Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Selamat datang di thread ane gan.
Jika kita membicarakan ecommerce mana yg jadi penguasa di Indonesia makan jawabannya ada Shopee, Tokopedia, Bukalapak, & Lazada. Keempatnya merupakan ecommerce terbesar di tanah air yg di mana Tokopedia & Bukalapak adalah unicorn dari Indonesia sementara Lazada & Shopee merupakan ecommerce asal Singapura.
Keempatnya pun baru benar-benar jadi akbar dalam lima hingga enam tahun terakhir. Memasuki 2010an perkembangan ecommerce di Indonesia memang terbilang pesat. Banyak sekali ecommerce yg bersaing ketat untuk merebut pasar Indonesia & cuma segelintir yg sanggup jadi top ecommerce di Indonesia. Karena ada beberapa ecommerce Indonesia yg dulu pernah ada tetapi kini seperti menghilang ditelan bumi. Ecommerce apa saja itu gan?
1. Berniaga.com
Sebelum eranya marketplace, di Indonesia lebih dulu ada situs iklan baris gratis bernama Berniaga.com. Sedikit sekali informasi sejarah tentang Berniaga.com yg jelas Berniaga pernah beriklan di tv & penggunanya kala itu lumayan banyak. Adapun sistem jual beli di Berniaga adalah ketemuan atau istilahnya COD. Situs jual beli online ini menghilang pada awal 2015 ketika harus diakuisisi oleh OLX Indonesia.
2. Tokobagus
Nah, inilah situs jual beli online dengan sistem iklan baris yg legend di Indonesia. Sama seperti Berniaga, Tokobagus juga menerapkan sistem ketemuan antara & penjual & pembeli. Tapi sayangnya dulu banyak orang yg belum mengerti sistemnya & main transfer-transfer, alhasil banyak yg tertipu. Oh iya, ane dulu cukup sering masang iklan jual barang bekas di Tokobagus & terjualnya memang terbilang cepat. Pada 2014 Tokobagus menghilang lalu berganti nama jadi OLX Indonesia, OLX sendiri adalah perusahaan iklan baris daring global yg bermarkas di Amsterdam, Belanda.
Masih ingat dengan joke "Punya pacar bekas yg tak terpakai? Jual aja di Tokobagus."
3. Rakuten Indonesia
Rakuten adalah raksasa ritel online asal Jepang yg di negaranya jadi salah satu ritel online terbesar layaknya Amazon di Amerika. Tapi kiprah Rakuten di Indonesia rupanya tidak berjalan mulus & harus gulung tikar setelah cuma beberapa tahun berdiri. Penyebabnya adalah Rakuten Indonesia sepi pengunjung & pembeli. Menurut ane mungkin karena kurangnya promosi & juga situsnya yg kurang responsif. Rakuten sendiri resmi hengkang dari Indonesia pada 2016 yg lalu saat Bukalapak sedang berjaya.
4. Blanja.com
Blanja.com adalah ecommerce yg didirikan pada 2012 & merupakan perusahaan patungan antara Telkom & eBay. Di dalamnya terdapar ribuan merchant resmi yg terdaftar. Blanja.com harus bersaing dengan raksasa lainnya seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Blibli, JD.ID, & masih banyak lagi. Blanja.com resmi ditutup pada September 2020. Mungkin karena tak lagi sanggup bersaing dengan yg lainnya.
5. Matahari Mall
Yang kelima ada Matahari Mall yg diluncurkan pada 2015 sebagai cabang usaha dari raksasa ritel Indonesia, Matahari. Matahari Mall mengusung keunikan tersendiri yaitu online to offline di mana konsumen dapat langsung menjemput paket di gerai Matahari terdekat setelah mengerjakan pembayaran. Namun pada 2018 secara mengejutkan MatahariMall.com ditutup & digabungkan dengan Matahari.com.
Nah itu dia gan sedikit pembahasan dari ane. Barang kali ada yg mau nambahin?
