facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 100
- Poin
- 48
Rata-rata orang mengalami flu dua atau tiga kali dalam setahun. Satu di antaranya mungkin merupakan flu berat yang bertahan hingga beberapa hari.
Beristirahat di rumah saat sakit flu merupakan cara penyembuhan yang lazim dilakukan. Kendati demikian, tak sedikit pula yang bersikeras tetap bekerja di kantor meski dalam kondisi sakit.
Menurut dr Jennifer Shu, dokter asal Amerika Serikat, saat pekerjaan menumpuk dan mendekati deadline, banyak orang yang tidak menghiraukan flu dan tetap memaksakan masuk kerja. Padahal cara itu justru akan memperparah sakit mereka dan memperlama proses penyembuhan.
Berikut Shu memaparkan tiga alasan untuk beristirahat di rumah saat flu menyerang.
1. Anda mudah menulari orang
2. Anda menjadi kurang produktif
3. Anda akan lebih lama sembuh
Namun jika Anda memang perlu bekerja, pastikan Anda menjaga jarak dengan orang lain. Cuci tangan sesering mungkin, dan gunakan masker atau saputangan untuk menutupi batuk dan bersin. Buang tisu bekas pakai segera mungkin dan cuci tangan lagi setelahnya.
5 Makanan Penyembuh Sakit Flu
Sebenarnya flu bisa dilawan tanpa harus mengonsumsi obat-obatan yang tidak alami. Anda bisa menangkal dan menyembuhkan flu dengan bahan makan yang mudah didapatkan. Dirangkum dari iVillage, berikut ini makanan untuk mencegah flu.
Bawah Putih
Jahe
Bayam
Teh Hijau
Makanan yang Mengandung Vitamin C
Beristirahat di rumah saat sakit flu merupakan cara penyembuhan yang lazim dilakukan. Kendati demikian, tak sedikit pula yang bersikeras tetap bekerja di kantor meski dalam kondisi sakit.
Berikut Shu memaparkan tiga alasan untuk beristirahat di rumah saat flu menyerang.
1. Anda mudah menulari orang
Virus dapat menyebar dengan cepat dan langsung dari orang yang sakit ke yang sehat, misalnya melalui jabat tangan atau memegang peralatan yang sama. Beberapa virus bahkan bisa bertahan lama pada kulit dan permukaan lainnya selama beberapa jam dan menginfeksi orang lain juga.
Ditambah lagi, virus dapat menyebar dengan lebih cepat melalui batuk atau bersin. Maka sebaiknya hindari masuk kerja jika pekerjaan Anda berkaitan dengan orang banyak atau makanan. Anda juga perlu menghindari jalan bersama anak-anak dan orang lanjut usia yang memiliki sistem imun lebih lemah.
Ditambah lagi, virus dapat menyebar dengan lebih cepat melalui batuk atau bersin. Maka sebaiknya hindari masuk kerja jika pekerjaan Anda berkaitan dengan orang banyak atau makanan. Anda juga perlu menghindari jalan bersama anak-anak dan orang lanjut usia yang memiliki sistem imun lebih lemah.
2. Anda menjadi kurang produktif
Alih-alih mengejar deadline, bekerja saat sakit justru dapat membuat kerja Anda melambat dan sulit mencapai target. Sakit membuat Anda sulit berkonsentrasi sehingga pekerjaan mungkin akan selesai lebih lama dari biasanya.
Ya, mungkin dengan bekerja Anda bisa lebih produktif daripada beristirahat di rumah. Namun dengan begitu, Anda akan lebih cepat sembuh dan mengejar ketinggalan Anda kemudian dengan lebih efisien.
Ya, mungkin dengan bekerja Anda bisa lebih produktif daripada beristirahat di rumah. Namun dengan begitu, Anda akan lebih cepat sembuh dan mengejar ketinggalan Anda kemudian dengan lebih efisien.
3. Anda akan lebih lama sembuh
Memaksakan diri untuk bekerja saat baru saja sakit dapat memperlambat kesembuhan Anda. Sejumlah studi menunjukkan kurang tidur akan melemahkan sistem imun dan membuat Anda lebih rentan terhadap flu.
Sebaliknya, cukup tidur akan meningkatkan sistem imun sehingga memudahkan tubuh melawan infeksi virus. Maka saat baru saja sakit, idealnya, Anda perlu banyak tidur dan tidak memaksakan diri tetap bekerja.
Sebaliknya, cukup tidur akan meningkatkan sistem imun sehingga memudahkan tubuh melawan infeksi virus. Maka saat baru saja sakit, idealnya, Anda perlu banyak tidur dan tidak memaksakan diri tetap bekerja.
Namun jika Anda memang perlu bekerja, pastikan Anda menjaga jarak dengan orang lain. Cuci tangan sesering mungkin, dan gunakan masker atau saputangan untuk menutupi batuk dan bersin. Buang tisu bekas pakai segera mungkin dan cuci tangan lagi setelahnya.
5 Makanan Penyembuh Sakit Flu
Sebenarnya flu bisa dilawan tanpa harus mengonsumsi obat-obatan yang tidak alami. Anda bisa menangkal dan menyembuhkan flu dengan bahan makan yang mudah didapatkan. Dirangkum dari iVillage, berikut ini makanan untuk mencegah flu.
Bawah Putih
Bawang putih mengandung antioksidan dan kaya akan selenium yang berguna dalam sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai bakteri dan virus, termasuk mencegah dan mengobati virus flu. Cara pengolahan bawang putih, kupas bawang, potong dan biarkan 15 hingga 20 menit sebelum dimasak untuk mengaktifkan enzim yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh.
Jahe
Sejak zaman nenek moyang dulu jahe telah diketahui dapat membantu mengobati batuk dan demam yang disertai dengan pilek. Parutlah jahe dalam air hangat, Anda bisa menambahkan gula jawa untuk menambah rasa manis. Bisa juga dicampurkan dengan teh. Minumlah selagi hangat.
Bayam
Sayuran yang kaya nutrisi ini bisa mengobati sakit flu, karena bayam mengandung folat yang membantu tubuh Anda memproduksi sel baru dan memperbaiki DNA. Bayam juga mengandung serat, antioksidan, seperti vitamin C, dan banyak lagi. Nutrisi bayam paling banyak didapat saat bayam dimakan mentah (setelah dicuci) atau dimasak sebentar.
Teh Hijau
Peneliti Jepang Hiroshi Yamada, MD, Ph.D menemukan dua zat utama dalam teh hijau yang mampu menjaga tubuh dari ancaman flu yakni catechin dan theanine. Keduanya adalah antioksidan yang sangat berguna untuk melawan penyakit.
Makanan yang Mengandung Vitamin C
Vitamin C merupakan vitamin yang bermanfaat untuk mempertahankan kekebalan tubuh dan melawan flu. Jeruk bukanlah satu-satunya makan yang kaya akan vitamin C. Kentang, paprika hijau, stroberi dan nanas juga kaya akan vitamin C untuk melawan pilek dan flu.