• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

4 Sikap Menghadapi Rekan Kerja Yang Menyebalkan

Samantha

IndoForum Senior B
No. Urut
43737
Sejak
17 Mei 2008
Pesan
6.450
Nilai reaksi
157
Poin
63
Saat Anda dinilai baik oleh atasan dan mendapatkan sebuah prestasi, mungkin saja salah seorang rekan kerja merasa kalah saing dan mulai menunjukkan sikap ketidaksukaannya kepada Anda.

Sikapnya yang semakin menyebalkan bisa saja membuat Anda geram. Lalu, apa yang harus Anda lakukan untuk mengontrol situasi yang tidak mengenakkan tersebut? Seperti dikutip she knows, berikut tiga cara menghadapi rekan yang menyebalkan.

1. Tetap fokus pada diri sendiri
Pertama-tama Tetaplah fokus pada diri Anda sendiri. Meskipun Anda sangat kesal jangan tunjukkan raut wajah marah dan kesal. Jangan pedulikan sikapnya, anggap saja ia tidak ada di sekitar Anda.

2. Ambil perhatian rekan lain

Mungkin dia akan berusaha menyindiri atau mengambil alih pembicaraan. Bersikaplah sewajarnya dan tenangkan diri Anda, jika Anda bisa menguasi situasi, ambil perhatian rekan lain dengan berdiskusi dan tanggapan yan lebih cerdas. Ingat, Anda tak perlu menunjukkan kemarahan di depan rekan kerja lainnya.

3. Jangan membalasnya
Membalas perlakuannya dengan hal yang sama atau malah lebih negatif akan memperburuk kondisi hubungan Anda dan dia. Tidak hanya itu, menunjukkan sikap pembalasan akan membuat seluruh kantor mengetahui masalah Anda. Hal itu dapat merusak karir dan reputasi Anda.

Lebih baik, lakukanlah hal-hal positif, misalnya mengajaknya berbicara secara pribadi dan Anda bisa berniat baik dengan membantu pekerjaannya. Dengan begitu, pertikaian dan persaingan sengit bisa lebih teredam.

4. Hindari menyebarkan masalah Anda

Kesal dan marah dengan sikap rekan kerja wajar saja, tapi jangan sampai masalah tersebut Anda sebarkan kepada rekan lain. Ini hanya akan menguras energi dan malah menyebabkan Anda bekerja tidak efisien.
 
Iya...

sering kali di duia kerja sikut menyikut adalah rahasia umum :D
ngaku2x kerjaan orang lah, cari muka depan bos lah... dsb.

Namun kita harus tetap optimis dan "smart" :D

nice trit teh :-bd rated.
 
heheheheh

di tempatku kerja.. ada sih.. karyawan yang black background.. -_-a
mau-maunya kakakku menerima orang kayak gitu untuk kerja..
dan aku udah jadi korban, nih.. hp ilang!! dan sering juga setoran di laci pada ngilang.. astagaaa
 
1. Tetap fokus pada diri sendiri
Pertama-tama Tetaplah fokus pada diri Anda sendiri. Meskipun Anda sangat kesal jangan tunjukkan raut wajah marah dan kesal. Jangan pedulikan sikapnya, anggap saja ia tidak ada di sekitar Anda.

Yup \m/

gw biasa lakuin ini :)
 
berarti intinya, jangan sering di ajak ngobrol dunk...
noce info gan...
 
nice info

:) wah info keren nech...duh tetep aja bete dong kalau temen kerja nyebelin mah...pernah sech nina jg berusaha buat bantuin kerjaannya dia eh...dia malah lebih menyebalkan, jd nina sech lebih baik menghindar aja.....:)






Saat Anda dinilai baik oleh atasan dan mendapatkan sebuah prestasi, mungkin saja salah seorang rekan kerja merasa kalah saing dan mulai menunjukkan sikap ketidaksukaannya kepada Anda.

Sikapnya yang semakin menyebalkan bisa saja membuat Anda geram. Lalu, apa yang harus Anda lakukan untuk mengontrol situasi yang tidak mengenakkan tersebut? Seperti dikutip she knows, berikut tiga cara menghadapi rekan yang menyebalkan.

1. Tetap fokus pada diri sendiri
Pertama-tama Tetaplah fokus pada diri Anda sendiri. Meskipun Anda sangat kesal jangan tunjukkan raut wajah marah dan kesal. Jangan pedulikan sikapnya, anggap saja ia tidak ada di sekitar Anda.

2. Ambil perhatian rekan lain

Mungkin dia akan berusaha menyindiri atau mengambil alih pembicaraan. Bersikaplah sewajarnya dan tenangkan diri Anda, jika Anda bisa menguasi situasi, ambil perhatian rekan lain dengan berdiskusi dan tanggapan yan lebih cerdas. Ingat, Anda tak perlu menunjukkan kemarahan di depan rekan kerja lainnya.

3. Jangan membalasnya
Membalas perlakuannya dengan hal yang sama atau malah lebih negatif akan memperburuk kondisi hubungan Anda dan dia. Tidak hanya itu, menunjukkan sikap pembalasan akan membuat seluruh kantor mengetahui masalah Anda. Hal itu dapat merusak karir dan reputasi Anda.

Lebih baik, lakukanlah hal-hal positif, misalnya mengajaknya berbicara secara pribadi dan Anda bisa berniat baik dengan membantu pekerjaannya. Dengan begitu, pertikaian dan persaingan sengit bisa lebih teredam.

4. Hindari menyebarkan masalah Anda

Kesal dan marah dengan sikap rekan kerja wajar saja, tapi jangan sampai masalah tersebut Anda sebarkan kepada rekan lain. Ini hanya akan menguras energi dan malah menyebabkan Anda bekerja tidak efisien.
 
Terimakasih coy! Mantab TSnya! Salam buat TS!
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.