murah. Alasannya, price ro sales sulit dimanipulasi ketimbang P/E.
Pas dicoba di Indo, hasilnya dapat banyak emiten yg salesnya emang gede, tetapi marginnya tipis. hehe, tetapi mayoritas nemunya dividen semua sih.
Di sini ane review 5 saham raksasa kecil paling murah: baca selengkapnya
List sahamnya ini:
$BAYU
$ERTX
$DEWA
$BUDI
$SRSN
1. saham Prajogo Pangestu
2. saham Salim
3. Big caps mau windres
4. UNTR yg turun terus
Akhirnya, ane iseng dong mau cari saham lain yg potensial. Ketemulah metode Tiny Titans dari James O'Shaughnessy, seorang investor saham di Amerika Serikat yg mengpakai strategi investasi ke saham dengan kapitalisasi pasar kecil.
dia mulai mengembangkan strategi ini dengan beberapa alasan berikut ini:
Saham berkapitalisasi pasar kecil memiliki sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali analisis dari sekuritas sehingga sering diabaikan
Saham berkapitalisasi pasar kecil memiliki korelasi atau bobot yg rendah kepada indeks utama [dalam konteks AS di S&P 500] sehingga dapat dimasukkan dalam strategi investasi yg terdiversifikasi. [Maksudnya, kalau indeks utama turun, saham dengan bobot rendah ini berpotensi bergerak berlawanan arah]
Cuma kelemahannya, kita harus sabar menanti fluktuasi di saham-saham kecil begini. Soalnya, ya geraknya menanti pemain akbar datang. Biasanya pemain besarnya bukan yg akbar banget, paling trader atau pemodal sedang yg iseng masuk, tentu dengan alasan teknikal, lagi gak likuid. atau fundamental oke jadi ada alasan buat naikin.
Namun, si O'Shaughnessy ingetin, kalau mau main ke saham begini, minimal 25 saham (kalau perbandingan dengan jumlah saham di AS, ya di kita 15 saham aja maksimal hehe).
Di sini, salah satu metriks lainnya, si O'Shaughnessy pake price to sales untuk cari yg murah. Alasannya, price ro sales sulit dimanipulasi ketimbang P/E.
Pas dicoba di Indo, hasilnya dapat banyak emiten yg salesnya emang gede, tetapi marginnya tipis. hehe, tetapi mayoritas nemunya dividen semua sih.
Di sini ane review 5 saham raksasa kecil paling murah: baca selengkapnya
List sahamnya ini:
$BAYU
$ERTX
$DEWA
$BUDI
$SRSN