Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Kekuasaan yg Lantang Berbicara
link.pict
Assalamu'alaikum warahmatullah
Dalam tatanan bermasyarakat, berbangsa & bernegara, tentu ada aturan & norma-norma sosial.
Meski demikian, semakin ke sini, aturan & kebijakan juga hukum, tidak lagi obyektif & mengayomi seluruh lapisan. Orang yg merasa berkuasa, semakin sombong dengan kekuasaannya.
Hari ini yg berpengaruh adalah orang yg berkuasa. Untuk itu supaya kita sanggup bersabar & dapat melaluinya, maka kita perlu pahami beberapa hal yg dilakukan Orang berkuasa:
1. Seenaknya Menyuruh & Asal Perintah
Sering kali orang yg merasa berkuasa, ia kerap menyuruh semaunya. Tidak peduli bagaimana kondisi orang yg diperintah. Tidak mau tahu apakah itu pagi atau malam.
2. Seenak Hati Menyalahkan
Tidak cukup dengan suka menyuruh, asal perintah. Akan tetapi ia juga suka menyalahkan, tanpa meneliti atau mentabayyuni perkara yg tengah terjadi.
Ia tidak mau mendengar, yg penting baginya menuduh & menyalahkan secara serampangan.
3. Menghukum Sesukanya
Atas nama kuasa, seseorang menanggalkan hati nurani. Sehingga kerap menghukum sesuka hatinya. Hukuman atau konsekwensi yg diberikan sering kali tidak sesuai.
Ia menganggap sanksi yg diberikan apa mengatakan dia selaku orang yg berkuasa, tidak berpikir dampak-dampak lain yg menyertainya.
4. Mengkambing Hitamkan Orang Lemah
Orang-orang yg merasa berkuasa juga kerap mencari kambing hitam atas sebuah perkara, yg sejatinya adalah kesalahan yg diperbuatnya sendiri.
Bagai sebuah pepatah, lempar batu sembunyi tangan. Ia bersembunyi dari sebuah kesalahan, yg parahnya ia mencari orang lain untuk mempertanggung jawabkannya.
5. Gampang Murka
Orang yg berkuasa itu sering menuntut kesempurnaan dari orang di sekitarnya. Ketika orang di sekitarnya, apalagi dianggapnya lebih rendah, atau orang yg berada dalam naungannya.
Maka, ia akan gampang murka, lantas memarahi orang yg dianggapnya salah, tanpa bertanya, tidak pula konfirmasi kepada orang yg bersangkutan.
Bahkan ketika tahu ternyata orang yg dimarahi atau obyek kemurkaannya itu tidak bersalah, maka ia enggan meminta maaf, karena ia merasa dirinyalah yg berkuasa.
Semoga kita tetap kuat bersabar menghadapi orang yg sok berkuasa. Dan kita tidak jadi orang semacam itu ketika memiliki sebuah kuasa.
Wassalam
Penulis: s3chamdani
Narasi: opini pribadi
Hari ini 12:13
link.pict
Assalamu'alaikum warahmatullah
Dalam tatanan bermasyarakat, berbangsa & bernegara, tentu ada aturan & norma-norma sosial.
Meski demikian, semakin ke sini, aturan & kebijakan juga hukum, tidak lagi obyektif & mengayomi seluruh lapisan. Orang yg merasa berkuasa, semakin sombong dengan kekuasaannya.
Hari ini yg berpengaruh adalah orang yg berkuasa. Untuk itu supaya kita sanggup bersabar & dapat melaluinya, maka kita perlu pahami beberapa hal yg dilakukan Orang berkuasa:
1. Seenaknya Menyuruh & Asal Perintah
Sering kali orang yg merasa berkuasa, ia kerap menyuruh semaunya. Tidak peduli bagaimana kondisi orang yg diperintah. Tidak mau tahu apakah itu pagi atau malam.
2. Seenak Hati Menyalahkan
Tidak cukup dengan suka menyuruh, asal perintah. Akan tetapi ia juga suka menyalahkan, tanpa meneliti atau mentabayyuni perkara yg tengah terjadi.
Ia tidak mau mendengar, yg penting baginya menuduh & menyalahkan secara serampangan.
3. Menghukum Sesukanya
Atas nama kuasa, seseorang menanggalkan hati nurani. Sehingga kerap menghukum sesuka hatinya. Hukuman atau konsekwensi yg diberikan sering kali tidak sesuai.
Ia menganggap sanksi yg diberikan apa mengatakan dia selaku orang yg berkuasa, tidak berpikir dampak-dampak lain yg menyertainya.
4. Mengkambing Hitamkan Orang Lemah
Orang-orang yg merasa berkuasa juga kerap mencari kambing hitam atas sebuah perkara, yg sejatinya adalah kesalahan yg diperbuatnya sendiri.
Bagai sebuah pepatah, lempar batu sembunyi tangan. Ia bersembunyi dari sebuah kesalahan, yg parahnya ia mencari orang lain untuk mempertanggung jawabkannya.
5. Gampang Murka
Orang yg berkuasa itu sering menuntut kesempurnaan dari orang di sekitarnya. Ketika orang di sekitarnya, apalagi dianggapnya lebih rendah, atau orang yg berada dalam naungannya.
Maka, ia akan gampang murka, lantas memarahi orang yg dianggapnya salah, tanpa bertanya, tidak pula konfirmasi kepada orang yg bersangkutan.
Bahkan ketika tahu ternyata orang yg dimarahi atau obyek kemurkaannya itu tidak bersalah, maka ia enggan meminta maaf, karena ia merasa dirinyalah yg berkuasa.
Semoga kita tetap kuat bersabar menghadapi orang yg sok berkuasa. Dan kita tidak jadi orang semacam itu ketika memiliki sebuah kuasa.
Wassalam
Penulis: s3chamdani
Narasi: opini pribadi