Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
ilustrasi gambar
Hallo agan sista, Thread kali ini ane mau membahas 3 tanda kalo akun agan di bajak Hacker, apalagi dengan maraknya pembajakan kali ini, seperti belum lama ini di alami oleh tokopedia dengan peretasan data penggunanya & yg paling menarik juga dengan Zoom Aplikasi yg juga sudah disusupi para hacker, makin tidak kondusif juga Dunia Cyber di saat pandemi Corono ini, bukan cuma di Dunia Cyber di Dunia Nyata pun aksi pembegalan pun makin runyam, lantas yg paling kondusif dimana yah gan ?
Ya di Rumah Aja Gan #stayathome
Oke, yuk kita bahas soal 3 Tanda Whatsapp agan di hack.
Sebelumnya WhatsApp adalah salah satu aplikasi pesan instan terpopuler di dunia dengan pengguna harian mencapai 1,5 miliar orang. Tidak cuma rakyat biasa, bos akbar perusahaan hingga orang-orang penting & berpengaruh di dunia juga mengpakai aplikasi ini.
Tidak heran banyak hacker yg berupaya menyadap akun WhatsApp seseorang untuk mencuri data pribadinya & disalahpakai. Mereka mencoba berbagai cara memanfaatkan celah keamanan untuk mendapat akses ke akun korbannya.
Laporan kasus penyadapan WhatsApp juga cukup banyak. Menurut Ruby Alamsyah, CEO firma keamanan siber Digital Forensic Indonesia, setiap bulan ada ribuan upaya peretasan WhatsApp di Indonesia.
Bukan tidak mungkin akunmu dapat jadi salah satu target penyadapan. Nah, untuk menghindari hal itu, mari kenali tiga tanda apabila akun WhatsApp mengalami peretasan.
1. Muncul notifikasi minta verifikasi nomor HP
Salah satu tanda ada hacker sedang mencoba membajak WhatsApp ialah munculnya notifikasi yg memintamu untuk memverifikasi nomor HP secara tiba-tiba. Notifikasi itu muncul dengan dua opsi permintaan, yaitu "Verify" & "OK.
Jika anda dihadapkan dengan kedua opsi itu, klik verifikasi untuk mendapatkan kembali akses ke akunmu. Jika anda mengklik Verify, WhatsApp kemudian akan memintamu untuk memasukkan kembali nomor telepon & mengirim SMS OTP (one-time password) untuk dimasukkan ke aplikasi. Ingat, jangan memberikan kode OTP ke siapapun.
Setelah semua proses selesai, WhatsApp akan memunculkan opsi "Agree and Continue, persis ketika perdana kali instal & masuk ke akun WhatsApp.
Selain itu, cara efektif lainnya untuk menghindari supaya hacker berhasil mendapatkan akses ke akunmu adalah dengan mematikan ponsel, lalu menyalakannya kembali. Setelah menyalakan ponselmu kembali, WhatsApp akan pulih & kembali ke tampilan awal yg memperlihatkan berbagai chat dari banyak orang.
Di sisi lain, kalau anda mengklik opsi Oke, ada kemungkinan akun WhatsApp akan berpindah tangan. Itu sebabnya hindari opsi "Oke", kalau muncul notifikasi verifikasi nomor telepon.
2. Tiba-tiba logout
Akun WhatsApp yg sedang dibajak biasanya juga ditandai dengan akun yg logout dengan sendirinya secara tiba-tiba. Hal ini karena WhatsApp tidak sama dengan media sosial lainnya, yg mengizinkan multiple login di beberapa perangkat sekaligus.
Apabila ada perangkat lain yg mencoba untuk login ke akun WhatsApp, akun pada perangkat lama akan secara otomatis logout dengan sendirinya.
Jika hal itu terjadi padamu, segera masuk atau login ke akun WhatsApp kembali. Dengan segera masuk kembali setelah logout, anda mencegah hacker untuk lebih dulu masuk ke akun WhatsApp kamu.
3. Ada lonjakan konsumsi data yg berlebihan tak wajar
Terakhir, ciri-ciri akun WhatsApp mungkin tengah dibajak peretas adalah adanya lonjakan penggunaan data internet yg berlebihan & tak wajar. Ini dapat disebabkan oleh upload data secara otomatis dari aplikasi spyware di ponsel pengguna ke server komputer milik hacker.
Bagaimana spyware dapat masuk ke smartphone pengguna? Ada beberapa kemungkinan. Pengguna mungkin tidak sengaja klik tautan atau link dengan alamat IP tak dikenal, yg ternyata mengunduh program jahat secara otomatis. Peluang selanjutnya adalah instal aplikasi di luar Google Play Store atau Apple App Store. Atau, dapat juga hacker memasang spyware ketika mencoba login ke akun WhatsApp, yg menciptakan pengguna mendadak logout dari akunnya.
Nah, untuk berjaga-jaga, ada baiknya anda memantau riwayat penggunaan data internet harian kamu. Riwayat tersebut biasanya dapat anda temukan lewat Pengaturan> Data> Riwayat Penggunaan Data di smartphone.
Lalu, bagaimana kalau akun WhatsApp kita sudah ter-logout tiba-tiba & riwayat penggunaan data internet kita mengalami lonjakan yg tidak wajar? Kalau sudah begitu ,kamu harus mengerjakan reset perangkat alias factory reset sebelum login kembali, supaya aplikasi spyware yg terinstal di smartphone dapat terhapus terlebih dahulu.
Nah kalau agan mengalami ke-3 Poin di atas tadi segeralah untuk berhati-hati, & kalau thread ini bermanfaat ane meminta kesedian hati agan untuk berbagi cendol nya ke ane
Terima Kasih
--Ramonesh--