Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pic:hipwee
4 Pelajaran dari Negara Paling Digital(estonia)
Kamu pasti pernah mengantri di gedung pemerintahan, seharian menunggu giliran mengurus STNK, mengisi formulir pajak, atau menciptakan paspor. Membosankan & melelahkan kan?
Bagaimana kalau semua urusan birokrasi itu cukup klak klik klak klik saja? Bayangkan dapat membayar tagihan pajak, mengurus kehilangan KTP, mengurus STNK, menciptakan paspor & lain-lain secara online lewat laptop atau smartphone. Tentu akan sangat mudah & efisien kan?
Yap, Indonesia memang sudah mulai membenahi sistem pemerintahan & menggalakkan digitalisasi. Namun perjalanan masih panjang. Sebelum mimpi itu terwujud, yuk tengok negara yg diklaim paling digital di dunia.
Bukan Jepang, bukan Amerika Serikat. Negara yg dicap sebagai negara paling digital atau digital nation adalah Estonia. Seperti diberitakan dari BBC, negara kecil yg terletak di sudut timur laut Eropa ini sudah mendigitalisasi hampir seluruh layanin & fasilitas publiknya.
Meskipun baru merdeka dari Rusia pada tahun 1991, Estonia sudah jadi panutan banyak negara dalam hal digitalisasi. Sejak awal kemerdekaannya, mereka bertekad jadi negara terdepan dalam memaksimalkan teknologi untuk layanin publik.
1. KTP Serbaguna
Negara tempat Skype lahir ini dianggap sukses memindahkan semua layanin publiknya ke platform online. Dengan mengakses situs web e-Estonia, Masyarakat Estonia dapat mengurus pajak, mengurus & menandatangani berbagai dokumen, mendapatkan resep & hasil tes medis, bahkan memberikan suara dalam pemilihan umum. Mudah bukan?
Sistem KTP Estonia sangat canggih & terintegrasi sehingga dapat dipakai untuk banyak hal, mulai dari jaminan sosial hingga pemungutan suara. Estonia juga mempersilahkan warga asing mendaftar jadi warga negaranya secara online. Di Estonia, semua dapat dilakukan secara online, digital, paperless, & tentu saja tanpa mengantri berjam-jam.
2. Belajar Coding dari TK
Hampir 100 persen warga Estonia sudah melek digital & ini dibentuk sejak mereka masih kecil. Programming & coding jadi kurikulum wajib, bahkan dimasukkan dalam kurikulum Taman Kanak-kanak. Seluruh sekolah di negara berpenduduk 1,3 juta tersebut sudah dilengkapi jaringan internet sejak 1997.
Negara ini sudah menciptakan kemajuan lebih dari yg lain, mengatakan Darrell West, wakil presiden & direktur studi tata kelola pemerintahan di Brookings Institute di Washington DC. Estonia juga dinilai jadi pioner e-government & keberhasilannya diakui sudah menginspirasi banyak negara lain.
3. Terapkan Keamanan dengan Blockchain
Digitalisasi mengandung resiko cybercrime, oleh karena itu pemerintah Estonia sangat serius menggarap cybersecurity untuk keamanan semua data pemerintahan & juga data pribadi rakyatnya.
Teknologi blockchain dikembangkan untuk memastikan tidak ada seorang pun peretas bahkan pegawai pemerintah sendiri yg dapat memanipulasi data. Keamanan cyber yg superketat juga diberlakukan saat pemilihan biasa online sehingga berlangsung jujur & terbuka.
4. Tembus Batas Wilayah
Estonia adalah contoh terbaik negara yg menerapkan internet & digitalisasi dalam semua layanin publiknya sehingga meningkatkan efisiensi & kinerja masyarakatnya. Digitalisasi di Estonia juga dilaporkan sudah menghemat Produk Domestik Bruto (PDB) dalam satu tahun sebesar 2 persen.
Digitalisasi juga mendorong terbentuknya e-state yaitu negara tanpa batas wilayah. Siapapun di manapun dapat jadi warga Estonia & mengakses layanin seperti perbankan, pengurusan dokumen & sebagainya meskipun secara fisik tidak tinggal di negara tersebut.
