Lantas, berapa kekayaan yang dimiliki oleh Nur Hidayat? Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang masuk ke Komisi Pemberantasan Korupsi, anggota Majelis Syuro PKS ini memiliki kekayaan sebesar Rp6.323.567.457 dan US$10.706. Laporan itu dibuat pada 1 Desember 2009.
Jumlah itu meningkat 13 kali lipat dari tahun 2006. Berdasarkan LHKPN yang dibuat pada 31 Desember 2006, harta Hidayat hanya Rp455.869.877 dan US$5.000.
Pada 2006, harta tak bergerak Hidayat bernilai Rp162.885.000. Aset itu berupa tanah di Jakarta dan Bekasi. Sedangkan pada tahun 2009, nilai aset ini meningkat tajam. Nilainya menjadi Rp3.772.274.000.
Sementara itu, Hidayat juga memiliki harta berupa alat transportasi. Pada 2008, nilainya mencapai Rp594.242.000. Aset bergerak ini nilainya meningkat pada tahun 2010, menjadi Rp1.004.066.000. Aset ini berupa mobil Toyota Alphard dan Toyota Yaris.
Dia juga memiliki harta bergerak lainnya berupa logam mulia. Pada tahun 2006, nilainya mencapai Rp14.750.000. Nilai harta ini meningkat saat laporan tahun 2009, yaitu menjadi Rp174.200.000. Sementara itu, harta yang berupa surat berharaga, pada tahun 2006 bernilai Rp12.500.000. Sedangkan pada 2009 nilainya menjadi Rp3.111.500.000.
Suami Diana ini juga memiliki harta berupa giro setara kas. Pada 2006, nilainya mencapai Rp57.734.877 dan US$5.000. Pada 2009, nilainya meningkat menjadi Rp675.915.022 dan US$10.706. Namun, pada 2009, Hidayat memiliki utang sebesaar Rp2.054.321.565.