• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

3 Momen Comeback Bersejarah dalam Liga Champion

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
3 Momen Comeback Bersejarah dalam Liga Champion

Pada tanggal 26 Mei 1999, UEFA Championship League mengadakan final liga championyang diadakan di Stadion Camp Nou, Barcelona antara regu Manchester United (Inggris) & regu Bayern Munchen (Jerman). Final ini dianggapComebackbersejarah karena regu Manchester United sebelumnya kelihatan kalah karena skornya masih tertinggal 0-1 di waktu 90 menit tetapi keajaiban itu tiba-tiba datang ketika dua pemain pengganti Ole Gunnar Solskjaer & Teddy Sheringham sanggup mengembalikan keadaan dalam dua menit menjelang bubar.

Dari kejadianComebackdua puluh tahun lalu tersebut, Manchester United sudah mencatatkan sejarah akbar dengan mendapatkan trofitreble winner,menjuarai Piala FA & pemenang Premiership. Belum ada regu inggris yg dapat mengerjakan tersebut hingga sekarang.

Manchester United :

Pelatih: Sir Alex Ferguson

Starter: Peter Schmeichel, Gary Neville, Ronny Johnsen, Jaap Stam, Dennis Irwin, Ryan Giggs, David Beckham, Nicky Butt, Jesper Blomqvist, Dwight Yorke & Andy Cole

Cadangan: Raimond van der Gouw, David May, Phil Neville, Wes Brown, Jonathan Greening, Teddy Sheringham & Ole Gunnar Solskjaer

Bayern Munchen :

Pelatih: Ottmar Hitzfeld

Starter: Lothar Matthus, Markus Babbel, Thomas Linke, Oliver Kahn, Michael Tarnat, Stefan Effenberg, Jens Jeremies, Mario Basler, Alexander Zickler & Carsten Jancker

Cadangan: Thomas Helmer, Mehmet Scholl, Bernd Dreher, Thorsten Fink, Hasan Salihamidzic & Ali Daei

Liverpool VS AC Milan (2005)
Pada tanggal 25 Mei 2005, UEFA Championship League mengadakan final Liga Champions yg diadakan di Stadion Ataturk Olympic, Istanbul antara Liverpool (Inggris) & AC Milan (Italia). Salah satu momentumcomebackbersejarah dalam pertandingan tersebut adalah regu Liverpool yg berhasil meraih kemenangan di Liga Champion pada babak kedua & mengerjakan adu penalti.

Disaksikan sebanyak 69.000 oleh penonton dalam pertandingan tersebut. Wasitnya adalah Manuel Mejuto Gonzalez dari Spanyol. Sebelumnya pertandingan tersebut berakhir imbang 3-3 namun Liverpool menang adu penalti 3-2. Kekalahan AC Milan tersebut merupakan tamparan keras bagi seorang Ricardo Kaka yg menyebut bahwa hasil itu adalah kekalahan terburuk sepanjang kariernya.

Adu Penalti

Milan : Seringho (gagal), Pirlo (gagal), Tomasson (berhasil), Kaka (berhasil), Shevchenko(gagal)

Liverpool : Hamann (berhasil), Cisse (berhasil), Riise (gagal), Smicer (berhasil)

Ajax vs Real Madrid (2019)

Pada tanggal 3 Juni 2019, UEFA Championship League mengadakan final Liga Champions yg diadakan di Santiago Bernabeu. Bertanding di kandang sendiri, raksasa Spanyol sekaligus pemenang bertahan Liga Champions itu justru dipermalukan Ajax Amsterdam dengan skor 1- 4. Dusan Tadic jadi bintang kemenangan Ajax dengan mencetak satu gol & dua assist masing-masing untuk gol yg dicetak oleh Hakim Ziyech & David Neres.

Babak Pertama

Madrid tampil dengan sangat agresif sejak waktu kick-off namun masih digagalkan oleh penjaga gawang. Pemain bola yg bernama H.Ziyech berhasil membobol gawang Madrid dalam menit ke-7 setelah meneruskan assist Tadic. Pada waktu ke 18 menit pemain bola D.Neres juga menembak gol ke gawang Madrid. Penderitaanya semakin menambah karena Lucas Vazquez mengalami luka & tidak sanggup melanjutkan pertandingan tersebut. Ia pun digantikan oleh Asensio di menit ke 37.

Babak Kedua

Madrid harap usaha tingkatkan serangan mereka namun ternyata gagal karena Tadic mencetak gol di menit ke 62. Pada menit ke 70, melalui assist Sergio Reguilon sanggup melepas tembakan yg tak sanggup dijangkau Andre Onana. Memasuki injury time, Madrid harus kehilangan Nacho Fernandez setelah mendapat kartu merah akibat melanggar Donny Van De Beek. Pertandingan berakhir pada pemain bola L.Schone dalam menit ke 72 membobol gawang Madrid. Skor 4-1 untuk kemenangan regu Ajax.

Real Madrid :

Manager: S. Solari

Pemain: Courtois, Carvajal, Varane, Nacho, Regulion, Modric, Casemiro, Kroos, Vazquez, Benzema & Vinicius.

Ajax :

Manager: E.Ten Hag

Pemain: Onana, Mazraoui, DeLight, Blind, Tagliafico, Schone, Van de Beek, De Jong, Ziyech, Tadic & Neres.

Sumber
Hari ini 11:39
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.