• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

3 Mahasiswa ITB Buat Aplikasi Absensi Biometerik

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. kis
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

kis

IndoForum Junior E
No. Urut
281032
Sejak
23 Mei 2013
Pesan
1.661
Nilai reaksi
36
Poin
48
SbGM8.jpg
Teknologi biometerik membuat identifikasi individu menjadi sangat terukur dengan memanfaatkan ciri fisik tubuh dan perilaku individu.

Dari tiga tangan dingin mahasiswa Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB yaitu Bagus Hanindito, Wisnu Wijayanto dan Cindy Agustina, teknologi biometrik Fujitsu, PalmSecure dimanfaatkan untuk sistem pendataan terintegrasi absensi karyawan.

Otentifikasi absensi ini tidak lagi menggunakan sentuhan sidik jari pada perangkat (fingerprint), tapi menggunakan sensor pembuluh darah karyawan. Bagaimana cara kerjanya?

"Sistem otentisikasi ini mengintegrasikan konsentrasi hemoglobin atau protein dalam sel darah merah," ujar Wisnu yang ditemui VIVA usai buka bersama Fujitsu di Jakarta, 26 Juli 2013.

Untuk penggunaan alat biometrik ini, karyawan yang melakukan absensi cukup meletakkan telapak tangan di atas perangkat, dengan jarak kisaran sekepal tangan orang dewasa.

Lalu, alat biometrik yang ditancapkan ke desktop melalui USB ini menampilkan otentifikasi sekaligus memberitahukan kondisi kesehatan karyawan saat itu.

"Begitu disensor, akan tampil notifikasi dalam layar desktop. Otentifikasi tidak terpengaruh kondisi suhu atau cahaya," kata Wisnu.

Khusus untuk fungsi kesehatan, sistem cukup menganalisa pembuluh darah pengguna, langsung akan mengetahui kondisi kesehatan pengguna.

PalmSecure nantinya akan menampilkan pola gelap-terang tangan yang menandakan kondisi kesehatan pengguna. Pada fungsi ini, tingkat kecerahan pola gelap terang tersebut akan menentukan.

Diakui Wisnu, soal fungsi pengecek kesehatan pengguna, awalnya tim tidak menyadari fungsi itu. Setelah dicoba ternyata dapat memberikan tampilan kondisi kesehatan pengguna secara akurat.

Ia mengatakan, teknologi otentifikasi biometerik sudah ramai diterapkan di negara maju, seperti Jepang misalnya. Di Negeri Sakura itu, perangkat serupa malah digunakan untuk otentifikasi ATM sampai keamanan server. "Di Indonesia, belum ada perusahaan yang menerapkannya. Ada pun mungkin sangat jarang sekali," jelasnya.

Atas gagasan aplikatifnya, tim ini akhirnya keluar sebagai juara pertama aplikasi teknologi biometrik Fujitsu tersebut.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.