Hari ini 19:44Bagaimana kalau semua urusan birokrasi itu cukup klak klik klak klik saja? Bayangkan dapat membayar tagihan pajak, mengurus kehilangan KTP, mengurus STNK, menciptakan paspor & lain-lain secara online lewat laptop atau smartphone. Tentu akan sangat mudah & efisien kan?
Yap, Indonesia memang sudah mulai membenahi sistem pemerintahan & menggalakkan digitalisasi. Namun perjalanan masih panjang. Sebelum mimpi itu terwujud, yuk tengok negara yg diklaim paling digital di dunia.
Bukan Jepang, bukan Amerika Serikat. Negara yg dicap sebagai negara paling digital atau digital nation adalah Estonia. Seperti diberitakan dari BBC, negara kecil yg terletak di sudut timur laut Eropa ini sudah mendigitalisasi hampir seluruh layanin & fasilitas publiknya.
Meskipun baru merdeka dari Rusia pada tahun 1991, Estonia sudah jadi panutan banyak negara dalam hal digitalisasi. Sejak awal kemerdekaannya, mereka bertekad jadi negara terdepan dalam memaksimalkan teknologi untuk layanin publik.
1. KTP Serbaguna
Negara tempat Skype lahir ini dianggap sukses memindahkan semua layanin publiknya ke platform online. Dengan mengakses situs web e-Estonia, Masyarakat Estonia dapat mengurus pajak, mengurus & menandatangani berbagai dokumen, mendapatkan resep & hasil tes medis, bahkan memberikan suara dalam pemilihan umum. Mudah bukan?
Sistem KTP Estonia sangat canggih & terintegrasi sehingga dapat dipakai untuk banyak hal, mulai dari jaminan sosial hingga pemungutan suara. Estonia juga mempersilahkan warga asing mendaftar jadi warga negaranya secara online. Di Estonia, semua dapat dilakukan secara online, digital, paperless, & tentu saja tanpa mengantri berjam-jam.
2. Belajar Coding dari TK
Hampir 100 persen warga Estonia sudah melek digital & ini dibentuk sejak mereka masih kecil. Programming & coding jadi kurikulum wajib, bahkan dimasukkan dalam kurikulum Taman Kanak-kanak. Seluruh sekolah di negara berpenduduk 1,3 juta tersebut sudah dilengkapi jaringan internet sejak 1997.
Negara ini sudah menciptakan kemajuan lebih dari yg lain, mengatakan Darrell West, wakil presiden & direktur studi tata kelola pemerintahan di Brookings Institute di Washington DC. Estonia juga dinilai jadi pioner e-government & keberhasilannya diakui sudah menginspirasi banyak negara lain.
3. Terapkan Keamanan dengan Blockchain
Digitalisasi mengandung resiko cybercrime, oleh karena itu pemerintah Estonia sangat serius menggarap cybersecurity untuk keamanan semua data pemerintahan & juga data pribadi rakyatnya.
Teknologi blockchain dikembangkan untuk memastikan tidak ada seorang pun peretas bahkan pegawai pemerintah sendiri yg dapat memanipulasi data. Keamanan cyber yg superketat juga diberlakukan saat pemilihan biasa online sehingga berlangsung jujur & terbuka.
4. Tembus Batas Wilayah
Estonia adalah contoh terbaik negara yg menerapkan internet & digitalisasi dalam semua layanin publiknya sehingga meningkatkan efisiensi & kinerja masyarakatnya. Digitalisasi di Estonia juga dilaporkan sudah menghemat Produk Domestik Bruto (PDB) dalam satu tahun sebesar 2 persen.
Digitalisasi juga mendorong terbentuknya e-state yaitu negara tanpa batas wilayah. Siapapun di manapun dapat jadi warga Estonia & mengakses layanin seperti perbankan, pengurusan dokumen & sebagainya meskipun secara fisik tidak tinggal di negara tersebut.