Vans eiger
IndoForum Senior C
- No. Urut
- 69130
- Sejak
- 22 Apr 2009
- Pesan
- 5.332
- Nilai reaksi
- 212
- Poin
- 63
VIVAnews - Lima orang pengusaha Indonesia masuk daftar orang kaya di dunia. Kelimanya adalah Michael Hartono, R Budi Hartono, Sukanto Tanoto, Martua Sitorus, dan Peter Sondakh.
Dalam daftar 1.000 Orang Terkaya Dunia 2009 yang ditelusuri dari laman Majalah Forbes, Kamis 12 Maret 2009, Michael Hartono (69) dan R Budi Hartono (68) sama-sama bertengger di posisi 430 orang kaya dunia. Kakak beradik pemilik perusahaan rokok, PT Djarum, ini masing-masing memiliki kekayaan sebanyak US$ 1,7 miliar.
Keduanya juga tercatat sebagai pemilik 50 persen saham bunk Central Asia. Tidak hanya itu, mereka juga memegang saham di sejumlah perusahaan properti, seperti pusat perbelanjaan mewah, apartemen, perkantoran dan hotel di Grand Indonesia.
Orang kaya Indonesia lain yang masuk jajaran top terkaya dunia adalah Sukanto Tanoto (56), pemilik perusahaan Raja Garuda Mas International yang berdomisili di Singapura. Ia tercatat di peringkat 450 dengan harta kekayaan sebanyak US$ 1,6 miliar. Usahanya banyak bergerak di bidang agrikultur.
Sementara Martu Sitorus berada di peringkat 522 orang kaya dunia dengan jumlah kekayaan US$ 1,4 miliar. Pria berusia 49 tahun ini mengurusi bisnis di bidang agrikultur, khususnya kelapa sawit dan kini tinggal di Singapura. Perkebunan pertama dibelinya pada 1994. Setelah bergabung dengan Wilmar International pada 2007 lalu, bisnisnya berkembang dan menjadi salah satu produsen minyak sawit dan minyak goreng terbesar di Asia.
Orang Indonesia lainnya yang masuk daftar Forbes adalah Peter Sondakh. Ia duduk di peringkat 701 dengan harta kekayaan sebanyak US$ 1 miliar. Pria 57 tahun ini menggeluti usaha di sektor telekomunikasi, retail dan hotel di bawah bendera Rajawali Group.
Peter adalah pemilik salah satu operator taksi terbesar, yakni Express Taxi. Pada 2007, ia menjual saham di Excelcomindo Pratama senilai lebih dari US$ 400 juta. Ia juga meneken kesepakatan dengan pemerintah Kamboja untuk mengembangkan maskapai penerbangan nasional di sana. September lalu, raja rokok Bentoel ini membuka Hotel St Regis di Bali. Ia juga memiliki rumah mewah di Beverly Hills.
Meski sama-sama memiliki harta senilai US$ 1,6 miliar, miliuner asal Amerika Serikat, Donald Trump, berada dua tingkat di bawah peringkat pengusaha Indonesia, Sukanto Tanoto.
Bos Raja Garuda Mas dan Donald Trump sama-sama duduk di peringkat 450 orang terkaya di dunia tahun 2009 versi majalah Forbes yang baru-baru ini dirilis. Dibandingkan data Desember 2008 lalu, jumlah kekayaan Sukanto jauh berkurang. Saat itu data Forbes menyebutkan kekayaannya US$ 2 miliar. Ini berarti dalam kurun waktu tiga bulan, hartanya turun US$ 400 juta.
Tapi jika dibandingkan dua orang kaya Indonesia lainnya, Michael Hartono dan R Budi Hartono, Donald Trump selisih 20 peringkat. Dua orang kakak beradik pemilik perusahaan rokok, PT Djarum dan bunk Central Asia itu sama-sama duduk di peringkat 430 orang kaya dunia dengan kekayaan US$ 1,7 miliar. Dibandingkan data pada Desember 2008 lalu, kekayaan Michael berkurang tipis. Saat itu jumlah kekayaannya US$ 1,72 miliar.
Turunnya harta kekayaan para konglomerat dunia ini terjadi akibat krisis global. Data majalah Forbes seperti dikutip Wall Street Journal, Rabu 11 Maret 2009, tahun ini dunia memiliki 793 miliuner. Jumlah tersebut menurun 30 persen dari tahun lalu, sekaligus merupakan penurunan pertama sejak 2003.
Nilai kekayaan bersih total orang-orang yang masuk ke dalam daftar orang kaya versi majalah Forbes jatuh 46 persen menjadi US$ 2,4 triliun. Kekayaan orang-orang kaya sekarang rata-rata memiliki nilai US$ 3 miliar, turun 23 persen dari tahun 2008.
Walaupun merugi US$ 18 miliar tahun lalu, penemu perusahaan piranti lunak terkemuka Microsoft Corp., Bill Gates tercatat sebagai orang terkaya di dunia untuk tahun 2009, dengan nilai kekayaan bersih US$ 40 miliar.
Di peringkat kedua daftar orang kaya, terdapat nama Warren Buffett dengan nilai kekayaan US$ 37 miliar. Dia kehilangan US$ 25 miliar tahun lalu setelah nilai saham perusahaannya, Berkshire Hathaway Inc., anjlok hampir sepertiga.
