Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Menikmati & Mensyukuri Menjadi Jomlo
ilustrasi
Assalamualaikum warahmatullah
Sebagian akbar manusia yg sudah dewasa, tentu harap memiliki pasangan hidup. Begitulah sunnatullahnya rabb sang pencipta dalam menciptakan manusia
Hanya saja, ada yg memang dimudahkan dalam mendapati jodohnya, tetapi juga tidak sedikit yg kesulitan menemui penggenab hidupnya. Sehingga tersemat pada dirinya sebagai seorang jomlo.
Meski tertakdir masih sebagai seorang jomlo, janganlah berkecil hati, ada beberapa hal yg dapat dilakukan sehingga status jomlo itu bukan sekadarnya, tetapi jadi status jomlo bermartabat.
Berikut ini apa yg dapat dilakukan seorang jomlo:
1. Ridho
Ketika seseorang sudah berusaha supaya dapat mengakhiri masa jomlonya, tetapi dzat yg Maha mengatur hidup manusia berkehendak lain, sehingga status jomlo masih setia, maka tugas manusia cukup ridho dengan takdir yg harus dijalaninya.
Mengakhiri status jomlo bukan sebuah perlombaan, karena berumah tangga itu sebuah ikatan suci yg diikrarkan di hadapan-Nya. Maka wajib bagi setiap orang tidak bermain-main dengan ikatan mulia itu.
Sehingga upayakan ridho atas setiap takdir yg ditetapkan. Memang tidak mudah, bahkan tergolong berat untuk meridhoi setiap takdir.
Akan tetapi, yakinlah Dia sang pencipta tidak akan diam begitu saja, saat manusia meridhoi takdir-Nya.
2. Mengisi Waktu dengan Hal Positif
Jangan biarkan waktu berlalu oleh hal-hal yg tidak bermanfaat. Berusahalah mengisi waktu yg ada dengan hal-hal manfaat & positif. Mumpung masih muda. Bukankah kita harus mengingat 5 perkara sebelum datangnya 5 perkara?
Satu dari lima perkara yg penting kita perhatikan adalah masa muda sebelum datangnya masa tua. Di masa muda itulah kondisi di mana kuatnya fisik seseorang.
3. Rajin Berpuasa
Berpuasa adalah amalan yg cukup penting bagi pemuda, karena di masa muda seperti yg disebutkan pada point sebelumnya, yaitu fase kondisi fisik seseorang yg kuat, maka ia akan mudah dalam menjalankan puasa.
Selain sebab yg tersebut, sebab yg lain yaitu, dengan berpuasalah, seorang pemuda itu dapat menundukkan nafsunya. Kita tahu, bahwa di masa mudalah memang kondisi bergejolaknya rasa, nafsu & hasrat. Maka solusinya adalah dengan rajin berpuasa.
4. Menjauh dari Hal Keburukan
Hal yg tidak kalah penting berikutnya yaitu berusaha menjauh dari hal-hal buruk. Meski berat, tetapi wajib bagi seorang pemuda menjauhi kalau itu buruk.
Kita juga tahu bahwa pemuda itu masa-masa krisis, masa peralihan dari anak-anak ke dewasa. Di mana kerap mudah ikut-ikutan, mudah terombang-ambing arus kehidupan.
Bukankah setiap muslim berkewajiban untuk beramar ma'ruf nahi mungkar? Jika tidak dapat mengerjakannya, setidaknya ia dapat menghindari atau menjauhinya.
5. Mencari Komunitas yg Positif
ilustrasi
Assalamualaikum warahmatullah
Sebagian akbar manusia yg sudah dewasa, tentu harap memiliki pasangan hidup. Begitulah sunnatullahnya rabb sang pencipta dalam menciptakan manusia
Hanya saja, ada yg memang dimudahkan dalam mendapati jodohnya, tetapi juga tidak sedikit yg kesulitan menemui penggenab hidupnya. Sehingga tersemat pada dirinya sebagai seorang jomlo.
Meski tertakdir masih sebagai seorang jomlo, janganlah berkecil hati, ada beberapa hal yg dapat dilakukan sehingga status jomlo itu bukan sekadarnya, tetapi jadi status jomlo bermartabat.
Berikut ini apa yg dapat dilakukan seorang jomlo:
1. Ridho
Ketika seseorang sudah berusaha supaya dapat mengakhiri masa jomlonya, tetapi dzat yg Maha mengatur hidup manusia berkehendak lain, sehingga status jomlo masih setia, maka tugas manusia cukup ridho dengan takdir yg harus dijalaninya.
Mengakhiri status jomlo bukan sebuah perlombaan, karena berumah tangga itu sebuah ikatan suci yg diikrarkan di hadapan-Nya. Maka wajib bagi setiap orang tidak bermain-main dengan ikatan mulia itu.
Sehingga upayakan ridho atas setiap takdir yg ditetapkan. Memang tidak mudah, bahkan tergolong berat untuk meridhoi setiap takdir.
Akan tetapi, yakinlah Dia sang pencipta tidak akan diam begitu saja, saat manusia meridhoi takdir-Nya.
