yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Google dan Facebook bisa jadi dua perusahaan teknologi idaman bagi sebagian besar orang di dunia.
Anggapan itu tentu memunculkan pertanyaan, sejauh mana kenyamanan sistem kerja yang dibangun Google maupun Facebook.
Sebagai orang yang berada di luar perusahaan, tentu kita tak bisa mengukur secara jujur. Beda halnya jika karyawan perusahaan teknologi tersebut langsung membeberkan testimoninya, baik atau buruk, menyenangkan atau membosankan.
Dilansir Business Insider, Senin 15 Juli 2013, laman Glassdoor.com menyajikan survei tanggapan karyawan perusahaan seputar nuansa kultur, gaya hidup, sampai apa yang bisa dipelajari sambil bekerja di perusahaan tempat ia berkarir.
Survei kali ini menempatkan Facebook sebagai tempat yang paling nyaman dan terbaik untuk bekerja. Perusahaan jejaring sosial itu mengalahkan Google yang berada di peringkat kelima.
Bahkan Apple, menurut survei ini bertengger di posisi 19 besar dari 25 perusahaan teknologi terbaik untuk bekerja di tahun 2013.
Survei ini mengulas 25 perusahaan dalam kurun 12 bulan, 26 Juni 2012-25 Juni 2013, dengan kategori nilai perusahaan berskala 5 untuk menggambarkan tingkat kepuasan karyawan. Poin 1 menunjukkan sangat tidak puas, poin 3 berarti puas, dan poin 5 menunjukkan sangat puas.
Berikut lima perusahaan yang bertengger di lima peringkat teratas:
1. Facebook
2. Guidewire
3. Riverbed Technology
4. Riot Games
5. Google
Anggapan itu tentu memunculkan pertanyaan, sejauh mana kenyamanan sistem kerja yang dibangun Google maupun Facebook.
Sebagai orang yang berada di luar perusahaan, tentu kita tak bisa mengukur secara jujur. Beda halnya jika karyawan perusahaan teknologi tersebut langsung membeberkan testimoninya, baik atau buruk, menyenangkan atau membosankan.
Dilansir Business Insider, Senin 15 Juli 2013, laman Glassdoor.com menyajikan survei tanggapan karyawan perusahaan seputar nuansa kultur, gaya hidup, sampai apa yang bisa dipelajari sambil bekerja di perusahaan tempat ia berkarir.
Survei kali ini menempatkan Facebook sebagai tempat yang paling nyaman dan terbaik untuk bekerja. Perusahaan jejaring sosial itu mengalahkan Google yang berada di peringkat kelima.
Bahkan Apple, menurut survei ini bertengger di posisi 19 besar dari 25 perusahaan teknologi terbaik untuk bekerja di tahun 2013.
Survei ini mengulas 25 perusahaan dalam kurun 12 bulan, 26 Juni 2012-25 Juni 2013, dengan kategori nilai perusahaan berskala 5 untuk menggambarkan tingkat kepuasan karyawan. Poin 1 menunjukkan sangat tidak puas, poin 3 berarti puas, dan poin 5 menunjukkan sangat puas.
Berikut lima perusahaan yang bertengger di lima peringkat teratas:
1. Facebook
Perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg ini memiliki semangat dan energi yang besar untuk jadi perusahaan teknologi terkemuka. Facebook bergerak cepat dan kini mencapai lebih dari 1,1 miliar jumlah pengguna di seluruh dunia.
Karyawan Facebook mengakui lingkungan kerja yang sangat nyaman. "Lingkungan dan rekan kerja yang menyenangkan. Saya benar-benar menikmati saat rehat makan. Pembelajaran yang terus-menerus membuat Anda tumbuh dalam pengetahuan sebagai pribadi maupun sebagai karyawan," ujar salah seorang karyawan.
Bukan itu saja, teknisi di Facebook juga diperlakukan dengan sangat hormat dan prioritas. Dalam menciptakan lingkungan kerja, aturan dan kebijakan yang berlaku di Facebook fleksibel, tidak kaku, malah sebaliknya kebijakan yang ada merangsang karyawan untuk terus berinovasi.
Facebook mendapatkan skor 4,7.
2. Guidewire
Perusahaan peranti keras dan lunak komputer asal AS ini memiliki lingkungan kerja kolaboratif yang asyik, karyawan saling membantu dalam pekerjaan.
"Orang-orang yang asyik dalam membantu memastikan kami semua tumbuh dan mencapai potensi maksimal masing-masing. Saya sudah lebih dari setahun mengabdi di kantor ini, dan pengalaman di sini terus menjadi manfaat dengan berbagai cara," ujar karyawan Guidewire.
Karyawan mengaku mendapatkan benefit kesehatan dan kompensasi yang lebih baik. "Pekerjaan di sini sangat menarik yang kadang menyingkap waktu guna kepentingan pribadi," ujar karyawan.
Guidewire meraih poin 4,6.
3. Riverbed Technology
Riverbed merupakan perusahaan peranti keras jaringan berbasis San Francisco, AS. Dengan total 2.000 karyawan, perusahaan ini masih beroperasi seperti perusahaan rintisan (startup) yang gesit. Perusahaan ini memberikan banyak kemerdekaan dan fleksibilitas kepada karyawannya.
Bagaimana tanggapan karyawan soal lingkungan kerjanya?
"Anda diberi kemerdekaan yang besar untuk melakukan pekerjaan Anda secara mandiri. Anda juga diberi kepercayaan untuk mengembangkan sesuatu di sini," ujar pengakuan karyawan.
Riverbed juga diakui berhasil membangun kultur perusahaan yang berbeda.
"Tempat yang baik untuk keseimbangan kehidupan kerja, kultur yang mengagumkan. Jika Anda ingin jadi pengembang sistem, inilah tempat untuk memulainya," kata karyawan lain dalam testimoni.
Riverbed mendapatkan skor 4,4.
4. Riot Games
Publisher game asal Santa Monica, California, AS ini benar-benar menghargai karyawannya dan menawarkan kesempatan kepada karyawan untuk terus tumbuh dan belajar.
Lihat saja, di lingkungan kerja Riot Games, disediakan dapur yang lengkap, jam kerja yang fleksibel, dan ruang kerja yang lebih terang.
"Perusahaan mengambil perhatian yang lucu dari kami, dan mencoba setiap langkah untuk memastikan kami menyatu secara kultural, intelektual, dan sosial satu sama lain," kata pengakuan karyawan.
Kultur kerja di Riot memiliki budaya yang bersahabat sekaligus punya standar yang tinggi.
Riot Games meraih skor 4,4.
5. Google
Perusahaan raksasa Internet ini terkenal memiliki fasilitas besar pada karyawannya. Sayang, itu saja belum cukup untuk mendongkrak kenyamanan lingkungan kerja bagi karyawannya. Google terkunci di peringkat kelima dengan poin 4,3.
"Makanan dan makanan, lebih dari 15 kafe tersebar di lingkungan kantor. Dapur mini, makanan dan minuman ringan, sarapan, makan siang, dan makan malam, semuanya gratis sepanjang hari," ujar karyawan.
Google membangun harapan yang tinggi bagi karyawan dalam menemukan keseimbangan hidup maupun kerja. Struktur perusahaan dan gaya manajemen mencerminkan pengaturan diri sendiri.