Bos telekomunikasi Meksiko, Carlos Slim Helu berada di urutan ketiga, dan Direktur Eksekutif Oracle Corp., Larry Ellison, berada di peringkat keempat.
Sumber
Dalam daftar 1.000 Orang Terkaya Dunia 2009 yang ditelusuri dari laman Majalah Forbes, Kamis 12 Maret 2009, Michael Hartono (69) dan R Budi Hartono (68) sama-sama bertengger di posisi 430 orang kaya dunia. Kakak beradik pemilik perusahaan rokok, PT Djarum, ini masing-masing memiliki kekayaan sebanyak US$ 1,7 miliar.
Keduanya juga tercatat sebagai pemilik 50 persen saham bunk Central Asia. Tidak hanya itu, mereka juga memegang saham di sejumlah perusahaan properti, seperti pusat perbelanjaan mewah, apartemen, perkantoran dan hotel di Grand Indonesia.
Orang kaya Indonesia lain yang masuk jajaran top terkaya dunia adalah Sukanto Tanoto (56), pemilik perusahaan Raja Garuda Mas International yang berdomisili di Singapura. Ia tercatat di peringkat 450 dengan harta kekayaan sebanyak US$ 1,6 miliar. Usahanya banyak bergerak di bidang agrikultur.
Sementara Martu Sitorus berada di peringkat 522 orang kaya dunia dengan jumlah kekayaan US$ 1,4 miliar. Pria berusia 49 tahun ini mengurusi bisnis di bidang agrikultur, khususnya kelapa sawit dan kini tinggal di Singapura. Perkebunan pertama dibelinya pada 1994. Setelah bergabung dengan Wilmar International pada 2007 lalu, bisnisnya berkembang dan menjadi salah satu produsen minyak sawit dan minyak goreng terbesar di Asia.
Orang Indonesia lainnya yang masuk daftar Forbes adalah Peter Sondakh. Ia duduk di peringkat 701 dengan harta kekayaan sebanyak US$ 1 miliar. Pria 57 tahun ini menggeluti usaha di sektor telekomunikasi, retail dan hotel di bawah bendera Rajawali Group.
Peter adalah pemilik salah satu operator taksi terbesar, yakni Express Taxi. Pada 2007, ia menjual saham di Excelcomindo Pratama senilai lebih dari US$ 400 juta. Ia juga meneken kesepakatan dengan pemerintah Kamboja untuk mengembangkan maskapai penerbangan nasional di sana. September lalu, raja rokok Bentoel ini membuka Hotel St Regis di Bali. Ia juga memiliki rumah mewah di Beverly Hills.
Sukanto Tanoto 2 Peringkat di Atas Donald Trump
Meski sama-sama memiliki harta senilai US$ 1,6 miliar, miliuner asal Amerika Serikat, Donald Trump, berada dua tingkat di bawah peringkat pengusaha Indonesia, Sukanto Tanoto.
Bos Raja Garuda Mas dan Donald Trump sama-sama duduk di peringkat 450 orang terkaya di dunia tahun 2009 versi majalah Forbes yang baru-baru ini dirilis. Dibandingkan data Desember 2008 lalu, jumlah kekayaan Sukanto jauh berkurang. Saat itu data Forbes menyebutkan kekayaannya US$ 2 miliar. Ini berarti dalam kurun waktu tiga bulan, hartanya turun US$ 400 juta.
Tapi jika dibandingkan dua orang kaya Indonesia lainnya, Michael Hartono dan R Budi Hartono, Donald Trump selisih 20 peringkat. Dua orang kakak beradik pemilik perusahaan rokok, PT Djarum dan bunk Central Asia itu sama-sama duduk di peringkat 430 orang kaya dunia dengan kekayaan US$ 1,7 miliar. Dibandingkan data pada Desember 2008 lalu, kekayaan Michael berkurang tipis. Saat itu jumlah kekayaannya US$ 1,72 miliar.
Turunnya harta kekayaan para konglomerat dunia ini terjadi akibat krisis global. Data majalah Forbes seperti dikutip Wall Street Journal, Rabu 11 Maret 2009, tahun ini dunia memiliki 793 miliuner. Jumlah tersebut menurun 30 persen dari tahun lalu, sekaligus merupakan penurunan pertama sejak 2003.
Nilai kekayaan bersih total orang-orang yang masuk ke dalam daftar orang kaya versi majalah Forbes jatuh 46 persen menjadi US$ 2,4 triliun. Kekayaan orang-orang kaya sekarang rata-rata memiliki nilai US$ 3 miliar, turun 23 persen dari tahun 2008.
Walaupun merugi US$ 18 miliar tahun lalu, penemu perusahaan piranti lunak terkemuka Microsoft Corp., Bill Gates tercatat sebagai orang terkaya di dunia untuk tahun 2009, dengan nilai kekayaan bersih US$ 40 miliar.
Di peringkat kedua daftar orang kaya, terdapat nama Warren Buffett dengan nilai kekayaan US$ 37 miliar. Dia kehilangan US$ 25 miliar tahun lalu setelah nilai saham perusahaannya, Berkshire Hathaway Inc., anjlok hampir sepertiga.
Bos telekomunikasi Meksiko, Carlos Slim Helu berada di urutan ketiga, dan Direktur Eksekutif Oracle Corp., Larry Ellison, berada di peringkat keempat.
Sumber




bisa habisss gk y tu duit...........