• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

5 Alasan orang tua dilarang berteriak pada anak

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. kis
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

kis

IndoForum Junior E
No. Urut
281032
Sejak
23 Mei 2013
Pesan
1.661
Nilai reaksi
36
Poin
48
JGKpN.jpg
Tidak ada orang tua yang sempurna. Semua orang harus melalui proses untuk belajar bagaimana membesarkan anak. Namun, ada saat di mana orang tua merasa frustasi dengan perilaku anak mereka, sehingga mereka meluapkan kemarahan mereka dengan berteriak kepada anak. Perlu diketahui bahwa sikap ini bisa mengganggu perkembangan mental anak. Berikut adalah alasan kenapa orang tua dilarang berteriak pada anak.

1. Perkembangan emosional

Salah satu alasan mengapa Anda tidak boleh berteriak pada anak adalah karena itu bisa mempengaruhi perkembangan emosionalnya. Anak membutuhkan dorongan positif, yang dapat membantunya percaya bahwa dia bisa meraih kesuksesan dalam hidup. Ini juga akan memberi mereka kesempatan untuk mengeksplorasi dan mencoba hal-hal baru. Berteriak tidak akan membuatnya patuh kepada kata-kata Anda. Sebaliknya, dia akan menjadi semakin nakal dan susah diatur.

2. Merasa tidak aman

Berteriak kepada anak bisa membuat mereka merasa takut dan tidak aman. Ini bisa menjadi pengalaman yang menakutkan bagi anak. Alhasil, anak akan selalu merasa tidak aman ketika Anda berada di dekatnya.

3. Menjadi pendengar yang buruk

Seseorang harus belajar menjadi pendengar yang baik. Ketika seorang anak tumbuh dengan orang tua yang selalu berteriak kepadanya, dia juga akan belajar hal yang sama. Pada akhirnya, dia pun akan menjadi seorang pendengar yang buruk bagi orang lain.

4. Mempengaruhi kepercayaan diri

Rasa percaya diri seorang anak dibangun oleh orang tuanya. Dan berteriak kepada anak akan membuatnya kehilangan rasa percaya dirinya. Akhirnya, anak pun tidak berani melakukan apa pun, tanpa terlebih dulu meminta persetujuan orang tua mereka. Dalam hal ini, harga diri anak juga dipertaruhkan.

5. Masalah perilaku anak

Sering berteriak di depan anak juga bisa mempengaruhi perilaku mereka. Anak-anak pun akhirnya menjadi mudah marah dan sering bersikap bandel di sekitar teman-teman mereka. Mereka juga menjadi sangat susah diatur dan sering melawan jika dinasihati.

Inilah lima alasan kenapa orang tua dilarang berteriak pada anak. Berikan anak kebebasan, tetapi Anda sebagai orang tua tetap harus memberi arah yang tepat bila mereka mulai tampak melenceng.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.