yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Insiden penembakan yang terjadi di sebuah bioskop di Colorado, Amerika Serikat (AS), Jumat 20 Juli waktu setempat juga mengakibatkan warga negara Indonesia (WNI) ikut menjadi korban. Dilaporkan tiga WNI terkena tembakan dari pelaku, yang melakukan aksinya menjelang pemutaran film "Batman: The Dark Knight Rises".
"Memang ada informasi dari konsulat jenderal (konjen) di LA (Los Angeles), bahwa ada 3 warga yang jadi korban penembakan. Mereka semua satu keluarga, ayah ibu dan anak," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Michael Tene kepada media, Sabtu (21/7/2012).
Saat ditanya bagaimana kondisi mereka, ketiga dalam kondisi selamat. Namun, Tene membantah ketiga korban turut masuk dalam daftar korban tewas.
"Kondisi mereka stabil. Tidak ada yang tewas, mereka hanya terluka akibat luka tembak. Si ayah memang dalam perawatan, tetapi ketiganya dalam kondisi stabil," lanjutnya.
Insiden penembakan ini memang mengejutkan banyak pihak, mengingat kejadian itu terjadi bersamaan dengan pemutaran perdana film populer tersebut. Hingga kini korban tewas dilaporkan mencapai 12 orang, serta 59 lainnya dikabarkan terluka.
para korban adalah satu keluarga: bapak, ibu dan anak.
"Bapaknya bernama Anggiat Mora Situmeang, ibunya bernama Rita Paulina Situmeang dan anaknya bernama Prodeo et Patria Situmeang," kata Oktanio.
Menindaklanjuti laporan jatuhnya korban WNI, KJRI akan mengirimkan dua orang stafnya ke Colorado. Salah satu yang staf yang dikirim, Febry Elsafrino, mengatakan bahwa tugas mereka adalah memastikan bahwa para korban mendapatkan perawatan yang layak di rumah sakit.
"Kami akan melihat bantuan apa saja yang diperlukan dari kami, intinya adalah perlindungan WNI," kata lelaki yang akrab disapa Rino ini.
Dia mengatakan, Anggiat Mora Situmeang yang berusia 45 tahun sudah keluar dari rumah sakit karena hanya mengalami luka memar di mata sebelah kiri. Anaknya Prodeo, 15, mengalami luka tembak di punggung bawah kiri, situasi sudah stabil.
"Sedangkan ibunya, Rita, 45, terkena tembakan di lengan kiri dan kaki kiri, besok akan dioperasi. Tapi overall situasinya stabil," kata Rino.
Penembakan di Colorado terjadi di sebuah bioskop Jumat malam pada premier film Batman terbaru "The Dark Knight Rises." Sebanyak 12 orang tewas dan 59 lainnya terluka.
Pelaku yang bernama James E. Holmes mengaku sebagai "Joker" saat ditangkap polisi tanpa perlawanan.