Quote:
Referensi:
arenalte.com
Hari ini 19:41
Jika kita membicarakan ecommerce mana yg jadi penguasa di Indonesia makan jawabannya ada Shopee, Tokopedia, Bukalapak, & Lazada. Keempatnya merupakan ecommerce terbesar di tanah air yg di mana Tokopedia & Bukalapak adalah unicorn dari Indonesia sementara Lazada & Shopee merupakan ecommerce asal Singapura.
Keempatnya pun baru benar-benar jadi akbar dalam lima hingga enam tahun terakhir. Memasuki 2010an perkembangan ecommerce di Indonesia memang terbilang pesat. Banyak sekali ecommerce yg bersaing ketat untuk merebut pasar Indonesia & cuma segelintir yg sanggup jadi top ecommerce di Indonesia. Karena ada beberapa ecommerce Indonesia yg dulu pernah ada tetapi kini seperti menghilang ditelan bumi. Ecommerce apa saja itu gan?
1. Berniaga.com
Sebelum eranya marketplace, di Indonesia lebih dulu ada situs iklan baris gratis bernama Berniaga.com. Sedikit sekali informasi sejarah tentang Berniaga.com yg jelas Berniaga pernah beriklan di tv & penggunanya kala itu lumayan banyak. Adapun sistem jual beli di Berniaga adalah ketemuan atau istilahnya COD. Situs jual beli online ini menghilang pada awal 2015 ketika harus diakuisisi oleh OLX Indonesia.
2. Tokobagus
Nah, inilah situs jual beli online dengan sistem iklan baris yg legend di Indonesia. Sama seperti Berniaga, Tokobagus juga menerapkan sistem ketemuan antara & penjual & pembeli. Tapi sayangnya dulu banyak orang yg belum mengerti sistemnya & main transfer-transfer, alhasil banyak yg tertipu. Oh iya, ane dulu cukup sering masang iklan jual barang bekas di Tokobagus & terjualnya memang terbilang cepat. Pada 2014 Tokobagus menghilang lalu berganti nama jadi OLX Indonesia, OLX sendiri adalah perusahaan iklan baris daring global yg bermarkas di Amsterdam, Belanda.
Masih ingat dengan joke "Punya pacar bekas yg tak terpakai? Jual aja di Tokobagus."
3. Rakuten Indonesia
Rakuten adalah raksasa ritel online asal Jepang yg di negaranya jadi salah satu ritel online terbesar layaknya Amazon di Amerika. Tapi kiprah Rakuten di Indonesia rupanya tidak berjalan mulus & harus gulung tikar setelah cuma beberapa tahun berdiri. Penyebabnya adalah Rakuten Indonesia sepi pengunjung & pembeli. Menurut ane mungkin karena kurangnya promosi & juga situsnya yg kurang responsif. Rakuten sendiri resmi hengkang dari Indonesia pada 2016 yg lalu saat Bukalapak sedang berjaya.
4. Blanja.com
Blanja.com adalah ecommerce yg didirikan pada 2012 & merupakan perusahaan patungan antara Telkom & eBay. Di dalamnya terdapar ribuan merchant resmi yg terdaftar. Blanja.com harus bersaing dengan raksasa lainnya seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Blibli, JD.ID, & masih banyak lagi. Blanja.com resmi ditutup pada September 2020. Mungkin karena tak lagi sanggup bersaing dengan yg lainnya.
5. Matahari Mall
Yang kelima ada Matahari Mall yg diluncurkan pada 2015 sebagai cabang usaha dari raksasa ritel Indonesia, Matahari. Matahari Mall mengusung keunikan tersendiri yaitu online to offline di mana konsumen dapat langsung menjemput paket di gerai Matahari terdekat setelah mengerjakan pembayaran. Namun pada 2018 secara mengejutkan MatahariMall.com ditutup & digabungkan dengan Matahari.com.
Nah itu dia gan sedikit pembahasan dari ane. Barang kali ada yg mau nambahin?
Quote:
Referensi:
ArenaLTE.com - Everything About 4G LTE is Here
ArenaLTE.com is the Indonesia's Premiere Telecommunity Portal. Everything about mobile technology, 4G LTE, smartphone, apps, games, gadget, review, tips