• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

40 Hotel Non Bintang Butuh Pendampingan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
nC6Jr.jpg
Sekitar 35% atau 40 dari 117 hotel non bintang di Solo dinilai membutuhkan bimbingan dan pembinaan untuk meningkatkan layanin dan okupansi. Oleh karena itu, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo menyediakan layanin konsultasi dan pembinaan bagi hotel non bintang.

Kepala Bidang Hotel Non Bintang PHRI Solo, Suryo Sulistyo, mengatakan pihaknya memiliki program kerja berupa pendampingan kepada hotel non bintang untuk meningkatkan okupansi. Dia menyampaikan sekitar 65% manajemen hotel non bintang di Solo sudah lebih baik dan hanya butuh pengarahan. Hal ini karena manajemen pengelolaan dipegang oleh generasi muda yang mengerti secara perawatan dan penyajian layanin sudah lebih baik.

Ketua PHRI Solo, Abdullah Suwarno, mengatakan konsultasi dan pendampingan dari PHRI tersebut tidak dipungut biaya. layanin tersebut diberikan untuk bisa meningkatkan layanin dan perbaikan manajemen di hotel non bintang.

“Kelemahan hotel non bintang terletak di manajemen, sumber daya manusia (SDM), layanin kepada tamu dan kebersihan,” ungkap Suryo kepada wartawan saat ditemui di sela pertemuan rutin PHRI Solo, di Hotel Riyadi Palace, Rabu (29/1/2014).

Menurut dia, pihaknya telah melakukan pendampingan dan memberikan arahan kepada Hotel Wiryomantoro. Suryo mengklaim, saat ini okupansi hotel tersebut sudah meningkat. Suryo menjelaskan pendampingan tersebut bisa diberikan setelah ada pengajuan dari hotel yang bersangkutan. Meski begitu, diakuinya ada batasan pendampingan hotel non bintang setiap semesternya, yakni dua sampai tiga hotel.

Menurut dia, pihaknya tidak bisa melakukan pendampingan kepada banyak hotel non bintang sekaligus karena kesibukan yang dimiliki tim Pembina, yang merupakan pengelola hotel bintang, hotel non bintang dan akademisi. Oleh karena itu, pada semester ini, Suryo mengaku akan melakukan pendampingan kepada Hotel Wisnu dan Hotel Sapta.

Mengenai pasar hotel non bintang, Suryo mengaku saat ini pasar hotel tersebut masih sangat bagus. Bahkan okupansi masih bisa mencapai 65%. Apalagi segmentasi hotel non bintang biasanya sudah jelas. Dia mencontohkan untuk bakul, sales, dan masyarakat dari daerah tertentu biasanya sudah memiliki langganan tempat menginap, seperti Hotel Trio yang biasanya digunakan sebagai tempat menginap orang dari Jatim.

“Pasarnya [hotel non bintang] masih bagus asal segmentasi atau sasarannya sudah jelas,” kata Suryo.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.