Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ketika Esther Perel jadi pembicara diA-fest Ibizatentang suatu hubungan pasangan, baik itu yg bagus atau buruk, dia mempresentasikan dengan sangat baik & menciptakan audien terpaku pada topik pembicaraan yg dia kemukakaan, & akhirnya banyak audien yg merasa bertanya pada diri mereka sendiri :
Mengapa tidak ada yg mengatakan hal ini kepada saya sebelumnya?
Seks & hubungan adalah salah satu bidang di mana banyak para pakar atau orang-orang jarang mengkaji dalam bidang ini.Namun Esther Perel beda,diatelah memikirkan bidang ini lebih daripada siapa punseperti katanya,niatnya adalah cuma mempertanyakan model hubungan yg gagal & mengungkap kebenaran yg tidak nyaman.
Dia sudah mengerjakan penelitian di bidang ini dengan banyak pasangan saat menolong mereka menemukan gairah lagi & dia sudah mengerjakannyadi pentas A-festjuga sambil berbagi rahasianya.Berikut adalah 3 fakta tentang point terpenting dalam suatu hubungan dari Esther Perel yg membingungkan semua orang, namun tidak ada yg membicarakan:
Quote:
Gairah & Keamanan Hubungan Tidak Bisa Ada Pada Saat Bersamaan
Manusia harap merasa puas, aman, & berbagi kerentanan kita dengan orang yg kita percayai.Kita menemukannya pada saat-saat ketika kita merasa sudah cukup & tidak ada lagi yg kita butuhkan.
Tapi manusia juga datang ke dunia ini dengan keharapan untuk hal baru. Manusia mengharapkan petualangan & kecerobohan.Manusia harap pergi keluar dari zona nyamannya untuk menemukan yg tidak diketahui & untuk mengambil risiko untuk merasakan adrenalin.
Keduanya ada didiri semua manusia , tetapi kita mungkin menemukan bahwa kita condong ke salah satu dari dua hal itu.Mungkin lo mencari stabilitas lebih tetapi pasangan lo mendambakan "kegembiraan".
Dalam presentasinya Ester mengatakan bahwa,Tampaknya kita semua membawa cetak biru apa yg kita cari berdasarkan apa yg harap kita penuhi sebagai seorang anak. Masa kecil yg tidak stabil menciptakan kebutuhan akan keamanan dalam diri seseorang.Pola asuh yg ketat memicu keharapan untuk kebebasan.Apakah kalian mulai melihat sekarang yg mana yg lebih dekat dengan kalian?
Yang jenaka adalah bahwakita sering bertengkar dengan pasangan kita untuk hal yg kita pilih untuk mereka. Hubungan adalah tarian dinamis antara keharapan & keintiman & Anda dapat menciptakan keduanya dengan pasangan Anda.Anda cuma perlu menjelajahi yg mana anda & pasangan lebih tertarik.
Tapi manusia juga datang ke dunia ini dengan keharapan untuk hal baru. Manusia mengharapkan petualangan & kecerobohan.Manusia harap pergi keluar dari zona nyamannya untuk menemukan yg tidak diketahui & untuk mengambil risiko untuk merasakan adrenalin.
Keduanya ada didiri semua manusia , tetapi kita mungkin menemukan bahwa kita condong ke salah satu dari dua hal itu.Mungkin lo mencari stabilitas lebih tetapi pasangan lo mendambakan "kegembiraan".
Dalam presentasinya Ester mengatakan bahwa,Tampaknya kita semua membawa cetak biru apa yg kita cari berdasarkan apa yg harap kita penuhi sebagai seorang anak. Masa kecil yg tidak stabil menciptakan kebutuhan akan keamanan dalam diri seseorang.Pola asuh yg ketat memicu keharapan untuk kebebasan.Apakah kalian mulai melihat sekarang yg mana yg lebih dekat dengan kalian?
Yang jenaka adalah bahwakita sering bertengkar dengan pasangan kita untuk hal yg kita pilih untuk mereka. Hubungan adalah tarian dinamis antara keharapan & keintiman & Anda dapat menciptakan keduanya dengan pasangan Anda.Anda cuma perlu menjelajahi yg mana anda & pasangan lebih tertarik.
Quote:
Manusia Tidak Dapat Mengencani/Memliliki Hubungan Dalam Sekali Waktu Dengan Banyak Orang
Mari kita kembali ke masa lalu.Nenek moyang manusia sudah hidup dalam suku-suku & di komunitas-komunitas,dan setiap orang memiliki peran yg jelas.
Manusia menikah demi reproduksi & opsi nenek moyang kita sangat terbatas. Mereka harus memilih dari 2-3 kawan & hidup bahagia selamanya.Kesederhanaan yg menyenangkan, bukan?
