AleXandria
IndoForum Newbie C
- No. Urut
- 107327
- Sejak
- 21 Okt 2010
- Pesan
- 164
- Nilai reaksi
- 2
- Poin
- 18
SAMARINDA, KOMPAS.com — Balai Kesehatan Kalimantan Timur memperkirakan pada tahun 2010 terdapat sebanyak 48.628 warga mengalami kebutaan, umumnya akibat katarak. Jumlah itu 1,5 persen dari total penduduk Kalimantan Timur, 3.550.586 jiwa.
"Jika melihat prediksi itu, angka kebutaan di Kaltim masih tinggi. Sementara kemampuan kami masih berfokus pada penanganan khusus buta katarak," kata Kepala UPTD Balai Kesehatan Mata dan Olahraga Masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) H Parmono di Samarinda.
Warga yang khusus mengalami buta aksara di Kaltim sekitar 0,78 persen atau 24.246 jiwa. Adapun target penurunan prevalensi kebutaan katarak sebanyak 1.500 kasus operasi per tahun, baik yang dilakukan di dalam maupun di luar bakti sosial.
Satu orang buta akan mengakibatkan dua orang tidak produktif. Hal ini terjadi karena satu orang harus membantu menjaga orang buta itu sehingga angka tidak produktif menjadi dua kali jumlah penderita kebutaan, yang mencapai 97.256 jiwa.
Jumlah tersebut melebihi jumlah penduduk di Kabupaten Malinau, sebanyak 67.052 jiwa. Guna mencapai target penurunan prevalensi kebutaan itu, diperlukan adanya dukungan semua pihak terkait untuk bersama mengatasi masalah tersebut