• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

3 Keanehan Bulan Ramadan & Hari Raya tahun 1443H

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Aneh Tapi Nyata Adanya

3 Keanehan Bulan Ramadan & Hari Raya tahun 1443H


link

Bismillahirrahmanirrahiim

Tahun ketiga setelah ramai gonjang-ganjing virus yg kabarnya mematikan itu, yg bermutasilah, lalu kebijakan untuk bervaksin. Meski upaya semacam itu pun tidak sama sekali dapat menjamin manusia terhindar dari sebuah penyakit, yg konon dapat mematikan itu.

Berikut beberapa keanehan yg dibuat-buat dengan dalih virus corona:

1. Larangan Ngobrol Saat Bukber

Pernyataan itu sungguh aneh & menciptakan harap tertawa. Meski ada kekhawatiran bahwa ketawa takut dosa.

Coba pasang logika kita dengan benar ketika menalar bagaimana dapat saat mengerjakan buka bersama lalu ada pembatasan untuk tidak mengobrol di suasana tersebut.

2. Pembatasan Waktu Tarawih​

Bagian kedua yg dibilang aneh adalah pembatasan waktu tarawih. Pada akhirnya ada beberapa kelompok yg begitu taat dengan peraturan pemerintah, alhasil ibadah tarawih mereka dilakukan cepat seperti kilat tanpa napas.

Semua jadi dilakukan dengan terburu-buru & tanpa tuma'ninah dalam pelaksanaannya.

Sangat disayangkan kalau peraturan itu muncul, lantas dituruti. Bisa-dapatnya untuk menghadap & mengabdi kepada pencipta-Nya dengan buru-buru juga begitu taatnya.

Namun anehnya mengapa ketika bekerja di kantor tidak ada itu namanya aturan maupun pembatasan sedemikian rupa. Padahal itu urusan dunia. Sementara urusan akhiratnya untuk menghadap penciptanya harus berlaku seperti itu, betapa miris.

3. Pembatasan Pelaksanasn Hari Raya​

Bagian ketiga juga sangat menyakitkan bagi kaum muslimin. Begitu menyedihkan ketika muslimin yg mayoritas, justru diskriminasi peraturan yg terkadang tidak masuk akal.

Tidak cukup itu, bahkan aturan mudik pun dibuat sedemikian rupa bagaimana caranya supaya para pemudik berpikir ulang karena dibuat repot untuk perizinannya.

Belum lagi aturan untuk tidak membawa oleh-oleh bagi kerabat. Entah apa maksud dari peraturan yg mengada-ada & terkadang sulit dimasukkan dalam nalar manusia sehat.

Tidak berharap banyak dengan pemangku jabatan negeri ini, cuma saja cukup untuk tidak mempersulit muslimin & berhenti untuk mendiskriminasi.

Baiklah, semoga dapat jadi sebuah perenungan yg mengarah pada titik terang

Wassalam

Tulisan: @nibrasulhaq
Narasi: ulasa pribadi​





Hari ini 07:44
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.