Kemudian manusia mulai pindah ke kota-kota & tiba-tiba kita harus berbagi hidup dengan sekitar sepuluh ribu desa lagi.Kita jelas berurusan dengan paradoks pilihan.
Dimana kita tidak akan merasa cukup,yang mengakibatkansemakin banyak orang yg merasa kesepian karena kita kelaparan untuk koneksinyata.
Walaupun setelah kita menemukan "The One" , manusia masih akan memiliki kebutuhan untuk koneksi yg nyata dimana ketika jaman dulu seluruh desa menyediakan itu.
Oleh karena itu , Esther menyatakan bahwa dimanakita akan memiliki ekspetasi kepada pasangan kita bahwa mereka akan jadi sahabat terbaik kita, penasihat kita, orang yg merawat kita, & sebagainya.
Bukankah itu terlalu banyak ekspetasi kepada pasangan kita?
Alih-alih meningkatkan ekspetasi kita kepada pasangankita,kita perlu mencermati apa yg hilang darikehidupan sosialkita.Apakah kita punya orang yg dapat diandalkan?Dan akhirnya, bagaimana hubungan kita dengan diri kita sendiri?
Manusia menikah demi reproduksi & opsi nenek moyang kita sangat terbatas. Mereka harus memilih dari 2-3 kawan & hidup bahagia selamanya.Kesederhanaan yg menyenangkan, bukan?
Kemudian manusia mulai pindah ke kota-kota & tiba-tiba kita harus berbagi hidup dengan sekitar sepuluh ribu desa lagi.Kita jelas berurusan dengan paradoks pilihan.
Dimana kita tidak akan merasa cukup,yang mengakibatkansemakin banyak orang yg merasa kesepian karena kita kelaparan untuk koneksinyata.
Walaupun setelah kita menemukan "The One" , manusia masih akan memiliki kebutuhan untuk koneksi yg nyata dimana ketika jaman dulu seluruh desa menyediakan itu.
Oleh karena itu , Esther menyatakan bahwa dimanakita akan memiliki ekspetasi kepada pasangan kita bahwa mereka akan jadi sahabat terbaik kita, penasihat kita, orang yg merawat kita, & sebagainya.
Bukankah itu terlalu banyak ekspetasi kepada pasangan kita?
Alih-alih meningkatkan ekspetasi kita kepada pasangankita,kita perlu mencermati apa yg hilang darikehidupan sosialkita.Apakah kita punya orang yg dapat diandalkan?Dan akhirnya, bagaimana hubungan kita dengan diri kita sendiri?
Quote:
KESALAHPAHAMAN KONSEP MONOGAMI
Untuk beberapa akbar sejarah manusia, manusia menikah & mereka mengerjakan hubungan seks untuk perdana kalinya.Hari ini manusia menikah & berhenti berhubungan seks dengan orang lain.
- Esther Perel
Untuk beberapa akbar sejarah manusia, manusia menikah & mereka mengerjakan hubungan seks untuk perdana kalinya.Hari ini manusia menikah & berhenti berhubungan seks dengan orang lain.
- Esther Perel
Monogami sendiri merupakan suatu hubungan dimana pasanganberkomitmen untuk satu orang.Tetapi seiring berlalunya waktu, kehidupan kita berlipat ganda, kita mulai keliru menganggap monogami sebagai satu pihak.
Jadi ya, dalam hal ini kita monogami dalam semua hubungan kita.Yang benar-benar baik selama kita mengerti bahwakita tidak dapat hidup dengan cara yg sama selama 90 tahun seperti yg kita lakukan selama 30 hari.
Seperti yg dikatakan Esther Perel, beberapa akbar dari kita di khususnya dinegara-negara Barat akan memiliki setidaknya 2-3 perkawinan atau hubungan yg dilakukan selama hidup kita - & beberapa dari kita akan memilikinya dengan orang yg sama.
Tidak ada hubungan yg berlangsung seumur hidup.Anda dapat memiliki hubungan yg sama dengan seribu orang atau Anda dapat memiliki seribu hubungan berbeda dengan satu orang.Terserah Anda untuk memutuskan.
Jadi ya, dalam hal ini kita monogami dalam semua hubungan kita.Yang benar-benar baik selama kita mengerti bahwakita tidak dapat hidup dengan cara yg sama selama 90 tahun seperti yg kita lakukan selama 30 hari.
Seperti yg dikatakan Esther Perel, beberapa akbar dari kita di khususnya dinegara-negara Barat akan memiliki setidaknya 2-3 perkawinan atau hubungan yg dilakukan selama hidup kita - & beberapa dari kita akan memilikinya dengan orang yg sama.
Tidak ada hubungan yg berlangsung seumur hidup.Anda dapat memiliki hubungan yg sama dengan seribu orang atau Anda dapat memiliki seribu hubungan berbeda dengan satu orang.Terserah Anda untuk memutuskan.
Hari ini 01:42