Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Menjadi anak perdana memberikan keuntungan sekaligus tanggung jawab tersendiri di dalam keluarga. Ia memperoleh limpahan kasih sayang & sayang dari orang tua lebih dahulu. Tidak jarang, ketika kecil, si anak sulung sedikit egois & keras kepala. Tetapi, sikap ini berubah saat ia beranjak dewasa, baik laki-laki & perempuan.
Ilustrasi Photo: iStock-Rumahmigran
1. Berpikiran dewasa
Anak pertama/sulung condong berpikir dewasa sebab mereka bertanggung jawab untuk jadi teladan bagi adik-adiknya. Ia akan lebih menjaga tutur mengatakan & perbuatan sebab harap memberi contoh yg baik bagi adik-adiknya.
Si sulung tumbuh jadi orang yg berpikiran luas, mendalam & kritis. Ia tak segan mengambil alih tanggung jawab dalam keluarga kalau memang dibutuhkan. Tidak gegabah & buru-buru jadi ciri bertindak si sulung ini.
Dengan sikapnya yg cenderung mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan sesuatu, tidak mengherankan si sulung acapkali mengalami stress. Terkadang, ia lebih sering memendam permasalahannya supaya tidak merepotkan anggota keluarga yg lain.
2. Menyukai jalan-jalan
Fakta tentang anak perdana berikutnya adalah ia cepat merasa bosan & stres. Sehingga, ia menyukai jalan-jalan atau berbelanja sekadar untuk melampiaskan stres. Selain itu, hobi tersebut menciptakan mereka menghilangkan kesepian. Si sulung dapat nyaman pergi bersama orang lain atau sendirian. Bahkan, saat pergi sendirian, ia akan mempunyai ruang yg leluasa untuk merefleksikan diri & menenangkan diri.
3. Berkepribadian tertutup
Fakta tentang anak perdana terakhir mungkin tidak berlaku ke semua anak sulung. Hanya dapat dibagikan di sini bahwa sifat si sulung yg cenderung tertutup dapat jadi disebabkan besarnya tanggung jawab yg diemban.
Terlebih, sifat tertutup akan dirasakan mereka yg memang pendiam. Mereka akan lebih suka menyendiri, bergelut dengan pemikirannya sendiri sehingga lebih bahagia menyendiri. Mereka baru akan berbagi cerita kalau memang sudah mentok tidak menemukan solusi. Atau, mereka baru akan bercerita apabila menemukan teman yg benar-benar dapat dipercaya.
Sumber
Hari ini 19:53
Ilustrasi Photo: iStock-Rumahmigran
1. Berpikiran dewasa
Anak pertama/sulung condong berpikir dewasa sebab mereka bertanggung jawab untuk jadi teladan bagi adik-adiknya. Ia akan lebih menjaga tutur mengatakan & perbuatan sebab harap memberi contoh yg baik bagi adik-adiknya.
Si sulung tumbuh jadi orang yg berpikiran luas, mendalam & kritis. Ia tak segan mengambil alih tanggung jawab dalam keluarga kalau memang dibutuhkan. Tidak gegabah & buru-buru jadi ciri bertindak si sulung ini.
Dengan sikapnya yg cenderung mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan sesuatu, tidak mengherankan si sulung acapkali mengalami stress. Terkadang, ia lebih sering memendam permasalahannya supaya tidak merepotkan anggota keluarga yg lain.
2. Menyukai jalan-jalan
Fakta tentang anak perdana berikutnya adalah ia cepat merasa bosan & stres. Sehingga, ia menyukai jalan-jalan atau berbelanja sekadar untuk melampiaskan stres. Selain itu, hobi tersebut menciptakan mereka menghilangkan kesepian. Si sulung dapat nyaman pergi bersama orang lain atau sendirian. Bahkan, saat pergi sendirian, ia akan mempunyai ruang yg leluasa untuk merefleksikan diri & menenangkan diri.
3. Berkepribadian tertutup
Fakta tentang anak perdana terakhir mungkin tidak berlaku ke semua anak sulung. Hanya dapat dibagikan di sini bahwa sifat si sulung yg cenderung tertutup dapat jadi disebabkan besarnya tanggung jawab yg diemban.
Terlebih, sifat tertutup akan dirasakan mereka yg memang pendiam. Mereka akan lebih suka menyendiri, bergelut dengan pemikirannya sendiri sehingga lebih bahagia menyendiri. Mereka baru akan berbagi cerita kalau memang sudah mentok tidak menemukan solusi. Atau, mereka baru akan bercerita apabila menemukan teman yg benar-benar dapat dipercaya.
Sumber
Hari ini 19:53