• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

2015 Rusia Kirim Pesawat Menuju Matahari

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Samantha
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Samantha

IndoForum Senior B
No. Urut
43737
Sejak
17 Mei 2008
Pesan
6.450
Nilai reaksi
157
Poin
63
"Mendekati Matahari diperlukan untuk mempelajari fenomena seperti 'solar flares',"

88626_foto_letupan_matahari_yang_diambil_dari_satelit_nasa_300_225.jpg

Foto letupan matahari yang diambil dari satelit NASA (AP Photo/NASA)

VIVAnews - Matahari adalah salah satu bintang terbesar di luar angksa. Namun, sejauh ini belum ada ilmuwan yang bisa melakukan penelitian dari jarak dekat.

Saat ini ada beberapa ilmuwan dari beberapa negara yang tergabung dalam helio-physicists telah membuat perangkat untuk mendekati Matahari, untuk menelitinya sedekat mungkin. Untuk menunjang penelitian itu, Rusia berencana akan meluncurkan pesawat ruang angkasa ke Matahari.

Ide pertama mengirimkan pesawat ruang angkasa ke Matahari berasal dari komunitas ilmuwan Rusia pada tahun 1970 (di masa Brezhnev). Namun, di awal proyek pertama itu, pesawat tanpa awak itu secara teknis dinilai tidak layak.

Kini para ahli dari Institute of Terrestrial Magnetism, Ionosphere and Radio Wave Propagation atau Pushkov (IZMIRAN), Physics Institute of the Academy of Sciences (FIAN) dan peneliti lainnya, sedang bekerja untuk menyelesaikan proyek Interhelioprobe. Direktur Lembaga Studi Luar Angkasa dengan Akademisi Ilmu Pengetahuan Rusia, Lev Zelyony, mengatakan tidak menutup kemungkinan bahwa pesawat antariksa ini nanti akan bisa mendekati Matahari pada ketinggian 10-12 solar radii.

Dengan jarak sedekat itu, ancaman bahaya memang akan muncul. Selain bahaya overheating, juga bahaya penguapan sinar di bawah Matahari yang bisa menyebabkan kesalahan dalam pengukuran.

Oleh karena itu, yang akan menjadi prioritas adalah mengembangkan perisai panas yang mampu menahan suhu sampai 600 derajat Celcius. Nantinya, bahan perisai itu akan dibuat dari bahan tungsten, molybdenum, dan bahan tahan api lainnya.

"Mendekati Matahari diperlukan untuk mempelajari fenomena seperti 'solar flares'," kata Vladimir Kuznetsov, Direktur IZMIRAN. "Yang paling penting juga untuk mempelajari siklus Matahari dan dinamo Matahari, karena sampai hari ini kami masih tidak dapat memprediksi awal dan amplitudo siklus ini."

Menurut Kuznetsov, jika mampu mempelajari serta memprediksi siklus Matahari, akan memungkinkan untuk mengurangi dampak bahaya bagi Bumi.

Selain Rusia, proyek serupa juga dilakukan di negara lain. Ilmuwan Eropa yang bekerja untuk Solar Orbiter juga tengah meneliti Matahari dari jarak 60 solar radii (jarak ini sedikit lebih dekat dari orbit Merkurius). American Solar Probe akan mendekati Matahari pada jarak hanya 8.5 radii dari permukaan.

Namun, Solar Orbiter baru akan diluncurkan pada 2017, dan Solar Probe pada tahun 2018. Sedangkan pesawat milik Rusia itu, diyakini para ilmuwan akan diluncurkan pada 2015.

Ayo siapa yang mau ikut?? hahaha kayak di film Sunshine nya mantan suamiku aja!! (ops!)
 
nggak bakal ada yang mau ikut....:))
khan tanpa awak....;)

hebat juga yah, jadi penasaran tekhnologi rancangan pesawatnya,....;)
 
mngkn bhn pswt ny pk sejenis unobtainium spt d film The Core xg ceritanya msk ke inti bumi [-(
 
nggak bakal ada yang mau ikut....:))
khan tanpa awak....;)

hebat juga yah, jadi penasaran tekhnologi rancangan pesawatnya,....;)

sama nih kang :) lagian jga katana sampe skrng mrka (Rusia) masih mengembangkan bahan tahan panas berkekuatan besar dan perisai panas
 
kayaknya, setahan apapun ama panas, kalau ke matahari, tetap bakal kepanasan. Sumber panas terbesar iki matahari, toh? yang panasnya bagai neraka.. katanya. soale gw sendiri belom pernah ngerasain. :D
 
Gw jga blom wkwk.. Klo udh gk mgkin bsa ngepost di IF =)) =)), kec IF buat server khusus penghuni alam barza :P

@topic
memang masih bakalan kepanasan, tpi bkn itu mksd na..
Maksudnya adlh meningkatkan ketahanan suatu material didlm suatu keadaan, itu sih mksd na dari tahan panas, karena dlm selang waktu tersebut pra ilmuan akan melakukan berbagai analisa terhadap suatu objek
 
Jauh2 ksono mending ke mall matahari dijamin adem
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.