Quote:
Jika kita ridha maka Allah akan ridha, kalau kita marah maka Allah akan marah dalam hal takdir.
sesungguhnya pahala yg akbar didapatkan melalui cobaan yg akbar pula. Apabila Allah mensayangi seseorang, maka Allah akan memberikan cobaan kepadanya, barangsiapa yg ridho (menerimanya) maka Allah akan meridhoinya & barangsiapa yg murka (menerimanya) maka Allah murka kepadanya.( HR. At-Tirmidzi no. 2396, Hasan)
Jika kita ridha maka Allah akan ridha, kalau kita marah maka Allah akan marah dalam hal takdir.
sesungguhnya pahala yg akbar didapatkan melalui cobaan yg akbar pula. Apabila Allah mensayangi seseorang, maka Allah akan memberikan cobaan kepadanya, barangsiapa yg ridho (menerimanya) maka Allah akan meridhoinya & barangsiapa yg murka (menerimanya) maka Allah murka kepadanya.( HR. At-Tirmidzi no. 2396, Hasan)
2. Mengisi Waktu dengan Hal Positif
Jangan biarkan waktu berlalu oleh hal-hal yg tidak bermanfaat. Berusahalah mengisi waktu yg ada dengan hal-hal manfaat & positif. Mumpung masih muda. Bukankah kita harus mengingat 5 perkara sebelum datangnya 5 perkara?
Satu dari lima perkara yg penting kita perhatikan adalah masa muda sebelum datangnya masa tua. Di masa muda itulah kondisi di mana kuatnya fisik seseorang.
Quote:
allaahu alladzii khalaqakum min dha'fin tsumma ja'ala min ba'di dha'fin quwwatan tsumma ja'ala min ba'di quwwatin dha'fan wasyaybatan yakhluqu maa yasyaau wahuwa al'aliimu alqadiiru
[30:54] Allah, Dialah yg menciptakan anda dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu jadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) & beruban. Dia menciptakan apa yg dikehendaki-Nya & Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
allaahu alladzii khalaqakum min dha'fin tsumma ja'ala min ba'di dha'fin quwwatan tsumma ja'ala min ba'di quwwatin dha'fan wasyaybatan yakhluqu maa yasyaau wahuwa al'aliimu alqadiiru
[30:54] Allah, Dialah yg menciptakan anda dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu jadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) & beruban. Dia menciptakan apa yg dikehendaki-Nya & Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
3. Rajin Berpuasa
Berpuasa adalah amalan yg cukup penting bagi pemuda, karena di masa muda seperti yg disebutkan pada point sebelumnya, yaitu fase kondisi fisik seseorang yg kuat, maka ia akan mudah dalam menjalankan puasa.
Selain sebab yg tersebut, sebab yg lain yaitu, dengan berpuasalah, seorang pemuda itu dapat menundukkan nafsunya. Kita tahu, bahwa di masa mudalah memang kondisi bergejolaknya rasa, nafsu & hasrat. Maka solusinya adalah dengan rajin berpuasa.
Quote:
"Wahai pemuda, siapa yg sanggup menikah, maka menikahlah, karena sungguh hal tersebut lebih dapat menundukkan pandangan & lebih dapat menjaga kemaluan, & barangsiapa yg tidak sanggup (menikah) maka hendaklah ia berpuasa, karena (puasa menjadi) pengendali baginya." (HR. Bukhori, no. 5066. Muslim, no. 1400.)
"Wahai pemuda, siapa yg sanggup menikah, maka menikahlah, karena sungguh hal tersebut lebih dapat menundukkan pandangan & lebih dapat menjaga kemaluan, & barangsiapa yg tidak sanggup (menikah) maka hendaklah ia berpuasa, karena (puasa menjadi) pengendali baginya." (HR. Bukhori, no. 5066. Muslim, no. 1400.)
4. Menjauh dari Hal Keburukan
Hal yg tidak kalah penting berikutnya yaitu berusaha menjauh dari hal-hal buruk. Meski berat, tetapi wajib bagi seorang pemuda menjauhi kalau itu buruk.
Kita juga tahu bahwa pemuda itu masa-masa krisis, masa peralihan dari anak-anak ke dewasa. Di mana kerap mudah ikut-ikutan, mudah terombang-ambing arus kehidupan.
Bukankah setiap muslim berkewajiban untuk beramar ma'ruf nahi mungkar? Jika tidak dapat mengerjakannya, setidaknya ia dapat menghindari atau menjauhinya.
5. Mencari Komunitas yg Positif
Solusi lebih baik lagi untuk pemuda yaitu supaya mau mengikuti komunitas yg positif. Agar semua potensi yg dimiliki dapat tersalurkan dengan baik.
Upayakan tidak berada pada komunitas yg buruk & justru mungkin merugikan. Harus benar-benar selektif.
Wassalamualaikum warahmatullah
Tulisan: s3chamdani
Narasi: oppri
Hari ini 14:08Tulisan: s3chamdani
Narasi: oppri