• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

5 Rahasia Agar Ibadah Diterima, Sangat Gampang!

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Ingin Diterima atau Sia-sia

5 Rahasia Agar Ibadah Diterima, Sangat Gampang!


ilustrasi

Bismillah

Ibadah merupakan salah satu bukti bahwa seorang hamba itu beriman. Tuhan Rabbul 'alamiin mencipta manusia memang dengan beberapa alasan.

Ibadah adalah salah satu tujuan penciptaan. Ketika seorang hamba menjalankan perintah Allah dengan beribadah sungguh-sungguh, itu membuktikan bagaimana ketakwaan seseorang.

Menjadi orang yg bertakwa kepada Allah, tentu ia tidak akan pilih-pilih perintah yg memang harus dikerjakannya & menjauhi apapun yg dilarang.

Dari beberapa tujuan penciptaan & hidup kita, satu yg paling
utama yaitu cuma supaya beribadah kepada Allah SWT.

Quote:
Allah SWT berfirman:



"Dan saya tidak menciptakan jin & manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku."(ad-dzariat:56).​


Ibadah tidak sekadar ibadah, karena ia juga harus sesuai syari'at atau aturan yg ditentukan oleh agama Islam. Tentu saja setiap orang akan mengharapkan ibadahnya diterima, berikut beberapa upaya supaya ibadah diterima:

1. Ada Iman atau Keyakinan Kuat
Iman atau percaya, dalam hal ini kepercayaan kepada Rabb pencipta harus & wajib ada dalam dada seorang hamba.

Dalam Syari'at Islam, mengimani adanya Allah subhanahu wa ta'ala adalah yg paling utama. Mengimani adanya Allah pun harusnya tidak sekadar diucapkan melalui lisan, tetapi diyakini dalam hati juga. Kemudian tentu saja goalnya adalah pengamalan atau implementasi.

Mengimani Allah mengapa penting? Karena iman adalah gerbang awal dalam menjalankan amal saleh. Ketika amal saleh tidak benar-benar ditujukan kepada Allah semata, tentu amalan itu akan jatuh pada kesyirikan, baik itu kecil hingga besar.

Ketika manusia menyekutukan Allah, ingatlah bahwa itu akan berakibat buruk, yaitu akan mendapat dosa besar. Syirik memanglah salah satu dari beberapa dosa yg merupakan dosa besar.

Namanya saja dosa besar, maka dosa itu tidak akan mudah diampuni oleh Allah subhanahu wa ta'ala. Jika harap diampuni, tentu harus benar-benar bertaubat akan dosa itu.

2. Niat Benar & Lurus

Semua amalan yg dilakukan seorang hamba, tidak akan diterima kalau niatnya tidak benar atau lurus.

Niat memang termasuk ibadah hati, yg dapat mengetahui hanyalah rabb pencipta dengan hamba yg bersangkutan.

Urusan niat ini perkara mendasar. Seorang hamba jangan hingga salah niat saat beramal. Jika kita dari awal memiliki niat tidak benar, seperti niat harap dipandang orang atau harap dipuji, maka dapat dipastikan amalan yg dilakukan itu akan sia-sia saja.

Untuk itulah, penting bagi hamba dari awal ketika akan mengerjakan amal shalih, maka harus diniati dengan hati yg tulus. Insyaallah ibadah kita diterima oleh Allah SWT.

3. Taqwa & Merasa Diawasi
Seperti kita tahu bahwa taqwa adalah bukan perkara remeh, ia tingkatan tertinggi dari seorang hamba.

Jika seorang hamba harap amal salehnya ternilai di hadapan sang pencipta, maka perlu ada ketakwaan dalam jiwa seseorang. Selain itu, perlu baginya ada rasa bahwa dirinya sering diawasi oleh sang pencipta.

4. Fokus Harap Rida-Nya

Ketika seorang hamba beramal, tentu tidak sedikit godaan yg mengiringi sebuah amal. Untuk itulah, seorang hamba haruslah fokus, benar-benar fokus untuk apa ia mengerjakan sebuah amal.

Jika beramal sekadar beramal, tidak berpikir hendak diterima ataukah tidak, maka tentu saja cuma jadi sebuah kesia-siaan saja.

Jika cuma harap meraih rida netizen, sementara netizen itu seabrek & beragam maunya, tentu cuma akan menciptakan seorang hamba lelah. Cukupkan sebuah amal itu cuma berharap rida dari-Nya.

Quote:
Allah SWT berfirman:


"Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai(nya)."
(Ghafir:14).​


5. Amalan yg Berdasar
Jika seorang hamba harap amal salehnya tidak sia-sia, satu hal yg cukup penting selain yg sudah disebutkan di atas, yaitu contoh atau dasar.

Jadi, amal saleh itu ada & mengikuti panduan yg jelas & sahih. Tidak asal mengerjakan amal.

Begitulah beberapa cara supaya sebuah ibadah itu ada nilainya kelak.

Wassalam
Penulis:@nibrasulhaq
Narasi: Oppri

Hari ini 16:02
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.