• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

4 Jenis emosi yang picu keinginan merokok!

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. AD5356QU
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

AD5356QU

IndoForum Beginner C
No. Urut
281096
Sejak
27 Mei 2013
Pesan
794
Nilai reaksi
9
Poin
18
CoNwj.jpg
Siapapun yang pernah mencoba berhenti merokok pasti tahu bahwa menghentikan kebiasaan yang satu ini tak mudah dilakukan dan membutuhkan proses yang panjang. Keinginan untuk merokok seringkali akan datang pada waktu-waktu tertentu.

Tak banyak yang tahu bahwa keinginan untuk merokok tak datang tiba-tiba, tetapi kemungkinan besar dipicu oleh emosi yang dirasakan oleh seseorang. Berikut adalah empat jenis emosi yang bisa membuat orang ingin merokok, seperti dilansir olehHealth Site(04/02)

1. Lapar
Berhenti merokok akan berpengaruh terhadap selera makan dan biasanya dikaitkan dengan penambahan berat badan. Merokok akan menekan nafsu makan dan terasa enak di mulut. Ketika berhenti merokok, kebanyakan orang akan merasa sering lapar dan selera makan meningkat. Rasa lapar ini juga bisa memicu seseorang untuk merokok lagi.

Jika Anda ingin merokok saat merasa lapar, jangan lakukan. Lebih baik konsumsi buah-buahan yang kaya serat agar merasa lebih cepat kenyang dan tak mudah lapar.

2. Marah
Berhenti merokok akan memicu rasa ketagihan yang harus Anda tahan setiap waktunya. Sesekali ini bisa membuat Anda merasa tak sabar dan ingin marah. Sebaliknya, rasa marah juga bisa membuat Anda ingin kembali merokok untuk melampiaskannya. Menurut pengakuan salah satu mantan perokok, marah adalah godaan paling kuat untuk kembali merokok. Jika merasa marah, minumlah air dan tarik napas dalam-dalam. Enyahkan keinginan merokok sebagai pelarian rasa marah dari pikiran Anda.

3. Kesepian
Kesepian juga bisa memicu keinginan banyak orang untuk merokok. Banyak orang kehilangan harapan, merasa tingkat energi mereka sangat rendah, dan kepercayaan diri menurun ketika merasa kesepian. Hal ini sangat mungkin memicu keinginan untuk kembali merokok. Jika ini yang terjadi pada Anda carilah rekan bicara atau teman yang tidak merokok untuk berbagi obrolan. Jangan menemui teman yang merokok karena kemungkinan Anda akan kembali merokok jika melakukannya.

4. Lelah
Kelelahan karena pekerjaan dan kegiatan adalah salah satu hal yang bisa memicu keinginan merokok. KArena itu menjaga tingkat energi kita adalah hal penting. Cara terbaik untuk mengalahkan emosi ini adalah dengan mencegahnya. Jangan sampai terlalu kelelahan sehingga keinginan merokok mengalahkan Anda. Pastikan Anda cukup istirahat, dan jangan membiarkan orang atau keadaan membuat Anda terlalu stres. Selain itu yakinkan diri Anda bahwa merokok tak akan membantu Anda melawan kelelahan dan justru bisa membuat semakin lelah.

Itulah beberapa jenis emosi yang wajib Anda waspadai. Jika emosi-emosi tersebut mulai muncul, jangan pikirkan tentang merokok. Jangan biarkan emosi tersebut mematahkan semangat Anda untuk berhenti merokok. Cari penyelesaian lain seperti makan makanan sehat, berolahraga, pijat, dan berkumpul dengan teman yang tidak merokok untuk mengatasi emosi-emosi tersebut.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.