• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

4 Akibat Diet Ekstrem

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. askom
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

askom

IndoForum Beginner B
No. Urut
180915
Sejak
29 Agt 2012
Pesan
956
Nilai reaksi
0
Poin
16
_2011_03_09_id_67357_67357_475-6444270584173335244_jpg.png


Kebanyakan orang akan memilih diet yang ekstrem agar bisa menurunkan berat badan secara cepat, dan bahkan ada yang memilih tidak makan seharian agar cepat kurus. Diet yang dilakukan dengan cara yang tidak tepat dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan baik fisik maupun mental.

Dalam berdiet, ada aturan-aturan tertentu yang berfungsi sebagai pedoman agar diet yang Anda jalankan tidak menyusahkan dan lebih menyehatkan.

Mengasup kurang dari 1.200 kalori setiap hari adalah salah satu contoh diet ekstrem yang sering dilakukan banyak orang. Kondisi ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti kekurangan nutrisi, menurunnya kemampuan tubuh, gampang lelah, dan bahkan meningkatkan nafsu makan.

Diet yang tidak benar juga dapat menurunkan metabolisme tubuh. Padahal untuk menurunkan berat badan salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah meningkatkan metabolisme tubuh.

Jika metabolisme tubuh Anda tidak berjalan dengan baik, maka jangan berharap diet yang Anda lakukan bisa memberi hasil yang memuaskan.

Adalah seorang Brooke Robertson wanita 23 tahun, dari New Zealand yang pernah dilaporkan hampir meninggal akibat diet ekstrem yang ia lakukan. Brooke mengalami serangan jantung akibat terlalu sering menenggak minuman berenergi untuk menekan rasa laparnya. Cara ini ia tempuh karena merasa kesulitan mencari jalan termudah untuk menurunkan berat badan pasca melahirkan.

Ia mengonsumsi antara 10-14 kaleng minuman berenergi setiap hari. Hasilnya, ia berhasil menurunkan berat badan sebanyak 45 kg dalam 8 bulan sekaligus mengalami serangan jantung, meski pun pada akhirnya masih bisa diselamatkan. Ini merupakan salah satu jenis diet yang salah dan tak sehat.

Berikut 4 akibat yang bisa terjadi jika Anda menjalankan diet ekstrem....



KLIK --> INFO LENGKAP



artikel terkait : Wanita Lebih Kuat Hadapi Serangan Jantung
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.