yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
PT bunk Rakyat Indonesia Syariah (bro Syariah) bersiap-siap melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) pada 2014. Saat ini, perseroan sedang menyiapkan segala dokumen dan keuangannya.
Direktur Utama bro Syariah Moch Hadi Susanto menjelaskan, keinginan untuk IPO ini sesuai dengan rencana bisnis bunk (RBB) perseroan. "Kita rencanakan IPO pada 2014. Semoga kondisinya mendukung. Saat ini masih on track," kata Hadi saat ditemui di acara Amankah Dana Haji Lewat Perbankan Syariah dan Bagaimana Layanannya di MNC Tower, Jakarta, Kamis (4/10/2012) malam.
Menurut Hadi, rencana IPO perseroan tersebut masih tahap awal. Pihaknya akan menyesuaikan dengan kondisi pada 2014 nanti. Hingga saat ini, perseroan belum memilih penjamin emisi (underwriter) atas pelaksanaan acara tersebut. Begitu juga laporan keuangan yang akan disiapkan untuk dokumen IPO.
Hadi menambahkan saat ini modal dasar BRIS sudah mencapai Rp 1 triliun dan rencananya BRIS akan kembali meminta suntikan modal kepada bro. "Saya akan segera bicara ke direksi bro untuk suntikan modal lagi, mungkin kami minta tambahan sekitar Rp 1 triliun lagi," tuturnya.
Sekadar catatan, dana pihak ketiga bro Syariah hingga Agustus 2012 mencapai Rp 9,9 triliun, naik dibanding 2011 sebesar Rp 8,6 triliun. Sementara pembiayaannya di periode yang sama mencapai Rp 10,1 triliun, naik dibanding 2011 sebesar Rp 8,9 triliun. "Kami targetkan hingga akhir tahun pembiayaan bisa mencapai Rp 13 triliun," tambahnya.
Sekadar informasi, saat ini sudah mulai banyak bunk syariah yang ingin IPO. Mulai dari bunk Syariah Mandiri pada tahun 2014 dan bunk Muamalat pada semester I/2013.
Direktur Utama bro Syariah Moch Hadi Susanto menjelaskan, keinginan untuk IPO ini sesuai dengan rencana bisnis bunk (RBB) perseroan. "Kita rencanakan IPO pada 2014. Semoga kondisinya mendukung. Saat ini masih on track," kata Hadi saat ditemui di acara Amankah Dana Haji Lewat Perbankan Syariah dan Bagaimana Layanannya di MNC Tower, Jakarta, Kamis (4/10/2012) malam.
Menurut Hadi, rencana IPO perseroan tersebut masih tahap awal. Pihaknya akan menyesuaikan dengan kondisi pada 2014 nanti. Hingga saat ini, perseroan belum memilih penjamin emisi (underwriter) atas pelaksanaan acara tersebut. Begitu juga laporan keuangan yang akan disiapkan untuk dokumen IPO.
Hadi menambahkan saat ini modal dasar BRIS sudah mencapai Rp 1 triliun dan rencananya BRIS akan kembali meminta suntikan modal kepada bro. "Saya akan segera bicara ke direksi bro untuk suntikan modal lagi, mungkin kami minta tambahan sekitar Rp 1 triliun lagi," tuturnya.
Sekadar catatan, dana pihak ketiga bro Syariah hingga Agustus 2012 mencapai Rp 9,9 triliun, naik dibanding 2011 sebesar Rp 8,6 triliun. Sementara pembiayaannya di periode yang sama mencapai Rp 10,1 triliun, naik dibanding 2011 sebesar Rp 8,9 triliun. "Kami targetkan hingga akhir tahun pembiayaan bisa mencapai Rp 13 triliun," tambahnya.
Sekadar informasi, saat ini sudah mulai banyak bunk syariah yang ingin IPO. Mulai dari bunk Syariah Mandiri pada tahun 2014 dan bunk Muamalat pada semester I/2013.